Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Modul BK

Modul BK

Ratings: (0)|Views: 877|Likes:
Published by Will Neville

More info:

Published by: Will Neville on Mar 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2013

pdf

text

original

 
PENGANTAR
Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan dan pemerintahmengusahakan serta menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yangmeningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskankehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang (UUD Tahun 1945 Pasal 31 Ayat 1dan 3). Lebih jauh dijelaskan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencanauntuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secaraaktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukandirinya, masyarakat, bangsa dan negara (UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 1).Dalam pernyataan lain, dikemukakan bahwa fungsi pendidikan nasional adalahmengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yangbermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untukberkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwakepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadiwarga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Dua aspek penting tentang konsep dasar dan fungsi pendidikan yangdikemukakan dalam UU No. 20 Tahun 2003 memberikan peluang dan ruang yang sangatterbuka bagi peran bimbingan dan konseling dalam keseluruhan sistem pendidikannasional. Peran bimbingan itu secara khusus tersurat dalam pernyataan: “Pendidikanadalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui
kegiatan bimbingan
,pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang”. Ini berartibahwa keberadaan bimbingan dan konseling di lingkungan pendidikan, baik formal nonformal, maupun informal merupakan konsekuensi logis yang dikuatkan dengan landasanhukum sebagaimana aspek pendidikan seperti kurikulum pendidikan dan manajemenpendidikan. Dengan kata lain, kedudukan atau
posisi bimbingan dan konselingmerupakan bagian integral dari keseluruhan program pendidikan
.Selain aspek hukum, keberadaan layanan bimbingan dan konseling dalam sistempendidikan secara umum dilatarbelakangi oleh beberapa landasan. Mengutip pernyataanUman Suherman (2006) bahwa untuk meningkatkatkan efektivitas penyelenggaraanlayanan bimbingan dan konseling profesional, maka pekerjaan profesi itu harus ditataberlandaskan tuntutan riil masyarakat pengguna juga mengacu pada rujukan teori-teoriyang berkenaan dengan landasan filosofis, sosiologis, psikologis, sosiologis, psikologis,sosio-kultur dan sistem nilai baik yang bersifat umum maupun keagamaan.
93
 
BAB IKONSEP DASAR MANAJEMEN DAN ORGANISASI BKA.Konsep Dasar Manajemen1.Pengertian Managemen
Secara sematik manjemen mempunyai beberapa arti, tergantung darikonteks dan maksudnya. Kata manajemen yang dipakai dalam kehidupanberorganisasi merupakan terjemahan dari bahasa Inggris
to manage
yang berartimengurus, mengatur, mengemudikan, mengarahkan, mengendalikan, menangani,mengelola, menyelenggarakan, menjalankan, melaksanakan dan memimpin.Sedangkan dalam bahasa Latin manajemen berasal dari kata
mano
yang berartitangan, kemudian menjadi
manus
yang berarti bekerja berkali-kali menggunakantangan, kemudian ditambah imbuhan
angere
yang berarti melakukan sesuatusehingga menjadi
managiare
yang berarti melakukan sesuatu berkali-kali denganmenggunakan beberapa tangan. Dengan kata lain untuk mengerjakan sesuatumemerlukan tangan-tangan dan kegiatan orang lain. Sehingga manajemendiartikan sebagai proses mengadakan, mengatur, dan memanfaatkan berbagaisumber daya yang dianggap penting guna mencapai suatu tujuan. Lebih jauhmanajemen merupakan keseluruhan proses aktivitas yang dilakukan olehsekelompok manusia dalam suatu sistem organisasi dengan menggunakan segalasumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
2.Tujuan dan Fungsi Manajemen
Pada dasarnya penerapan manajemen adalah untuk mempermudahpencapaian suatu tujuan. Dalam upaya mencapai tujuan itu langkah pertama yangperlu dilakukan adalah mengenal tujuan terlebih dahulu. Kejelasan pengenalanterhadap tujuan akan memberikan: (1) kepastian arah; (2) memfokuskan usaha; (3)menjadi pedoman rencana dan keputusan; dan (4) mempermudah pelaksanaanevaluasi terhadap kemajuan yang telah dicapai, termasuk mengidentifikasi faktor penghambat dan penunjangnya. John F. Mee (Uman Suherman, 2011)memberikan sifat-sifat yang seharusnya terkandung dalam tujuan sehingga dapatmempermudah pemahaman tentang arti atau makna yang terkandung dalamtujuan, diantaranya tujuan harus:a.Ditentukan sebelum aktivitas organisasi dilakukan.b.Dapat dimengerti oleh semua personel yang terlibat dalam pelaksanaan aktivitasorganisasinya.c.Dinyatakan baik secara tertulis ataupun lisan.d.Menjadi pegangan bagi para personel organisasi dalam proses pencapaiannya.Sedangkan fungsi manajemen adalah memberikan alur aktivitas, penetapanposisi dan peran serta tanggung jawab setiap personel dalam menjalankan aktivitasorganisasinya secara efektif dan efisien. Secara rinci fungsi manajemen adalahsebagai berikut:a.Menciptakan suatu koordinasi dan komunikasi tugas setiap personel dan antapersonel organisasi.b.Mendorong setiap personel melaksanakan tugas-tugasnya secara efektif danefisien.c.Memudahkan pelaksanaan analisis tugas dan tanggung jawab setiap personelorganisasi secara efektif.
3.Aspek dan Fungsi Manajemen
Menurut Babbage, Taylor, Fayol, Henry Gantt dan Gillberth, fungsimanajemen mencakup kegiatan perencanaan
(planning),
pengorganisasian
(organizing),
pengarahan
(actuating),
koordinasi
(coordinating)
dan pengawasan
(controlling).
94
 
