Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Standar Proses Pendidikan (PERMENDIKNAS-NOMOR 1 TAHUN 2008)

Standar Proses Pendidikan (PERMENDIKNAS-NOMOR 1 TAHUN 2008)

Ratings: (0)|Views: 60 |Likes:
Published by ucamarcusa
Standar Proses Pendidikan (PERMENDIKNAS-NOMOR 1 TAHUN 2008) tentang STANDAR PROSES PENDIDIKAN KHUSUS
TUNANETRA, TUNARUNGU, TUNAGRAHITA,
TUNADAKSA, DAN TUNALARAS
Standar Proses Pendidikan (PERMENDIKNAS-NOMOR 1 TAHUN 2008) tentang STANDAR PROSES PENDIDIKAN KHUSUS
TUNANETRA, TUNARUNGU, TUNAGRAHITA,
TUNADAKSA, DAN TUNALARAS

More info:

Published by: ucamarcusa on Mar 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2013

pdf

text

original

 
 
753
SALINANPERATURANMENTERI PENDIDIKAN NASIONALREPUBLIK INDONESIANOMOR 1 TAHUN 2008 TENTANGSTANDAR PROSES PENDIDIKAN KHUSUS TUNANETRA, TUNARUNGU, TUNAGRAHITA, TUNADAKSA, DAN TUNALARASDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 19 ayat(1), (2), (3), Pasal 20, Pasal 21 ayat (1), (2), Pasal 22 ayat(1), (2), (3), Pasal 23, dan Pasal 24 Peraturan PemerintahRepublik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang StandarNasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan MenteriPendidikan Nasional tentang Standar Proses PendidikanKhusus Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahita, Tunadaksa, dan Tunalaras;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang SistemPendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4301);2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang StandarNasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4496);3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan TatakerjaKementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telahdiubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik IndonesiaNomor 94 tahun 2006;4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatusebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir denganKeputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/P Tahun2007;
 
 
754
MEMUTUSKAN:Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANGSTANDAR PROSES PENDIDIKAN KHUSUS TUNANETRA, TUNARUNGU, TUNAGRAHITA, TUNADAKSA, DAN TUNALARAS.Pasal 1(1) Standar proses pendidikan khusus tunanetra, tunarungu, tunagrahita,tunadaksa, dan tunalaras mencakup perencanaan proses pembelajaran,pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran, danpengawasan proses pembelajaran.(2) Standar proses pendidikan khusus tunanetra, tunarungu, tunagrahita,tunadaksa, dan tunalaras dimaksud pada ayat (1) tercantum pada LampiranPeraturan Menteri ini.Pasal 2Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.Ditetapkan di Jakartapada tanggal 4 Januari 2008MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, TTD.BAMBANG SUDIBYO
Salinan sesuai dengan aslinyaBiro Hukum dan OrganisasiDepartemen Pendidikan Nasional,Kepala Bagian Penyusunan RancanganPeraturan Perundang-undangan dan BantuanHukum I,Muslikh, S.H.NIP 131479478
 
 
755
SALINANLAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONALNOMOR 1 TAHUN 2008 TANGGAL 4 JANUARI 2008
STANDAR PROSES PENDIDIKAN KHUSUSTUNANETRA, TUNARUNGU, TUNAGRAHITA,TUNADAKSA, DAN TUNALARASI. PENDAHULUAN
Dalam rangka pembaharuan sistem pendidikan nasional telahditetapkan visi, misi, dan strategi pembangunan pendidikan nasional. Visipendidikan nasional adalah terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranatasosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warganegara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehinggamampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Terkait dengan visi tersebut telah ditetapkan serangkaian prinsippenyelenggaraan pendidikan untuk dijadikan landasan dalam pelaksanaanreformasi pendidikan. Salah satu prinsip tersebut adalah pendidikandiselenggarakan sebagai proses pembudayaan dan pemberdayaan pesertadidik yang berlangsung sepanjang hayat. Dalam proses tersebut diperlukanpendidik yang memberikan keteladanan, membangun kemauan, danmengembangkan potensi dan kreativitas peserta didik. Implikasi dariprinsip ini adalah pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dariparadigma pengajaran ke paradigma pembelajaran. Pembelajaran adalahproses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatulingkungan belajar. Proses pembelajaran perlu direncanakan,dilaksanakan, dinilai, dan diawasi agar terlaksana secara efektif danefisien.Mengingat kebhinekaan budaya, keragaman latar belakang, dankarakteristik peserta didik, serta tuntutan untuk menghasilkan lulusan yangbermutu, proses pembelajaran untuk setiap mata pelajaran harus fleksibel,bervariasi, dan memenuhi standar. Proses pembelajaran setiap satuanpendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus interaktif,inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untukberpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa,kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, danperkembangan fisik serta psikologis peserta didik.Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik IndonesiaNomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, salah satustandar yang harus dikembangkan adalah standar proses. Standar prosesadalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan pelaksanaanpembelajaran pada satuan pendidikan untuk mencapai kompetensi lulusan.Standar proses berisi kriteria minimal proses pembelajaran pada satuanpendidikan dasar dan menengah di seluruh wilayah hukum NegaraKesatuan Republik Indonesia. Standar proses ini berlaku untuk jenjang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->