Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RINGKASAN LISTRIK DINAMIS

RINGKASAN LISTRIK DINAMIS

Ratings: (0)|Views: 1,003|Likes:
Published by Prisilia Mondigir
Materi Listrik Dinamis berdasarkan buku Marthen Kanginan
Materi Listrik Dinamis berdasarkan buku Marthen Kanginan

More info:

Published by: Prisilia Mondigir on Mar 04, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/17/2014

pdf

text

original

 
LISTRIK DINAMIS
Listrik dinamis mempelajari tentang muatan-muatan listrik bergerak yang menyebabkan munculnyaarus listrikA.
 
Alat Ukur ListrikUntuk Membaca hasil pengukuran amperemeter/voltmeter kita gunakan rumus:NP=(PJ/ST) x BUKet:NP= Nilai pengukuran, PJ = penunjukan jarum, ST=skala tertinggi, dan BU= Batas ukurB.
 
Rangkaian Arus Searah1.
 
Hambatan Penghantar- Hambatan kawat penghantar besarnya ditentukan oleh :1. Hambat jenis kawat (
.m)2. Panjang kawat (m)3. Luas penampang kawat (m²)- Rumus :
 
 2.
 
Pengaruh Suhu Terhadap Hambatan PenghantarHambatan kawat penghantar bila suhunya berubah nilainya berubah dan dipengaruhi oleh:1)
 
Hambatan pada suhu awal adalah Ro (
)2)
 
Koefisien suhu hambatan jenis
(per ºC)3)
 
Hambatan pada suhu t adalah Rt (
)4)
 
Maka besar hambatan Rt adalah :
 

 

 3.
 
Hukum 1 Kirchoff Pada rangkain yang bercabang, apabila ujung-ujung rangkaian diberi kuat arus listrik maka jumlahkuat arus yang menuju titik cabang sama dengan jumlah kuat arus listrik yang meninggalkan titikcabang yang sama.
∑Imasuk = ∑Ikeluar
 
 
 Di titik cabang A
I
1
= I
2
+ I
3
 Di titik cabang B
I
2
+ I
3
= I
4
+ I
5
+ I
6
 Di titik cabang C
I
4
+ I
5
+ I
6
= I
1
4.
 
Rangkaian Hambatan1)
 
Rangkaian seria. Kuat arus yang melalui tiap-tiap hambatan sama besar, sama dengan kuat arus yang melaluihambatan pengganti.I = I
1
= I
2
= I
3
 
= …
 b. Tegangan pada ujung-ujung hambatan rangkaian sama dengan jumlah tegangan pada ujung-ujungtiap hambatan.V = V
1
+ V
2
+ V
3
 
+ …
 Rs = R
1
+ R
2
+ R
3
+ Rn2)
 
Rangkaian Paralela. Tegangan ujung-ujung tiap hambatan sama besar, sama dengan tegangan ujung-ujung hambatanpengganti.V = V
1
= V
2
= V
3
 
= …
 b. Kuat arus yang melalui hambatan rangkaian paralel sama dengan jumlah kuat arus yang melaluitiap-tiap hambatan.I = I
1
+ I
2
+ I
3
 
+ …
 1/Rp = 1/R
1
+ 1/R
2
+ 1/R
3
 
+ …
 3)
 
Rangkaian seri paralel
 
 5.
 
Hukum II Kirchoff Hukum Kirchhoff tentang tegangan menyatakan bahwa jumlah aljabar perubahan tegangan yangmengelilingi suatu rangkaian tertutup (loop) sama dengan nol.
∑V=0
 
∑Ɛ
-
∑IR=0
 
∑Ɛ= ∑IR
 Untuk menuliskan persamaan diatas, perlu diperhatikan tanda dari pada GGL, yaitu sebagai berikut :GGL bertanda positif jika kutub negatif lebih dulu di jumpai loop dan sebaliknya ggl negatif jika kutubpositif lebih dulu dijumpai loop.Untuk perjanjian arah arus menggunakan :Kuat arus bertanda positif jika searah dengan loop dan bertanda negatif jika berlawanan dengan arahloop.Hasil penjumlahan dari jumlah ggl dalam sumber tegangan dan penurunan tegangan sepanjangrangkaian tertutup (loop) sama dengan nol.Dengan perjanjian tanda untuk GGL sebagai berikut.GGL bertanda positif jika kutub positip lebih dulu di jumpai loop dan sebaliknya ggl negatif jika kutubnegatif lebih dulu dijumpai loop.Untuk perjanjian arah arus tetap sama menggunakan :Kuat arus bertanda positif jika searah dengan loop dan bertanda negatif jika berlawanan dengan arahloop.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->