a.
Perencanaan
: Fungsi manajemen yang dikemukakan oleh G. R. Terry dalambukunya yang berjudul
Principle Of Managemen
, pertama adalah fungsiperencanaan
(Planning)
yang merupakan fungsi dasar (fundamental)manajemen, karena pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan harusdirencanakan terlebih dahulu. Perencanaan adalah pondasi untuk keberhasilanpelaksanaan tiap fungsi manajemen lainnya. Menurut Winardi (UmanSuherman, 2011) pengertian perencanaan adalah perencanan yang meliputitindakan memilih dan menghubungkan fakta-fakta dan membuat sertamenggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dalam halmemvisualisasi serta merumuskan aktivitas-aktivitas yang diusulkan yangdianggap perlu untuk mencapai hal-hal yang diinginkan. Karena itu prosesperencanaan hendaknya menyuguhkan informasi yang lengkap dan menyeluruhbagi semua personel yang terlibat, terutama tentang:
1)
Tujuan-tujuan dan cara-cara atau strategi mencapai tujuan.
2)
Pedoman bagi semua personel yang terlibat dalam men-jalankan tugas-tugassuatu organisasi.
3)
 Alat pengawasan terhadap pelaksanaan program.
4)
Penggunaan segala sumber daya yang dimiliki organisasi secara efisien.
5)
Batas-batas kewewenangan dan tanggung jawab setiap personelpelaksanaan organisasi, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan kerjasama antar personel.
6)
Kriteria atau tolok ukur prestasi organisasi, baik berkenaan dengan program,pelaksanaan maupun out put atau hasil yang harus diperoleh.Melihat aspek-aspek yang hendaknya terkandung dalam perencanaan, makaproses perencanaan itu memerlukan analisis rasional yang akanmempertimbangkan setiap aspek dan langkah aktivitas organisasi yang akandilakukan secara matang dan pasti.
b.
Pengorganisasian:
Fungsi manajemen yang kedua adalah fungsipengorganisasian
(Organizing)
yang merupakan fungsi organik ke dua darimanajemen. Kadarman (Uman Suherman, 2011), pengorganisasian adalahpenetapan struktur peran-peran melalui penentuan berbagai aktivitas yangdibutuhkan untuk mencapai tujuan-tujuan perusahaan dan bagian-bagiannya.Pengelompokkan aktivitas-aktivitas penegasan, pendelegasian wewenang untukmelaksanakan, serta pengorganisasian hubungan-hubungan wewenang daninformasi baik secara horizontal maupun vertikal oleh struktur organisasi.Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungankelakuan yang efektif antara orang-orang sehingga mereka dapat bekerja samasecara efisien dan dengan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam halmelaksanakan tugas-tugas tertentu dalam kondisi lingkungan tertentu gunamencapai tujuan dan sasaran tertentu. Tiga alasan penting dilakukannyapengorganisasian, yaitu untuk:1)Meningkatkan efisiensi dan kulitas dari pekerjaan organisasi.
2)
Menetapkan akuntabilitas sebab partisipan dalam tiap usaha adalah lebihefktif ketika mereka memahami respon-sibilitas khusus mereka.3)Memfasilitasi komunikasi, sebab komunikasi formal secara langsungmengikuti struktur otoritas organisasi.Dengan melaksanakan pengorganisasian, seorang manajer dapat memperolehmanfaat, yaitu:
1)
Pencapain tujuan lebih jelas.
2)
Mudah dalam memilih, menempatkan, dan melatih seseorang sesuai dengankemampuannya.
3)
Setiap anggota mengetahui pekerjaan yang harus dikerjakan.
4)
Penggunaan fasilitas lebih efektif dan efisien.
95

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->