Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hipertensi Krisis

Hipertensi Krisis

Ratings: (0)|Views: 242 |Likes:
Published by heru elfasiry
Cardiovacular
Cardiovacular

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: heru elfasiry on Mar 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2013

pdf

text

original

 
 
Arif Heru, Ridho Nugraha. Hipertensi Krisis: Urgensi dan Emergensi. 2013.
 
| 1KKS Ilmu Penyakit Dalam RSUD DR. RM. Djoelham - Binjai
HIPERTENSI KRISIS
Arif Heru Tripana* Update February 27, 2013Ridho Nugraha Farhaz*Email: elfasiry_med@yahoo.co.id  * Student of Medical Faculty of Abdurrab University
 – 
Pekanbaru
BAB IPENDAHULUAN
Hipertensi krisis merupakan salah satu kegawatan dibidang kardiovaskular yang sering dijumpai di instalasi gawat darurat.
[1]
Hipertensi krisis ditandaidengan peningkatan tekanan darah secara akut dan sering berhubungan dengangejala sistemik yang merupakan konsekuensi dari peningkatan darah tersebut. Inimerupakan komplikasi yang sering dari penderita dengan hipertensi danmenyebabkan penanganan segera untuk mencegah komplikasi yang mengancam jiwa.
[2]
 Duapuluh persen pasien hipertensi yang datang ke UGD adalah pasienhipertensi krisis. Dari 60 juta penduduk Amerika Serikat 30% diantaranyamenderita hipertensi dan hampir 1
 – 
2% akan berlanjut menjadi hipertensi krisisdisertai kerusakan organ target. Data mengenai hipertensi krisis di Indonesiamasih belum banyak diteliti, namun studi
 Multinational Monitoring of Trends and  Determinants in Cardiovacular Disease
(Monica) yang dilakukan di Jakarta padatahun 1988 menempatkan hipertensi sebagai faktor risiko utama kejadiankardiovaskular.
[1]
 
The Seventh Report Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation and Treatment of High Blood Pressure
(JNC 7) tidak menyertakanhipertensi krisis ke dalam tiga stadium klasifikasi hipertensi, namun hipertensikrisis dikategorikan dalam pembahasan hipertensi sebagai keadaan khusus yangmemerlukan tatalaksana yang lebih agresif.
[1]
 
 
 
Arif Heru, Ridho Nugraha. Hipertensi Krisis: Urgensi dan Emergensi. 2013.
 
| 2KKS Ilmu Penyakit Dalam RSUD DR. RM. Djoelham - Binjai
Tabel 01
. Klasifikasi Tekanan Darah Menurut JNC 7.
[3,4]
 
Klasifikasi TekananDarahSistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)
1.
 
 Normal2.
 
Pre-hipertensi3.
 
Hipertensi Stage 14.
 
Hipertensi Stage 2
≤ 120
 120
 – 
139140
 – 
159
≥ 160
 
≤ 80
 80
 – 
8990
 – 
99
≥ 100
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKA
2.1. Definisi
Terdapat perbedaan beberapa penulis mengenai terminologi peningkatandarah secara akut. Terminologi yang paing sering dipakai adalah:1.
 
Hipertensi emergensi (darurat), yaitu peningkatan tekanan darah sistolik >180 mmHg atau diastoik > 120 mmHg secara mendadak disertai kerusakanorgan terget. Hipertensi emergensi harus ditanggulangi sesegera mungkindalam satu jam dengan memberikan obat
 – 
obatan anti hipertensiintravena.
[1,5,6]
 2.
 
Hipertensi urgensi (mendesak), yaitu peningkatan tekanan darah seperti pada hipertensi emergensi namun tanpa disertai kerusakan organ target.Pada keadaan ini tekanan darah harus segera diturunkan dalam 24 jamdengan memberikan obat
 – 
obatan anti hipertensi oral.
[1,5,6]
 Dikenal beberapa istilah yang berkaitan dengan hipertensi krisis antara lain:1.
 
Hipertensi refrakter: respon pengobatan yang tidak memuaskan dantekanan darah > 200/110 mmHg, walaupun telah diberikan pengobatanyang efektif (triple drug) pada penderita dan kepatuhan pasien.
[5]
2.
 
Hipertensi akselerasi: peningkatan tekanan darah diastolik > 120 mmHgdisertai dengan kelainan funduskopi KW III. Bila tidak diobati dapat berlanjut ke fase maligna.
[5]
3.
 
Hipertensi maligna: penderita hipertensi akselerasi dengan tekanan darahdiastolik > 120
 – 
130 mmHg dan kelainan funduskopi KW IV disertai
 
 
Arif Heru, Ridho Nugraha. Hipertensi Krisis: Urgensi dan Emergensi. 2013.
 
| 3KKS Ilmu Penyakit Dalam RSUD DR. RM. Djoelham - Binjai papiledema, peninggian tekanan intrakranial, kerusakan yang cepat darivaskular, gagal ginjal akut, ataupun kematian bila penderita tidak mendapatkan pengobatan. Hipertensi maligna biasanya pada penderitadengan riwayat hipertensi essensial ataupun sekunder dan jarang pada penderita yang sebelumnya mempunyai tekanan darah normal.
[5]
4.
 
Hipertensi ensefalopati: kenaikan tekanan darah dengan tiba-tiba disertaidengan keluhan sakit kepala yang hebat, perubahan kesadaran dan keadaanini dapat menjadi reversibel bila tekanan darah tersebut diturunkan.
[5]
2.2. Etiologi dan Patofisiologi
Faktor penyebab hipertensi emergensi dan hipertensi urgensi masih belumdipahami. Peningkatan tekanan darah secara cepat disertai peningkatan resistensivaskular dipercaya menjadi penyebab.
[6,7]
Peningkatan tekanan darah yangmendadak ini akan menyebabkan jejas endotel dan nekrosis fibrinoid arteriolkemudian berdampak pada kerusakan vaskular, deposisi platelet, fibrin dankerusakan fungsi autoregulasi.
[1]
 
Tabel 02
.
Causes of Hypertensive Emergency
.
[6]
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->