Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jbptunikompp Gdl s1 2006 Kurniakuju 3192 Bab II

Jbptunikompp Gdl s1 2006 Kurniakuju 3192 Bab II

Ratings: (0)|Views: 104|Likes:
Published by Ryan Scott

More info:

Published by: Ryan Scott on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/03/2014

pdf

text

original

 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Partisipasi
Keikutsertaan warga negara atau masyarakat dalam suatu kegiatan politik,tidak terlepas dengan adanya partisipasi politik dari masyarakat. Dimanamasyarakat merupakan faktor terpenting dalam menentukan pemimpin pemerintahan baik di tingkat pusat sampai pada tingkat terendah yakni desa. Makadari itu penulis akan menguraikan definisi partisipasi yang menurut Inu KencanaSyafiie, dalam bukunya yang berjudul
Sistem Pemerintahan Indonesia
, sebagai berikut :“Partisipasi adalah penentuan sikap dan keterlibatan hasrat setiap individudalam situasi dan kondisi organisasinya, sehingga pada akhirnyamendorang individu tersebut untuk berperan serta dalam pencapaiantujuan organisasi, serta ambil bagian dalam setiap pertanggungjawaban bersama” (Syafiie, 2002: 132).Berdasarkan pendapat di atas maka partisipasi merupakan faktor terpenting dalam setiap sikap yang dilakukan oleh seseorang atau individu baik dalam suatu organisasi, yang pada akhirnya dapat mendorong seseorang tersebutmencapai tujuan yang akan dicapai oleh organisasinya dan mempunyaitanggungjawab bersama dari setiap tujuan tersebut. Selain itu Ramlan Surbaktidalam bukunya yang berjudul
 Memahami Ilmu Politik 
memberikan definisi bahwa:“Partisipasi merupakan salah salah satu aspek penting demokrasi. Asumsiyang mendasari demokrasi (dan partisipasi) orang yang paling tahutentang apa yang baik bagi dirinya adalah orang itu. Karena keputusan politik yang dibuat dan dilaksanakan oleh pemerintah menyangkut dan20
 
mempengaruhi kehidupan warga masyarakat maka warga masyarakat berhak ikut serta menentukan isi keputusan politik” (Surbakti, 1992: 140).Bertolak dari pendapat di atas, dapat dikatakan partisipasi merupakansalah satu aspek terpenting dalam suatu pelaksanaan demokrasi. Dimana pelaksanaan demokrasi dapat menentukan keputusan politik yang akan dibuat dandilaksanakaan pemerintah serta dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat.Menurut Hutington yang dikutip dari Soemarsono dalam bukunya yang berjudul
 Komunikasi Politik 
yang dimaksud dengan partisipasi adalah: Partisipasiitu dapat bersifat perorangan atau secara kelompok, diorganisasikan atau secaraspontan, ditopang atau sporadis, secara baik-baik atau dengan kekerasan, legalatau tidak legal, aktif atau tidak aktif (Hutington dalam Soemarsono, 2002:4.4).Bertolak dari pendapat di atas yang di maksud dengan partisipasi yaitu: partisipasi pada umumnya bersifat perorangan atau kelompok yang dibentuk dalam suatu organisasi secara baik-baik tanpa adanya kekerasan dalam bentuk apapun.
2.2 Partisipasi Politik 
Pelaksanaan partisipasi dari warga negara/masyarakat dalam salah satucontoh keputusan yang dibuat oleh pemerintah yakni pemilihan umum di tingkat pusat dan di tingkat desa disebut pemilihan kepala desa. Pemilihan kepala desatidak akan berjalan dengan baik apabila tidak adanya partisipasi politik darimasyarakat. Definisi partisipasi politik itu sendiri menurut Hutington dan Nelsonyang dikutip dari Inu Kencana dalam bukunya yang berjudul
Sistem Pemerintahan Indonesia
, yaitu: “Partiasipasi politik adalah Kegiatan warga21
 
 Negara sipil (
 private citizen)
yang bertujuan mempengaruhi pengambilankeputusan oleh pemerintah” (Kencana, 2002: 132).Selanjutnya penulis akan mendefinisikan partisipasi politik menurutMiriam Budiardjo yang dikutip dalam bukunya Deden Faturahman dan WawanSobari yang berjudul
 Pengantar Ilmu Politik 
yaitu:“Partisipasi politik adalah Kegiatan seseorang atau sekelompok oranguntuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, dengan jalanmemilih pimpinan negara, dan secara langsung atau tidak langsungmempengaruhi kebijakan pemerintah (
 public policy
)” (Budiardjo dalamFaturahman dan Sobari, 2004:185).Berdasarkan pendapat di atas, kegiatan seseorang atau sekelompok orangyang ikut aktif dalam politik dengan memilih pemimpin negara baik secaralangsung maupun tidak langsung sangat mempengaruhi semua kebijakan yangtelah dikeluarkan oleh pemerintah, sehingga seseorang atau sekelompok orangyang aktif tersebut merupakan faktor terpenting dari semua kegiatan politik dalammenentukan pemimpin negara atau pemimpin pemerintahan.Menurut Soemarsono dalam bukunya yang berjudul
 Komunikasi Politik 
yang dimaksud dengan:“Partisipasi politik pada hakekatnya sebagai ukuran untuk mengetahuikualitas kemampuan warga negara dalam menginterpretasikan sejumlahsimbol kekuasaan (kebijaksanaan dalam mensejahterakan masyarakatsekaligus langkah-langkahnya) ke dalam simbol-simbol pribadi. Ataudengan perkataan lain, partisipasi politik adalah proses memformulasikanulang simbol-simbol-simbol komunikasi berdasarkan tingkat rujukan yangdimiliki baik secara pribadi maupun secara kelompok (
individual reference, social references
) yang berwujud dalam aktivitas sikap dan prilaku” (Soemarsono, 2002:4.5).22

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->