Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
LAPORAN KASUS
LETAK SUNGSANG
Oleh :
Lalu W.J. HardiH1A 004 029Pembimbing:dr. H. Doddy A.K., SpOG (K)
DALAM RANGKA MENGIKUTI KEPANITERAAN KLINIK MADYA BAGIAN/SMF OBSTETRI DAN GINEKOLOGIFK UNRAM/RSU MATARAMNOVEMBER 2008
 
2
PENDAHULUAN
Letak sungsang merupakan keadaan dimana janin terletamemanjang/membujur dengan kepala difundus uteri dan bokong dibagian bawah kavum uteri.Dikenal beberapa jenis letak sungsang, yakni:
Presentasi bokong (
 frank breech
) (50-70%).Pada presentasi bokong akibat ekstensi kedua sendi lutut, kedua kaki terangkatke atas sehingga ujungnya terdapat setinggi bahu atau kepala janin. Dengandemikian pada pemeriksaan dalam hanya dapat diraba bokong
(1,4)
.
Presentasi bokong kaki sempurna (
complete breech
) ( 5-10%).Pada presentasi bokong kaki sempurna disamping bokong dapat diraba kaki
(1,4)
.
Presentasi bokong kaki tidak sempurna dan presentasi kaki (
incomplete or  footling 
) (10-30%).Pada presentasi bokong kaki tidak sempurna hanya terdapat satu kaki disamping bokong, sedangkan kaki yang lain terangkat ke atas. Pada presentasikaki bagian paling rendah adalah satu atau dua kaki
(1,4)
.
PREVALENSI
Kejadian presentasi bokong ditemukan sekitar 3-4% dari seluruh persalinan tunggal.
(1-3)
Presentasi bokong adalah suatu keadaan pada letak janinmemanjang dimana presentasi bokong dengan atau tanpa kaki merupakan bagianterendahnya. Angka kejadiannya adalah 3-4% dari seluruh kehamilan.
(1-3)
Beberapa peneliti lain seperti Greenhill melaporkan kejadian persalinan presentasi bokong sebanyak 4-4,5%.
(1)
Di Parkland Hospital 3,5 persen dari 136.256 persalinan tunggal dari tahun 1990 sampai 1999 merupakan letak sungsang
(1)
.Sedangkan di RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang sendiri pada tahun 2003-2007 didapatkan persalinan presentasi bokong sebesar 8,63%.
 
3
Mortalitas perinatal : kematian perinatal 13 kali lebih tinggi daripadakematian perinatal pada presentasi kepala. Morbiditas perinatal : 5-7 kali lebihtinggi daripada presentasi kepala. Gambaran ini dipengaruhi usia kehamilan, berat janin dan jenis presentasi bokong. Sebab utama kematian perinatal pada presentasi bokong : hipoksia, trauma persalinan, prematuritas dan kelainan kongenital.Kelainan kongenital terdapat 6-18% pada presentasi bokong, dibandingkan 2-3% pada presentasi kepala
(1,2,4)
.
PATOFISIOLOGI
Letak janin dalam uterus bergantung pada proses adaptasi janin terhadapruangan dalam uterus. Pada kehamilan sampai kurang lebih 32 minggu, jumlah air ketuban relatif lebih banyak, sehingga memungkinkan janin bergerak denganleluasa. Dengan demikian janin dapat menempatkan diri dalam presentasi kepala,letak sungsang atau letak lintang
(6)
.Pada kehamilan triwulan terakhir janin tumbuh dengan cepat dan jumlahair ketuban relatif berkurang. Karena bokong dengan kedua tungkai terlipat lebih besar daripada kepala, maka bokong dipaksa untuk menempati ruang yang lebihluas di fundus uteri, sedangkan kepala berada ruangan yang lebih kecil di segmen bawah uterus. Dengan demikian dapat dimengerti mengapa pada kehamilan belumcukup bulan, frekuensi letak sungsang lebih tinggi, sedangkan pada kehamilancukup bulan, janin sebagian besar ditemukan dalam presentasi kepala
(6)
.Sayangnya, beberapa fetus tidak seperti itu. Sebagian dari mereka berada dalam posisi sungsang.
ETIOLOGI
Faktor-faktor yang memegang peranan dalam terjadinya letak sungsangdiantaranya ialah prematuritas, rnultiparitas, hamil kembar, hidramnion,hidrosefalus, plasenta previa dan panggul sempit. Kadang-kadang jugadisebabkan oleh kelainan uterus (seperti fibroid) dan kelainan bentuk uterus(malformasi). Plasenta yang terletak didaerah kornu fundus uteri dapat pulamenyebabkan letak sungsang, karena plasenta mengurangi luas ruangan
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more