KANG ZUSI WEBSITE http://cerita-silat.co.cc/suatu pertempuran yang sangat hebat, ia telah berhasilmengalahkan dan membinasakan penjahat itu, kemudian iabermaksud kembali ke tempat kediamannya di kota Leng-lam.Sementara itu jalan yang sedang ditempuhnya ternyatakian lama menjadi semakin berkurang lebarnya, sedangkan disisi sebelah kanan jalan raya itu kini berdampingan denganpantai laut. Tiba-tiba ia melihat tanah datar nampak licinmengkilat bagaikan kaca, dan dibagi menjadi petak-petakyang luasnya kira-kira tujuh-delapan tombak persegi.Sebagai seorang yang telah seringkali melakukanperjalanan di sebelah utara dan selatan Sungai Besar, LimTiauw Kie mempunyai banyak pengalaman, namun ia belumpernah melihat tanah yang licin mengkilat dan yangdianggapnya sangat luar biasa. Setelah ia menanya kepadaseorang penduduk setempat yang kebenaran berpapasan,maka tahulah dia bahwa petak-petak itu merupakan ladanggaram.Untuk membuat garam, penduduk setempat memasukkanair laut ke dalam petak-petak ladang itu, Setelah dijemurkerinq, mereka mengumpulkan pasir yang mengandung garamdan dijemur lagi sampai menjadi garam yang putih bersihsekali.Perhatian Lim Tiauw Kie menjadi amat tertarik, karenasesungguhnya selama hidupnya ia belum pernah melihat danmengetahui tentang cara-cara membuat garam.Konon selagi ia tertegun menyaksikan petak-petak ladanggaram itu, mendadak ia melihat ada serombongan orangsebanyak kira-kira dua puluh lebih, sedang memikul barangbawaan dengan menggunakan pikulan. Mereka sedangmendatangi dengan cepat dari jalan kecil sebelah barat,semuanya memakai pakaian yang seragam bentuknya, bajudengan celana pendek warna hijau dan kepala ditutup dengantudung lebar, sepintas lalu, dapat Lim Tiauw Kte menduga
Leave a Comment
Wow.. ngambil dari dewi kz nih.. ato situ dewi kz nya??