KANG ZUSI http://cerita-silat.co.cc/Di antara pasir yang menebar di pesisir pantai, terdapat banyakjejak kaki. Dan jarak antara jejak kaki yang satu dengan yanglainnya persis sama.Setelah menempuh pesisir pantai yang panjang, di ujung jalanadalah sebuah pelabuhan, jejak kaki orang berbaju hitam yangsangat teratur itu terus memanjang sampai pelabuhan tersebut,jejak kaki itu terlihat samar-samar, tapi mengapa langkah kakinyatidak mengeluarkan suara sedikit pun? Ada orang yang mengatakanbahwa setan atau pun hantu tidak bisa meninggalkan jejak.Tapi berjalan di atas pasir tanpa mengeluarkan suara sedikit pun,apakah ada manusia yang sanggup melakukannya? Bila kita bertemudengan orang yang suka berdebat, entah persoalan ini akandiributkan sampai berapa lama baru ada jawaban yang pasti....Sebuah rumah di dekat pelabuhan telah menyalakan peneranganSebuah lampu yang terbuat dari kristal menghias di atas sebuahmeja pualam yang berbentuk aneh, membuat suasana dalamruangan itu terasa menyeramkan.Di samping lampu terdapat setumpuk uang emas dan sekotakmutiara, Hek I Jin duduk di meja itu. Orang ini tampaknya sangattegar, angin yang mengganas di tengah lautan saja tidak dapatmerubuhkannya.Bila orang itu berdiri, tubuhnya bagaikan sebatang tiang bajayang ditanam dalam-dalam di bawah tanah. Apa pun tidakmenggerakkan tubuh itu....Pada saat itu, ada seorang manusia yang mendatangi dari balikpelabuhan, Kemunculannya yang tiba-tiba itu tetap tidak membuatHek I Jin bergeming, sepertinya kedatangan orang ini sudah dapatdiduga olehnya.Bagaimana manusia yang sedang melangkahkan kaki, bila kaki kirisudah diayunkan ke depan maka tidak dapat tidak, kaki yang kananharus menyusul dari belakang.
Leave a Comment