Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengolahan_tapioka

pengolahan_tapioka

Ratings: (0)|Views: 19 |Likes:
Published by Anggit Ito
tapioka
tapioka

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Anggit Ito on Mar 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2013

pdf

text

original

 
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN
TEPUNG TAPIOKA 
DITREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASILPERTANIANDIREKTORAT JENDERAL BINA PENGOLAHAN DANPEMASARAN HASIL PERTANIANDEPARTEMEN PERTANIAN-JAKARTA 2005
Pendahuluan
- PENGOLAHAN TEPUNG TAPIOKA
 
Singkong (manihot utilissima) disebut juga ubi kayu atau ketela pohon. Singkongmerupakan bahan baku berbagai produk industri seperti industri makanan,farmasi, tekstil dan lain-lain. Industri makanan dari singkong cukup beragammulai dari makanan tradisional seperti getuk, timus, keripik, gemblong, danberbagai jenis makanan lain yang memerlukan proses lebih lanjut. Dalam industrimakanan, pengolahan singkong, dapat digolongkan menjadi tiga yaitu hasilfermentasi singkong (tape/peuyem), singkong yang dikeringkan (gaplek) dantepung singkong atau tepung tapioka
Pada industri tepung tapioka, teknologi yang digunakan dapat dikelompokkanmenjadi tiga yaitu: pertama; tradisional yaitu industri pengolahan tapioka yangmasih mengandalkan sinar matahari dan produksinya sangat tergantung padamusim, kedua; semi modern yaitu industri pengolahan tapioka yangmenggunakan mesin pengering (oven) dalam melakukan proses pengeringandan yang ketiga; full otomate yaitu industri pengolahan tapioka yangmenggunakan mesin dari proses awal sampai produk jadi. Industri tapioka yangmenggunakan peralatan full otomate ini memiliki efisiensi tinggi, karena proses
2
 
produksi memerlukan tenaga kerja yang sedikit, waktu lebih pendek danmenghasilkan tapioka berkualitas.Selain menghasilkan tepung, pengolahan tapioka juga menghasilkan limbah,baik limbah padat maupun limbah cair. Limbah padat seperti kulit singkong dapatdimanfaatkan untuk pakan ternak dan pupuk, sedangkan onggok (ampas) dapatdigunakan sebagai sebagai bahan baku pada industri pembuatan saus,campuran kerupuk, obat nyamuk bakar dan pakan ternak. Limbah cair dapatdimanfaatkan untuk pengairan sawah dan ladang, selain itu limbah cair pengolahan tapioka dapat diolah menjadi minuman nata de cassava.Peluang pasar untuk tapioka cukup potensial baik pasar dalam negeri maupunluar negeri. Permintaan dalam negeri terutama berasal dari wilayah Pulau Jawaseperti Bogor, Tasikmalaya, Indramayu. Sementara permintaan pasar luar negeriberasal dari beberapa negara ASEAN dan Eropa.Di Indonesia, industri tepung tapioka memiliki asosiasi yaitu Assosiasi TepungTapioka Indonesia (ATTI) yang berpusat di Jakarta. Keberadaan asosiasi inibelum begitu dirasakan oleh pihak-pihak terkait terutama petani yang tidak dapatmenikmati harga singkong sesuai dengan kesepakatan antara pemda, petanidan pengusaha. Sementara pengusaha tidak dapat memperoleh bahan bakusecara langsung dari petani. Asosiasi ini diharapkan dapat berperan dalampengendalian harga pasar tepung tapioka, harga bahan baku serta aksespermodalan bagi pengusaha, sehingga industri tapioka dapat berkembang dalamrangka memenuhi permintaan pasar dalam negeri dan pasar luar negeri.Industri tapioka mulai marak tahun 1980-an. Dalam melakukan usaha selama ini,industri pengolahan tapioka menggunakan modal sendiri dan sebagianmenggunakan modal dari perbankan dan bantuan dari BUMN serta kemitraan. Dikabupaten Lampung Timur usaha ini cukup berkembang dan pemerintah telahmempermudah perizinan dan aktif melakukan pembinaan, disamping itu hampir seluruh perbankan di Lampung Timur membiayai usaha ini.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->