Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Skripsi Pengaruh Faktor-faktor Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bab II.docx

Skripsi Pengaruh Faktor-faktor Motivasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bab II.docx

Ratings: (0)|Views: 118 |Likes:
Published by Dien Laudra

More info:

Published by: Dien Laudra on Mar 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2013

pdf

text

original

 
5
BAB IITINJAUAN TEORI
A. Penelitian Terdahulu
Bedasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ahmadi (2001) pada perusahaan sepatu karona mempunyai kesimpulan bahwa dengan uji analisisregresi hasil F hitughnya sebesar 71,5% yang diberikan oleh variabel motivasi,sedangkan sisanya 28,5% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang tidak termasuk dalam analisis ini, berarti ada hubungan antara motivasi dengan produktivitas karyawan jadi kalau motivasi dalam perusahaan itu baik makamempunyai pengaruh terhadap produktivitas karyawan sesuai dengan kualitaskerja.
 
Dalam penelitian lain oleh
Bauw
(2001) mengenai pengaruh motivasiterhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi (pada perusahaan kompor Bintang tujuh malang) mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel terikat(produktivitas kerja). Sebab koefisien signifikan
 – 
t = 0,000 atau F huitung =90,152 lebih besar dari F tabel = 5,79Dari penelitian terdashulu, diketahui penerapan motivasi yang baik akanmeningkatkan produktivitas karyawan, sehingga dengan adanya moyivasi tersebut berarti perusahaan telah menjalankan tingkat upaya yang lebih baik untuk mangantarkan suatu penelitian kinerja yang lebih baik.
 
6
B. Landasan teori
 
1. Motivasia. Pengertian motivasi
Perilaku seseorang ini hakikatnya ditentukan oleh keinginannya untuk mencapai beberapa tujuan. Keinginan itu istilahnya adalahmotivasi. Dengandemikian motivasi merupakan pendorong agar seseorang itu melakukan suatukeinginan untuk mencapai tujuannya(
Thoha
, 2005:253).Menurut
Suharto
(2005:9) motivasi bisa didefinisikan sebagai perilaku yang berorientasi tujuan. Memotivasi ialah mengajak karyawanmengikuti kemauan untuk menyelesaikan tugas.Menurut
Handoko
(2001:252) motivasi diartikan sebagai keadaandalam diri pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.
Amirullah
(motivation) berarti pemberian motif, motif merupakansuatu dorongan kebutuhan dalam diri seseorang yang perlu dipenuhi agar seseorang dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Sedangkan motivasimerupakan kondisi yang menggerakkan seseorang agar mampu mencapaitujuan dari motivnya. Dalam kaitannya dengan lingkungan kerja, motivasikerja dapat didevinisikan sebagai kondisi yang berpengaruh membangkitkan,
 
7mengarahkan dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungankerja.
b. Hierarki Kebutuhan Maslow.
Teori Hierarki kebutuhan Maslow melihat bahwa individu yang bekerja mempunyai tahap kebutuhan dasar yang akan dicapai dalam pekerjaannya. Tahap kebutuhan itu adalah fisiologis, keamanan, dan kasihsayang, sosial dan afiliasi, serta hperwujudan diri. Menurut Maslow kebutuhankebutuhan manusia itu dapat digolongkan dalam lima tingkatan diantaranyasebagai berikut:
1)
 
Kebutuhan fisiologis (
Pysiological Needs
)
Pertama, kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan tingkat yang pertama, yang paling rendah yang harus dipenuhi dan dipuaskan olehkaryawan sebelum dirinya mencapai kebutuhan pada tingkat yang lebihtinggi. Kebutuhan ini terdiri atas makan, minum, pernafasan dan lain
 – 
 lain. Setelah kebutuhan ini terpenuhi barulah muncul keinginan berikutnya yaitu keamanan. Contohnya, secara umum karyawan terlebihdahulu menginginkan pekerjaan yang memberikan gaji yang memadahiuntuk memuaskan kebutuhan sebelum dirinya menginginkan kebutuhankeamanan untuk mencapai prestasi kerja.2)
 
Kebutuhan keamanan (
Safety Needs
)Kebutuhan keamanan merupakan kebutuhan tingkat kedua yang harusdipenuhi setelah kebutuhan tingkat pertama dipenuhi dan dipuaskan.Kebutuhan keamanan adalah kestabilan, ketergantungan, perlindungan,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->