Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
25Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
laporan kkn [upaya pemberantasan karies gigi sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat desa]

laporan kkn [upaya pemberantasan karies gigi sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat desa]

Ratings: (0)|Views: 2,395 |Likes:
Published by Siskaliana Dianita

More info:

Published by: Siskaliana Dianita on Mar 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1Deskripsi Masalah
Visi Pembangunan Nasional yang tertuang dalam RencanaPembangunan Jangka Menengah tahun 2004 2009 adalah: (1)Terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara yang aman,bersatu, rukun dan damai; (2) Terwujudnya masyarakat, bangsa, danNegara yang menjunjung tinggi hokum, kesetaraan, dan hak asasimanusia, serta (3) Terwujudnya perekonomian yang mampumenyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak sertamemberikan pondasi yang kokoh bagi pembangunan yangberkelanjutan.Selanjutnya berdasarkan visi pembangunan nasional tersebutditetapkan 3 (tiga) Misi Pembangunan Nasional Tahun 2004-2009,yaitu (1) mewujudkan Indonesia yang aman dan damai (2)mewujudkan Indonesia yang adil dan demokretis (3) mewujudkanIndonesia yang sejahtera.Sejak awal era kehidupan manusia, dijumpai banyak catatan yangmenunjukkan organ gigi adalah penting dalam kehidupan. DalamKitab Perjanjian Lama, penderitaan yang sangat berat digambarkansebagai gigi-gigi remuk bagaikan makan kerikil (Ratapan 3:16).Mematahkan gigi musuh juga melambangkan kemenangan dalampeperangan (Mazmur 3:8). Gigi juga sesuatu yang sangat berhargasehingga tidak dapat digantikan dengan organ lain, seperti tertulis“mata ganti mata dan gigi ganti gigi” (Keluaran 21:24). Catatan
 
mengenai gigi juga dapat dilihat pada dunia era primitif, sepertibangsa Maya (sekitar Guatemala dan Honduras saat ini). Merekamempunyai keahlian yang tinggi dalam seni preparasi gigi danmengisinya dengan berbagai ornamen batu-batuan indah. Seni iniberhubungan dengan kosmetik maupun religi mereka.Pada masa Hammurabi (1792-1750 SM) dijalankan hukumanterhadap kesalahan praktik pengobatan pada masa itu, tertulis dalam
1
Law 2000: “If someone knocks out the tooth of an equal. His owntooth is knocked out.” 
Menurut legenda bangsa Sumeria, karies gigi disebabkan ulat yangmenghisap darah pada gigi. Catatan mengenai hal ini ditemukan padalempengan tanah liat yang digali dekat Niffer, Ur dan beberapa kotasekitar lembah bagian bawah Mesopotamia sekitar 5000 tahunsebelum Masehi. Peninggalan dinasti Shang di Cina pada 1000 tahunsebelum Masehi menggambarkan ulat masuk ke rongga mulut danmenyebabkan lobang pada gigi. Suku Azctecs yang mendiami daerahyang sekarang disebut Mexico City, juga meyakini ulat adalahpenyebab karies gigi. Penderita mengatasi rasa sakitnya denganmengunyah cabe pedas serta mengoleskan campuran ulat danterpentin pada pipi bagian gigi yang sakit dan pada saat bersamaanmemasukkan butiran garam ke lobang gigi. Keyakinan bahwa ulatadalah penyebab karies gigi didapati sampai abad ke-18 Hal initerlihat dari tulisan Homer dan cerita-cerita rakyat di Cina, India,Finlandia, dan Skotlandia. Keyakinan ini masih terus dipertahankansampai abad ke-18.Pada era modern sekarang ini, penelitian yang dilakukan di berbagainegara di dunia menunjukkan gambaran kecenderunganmeningkatnya jumlah gigi yang terkena karies. Perubahan kejadian
 
karies pada penduduk menunjukkan karies gigi adalah penyakitperadaban seperti yang terlihat dari studi yang dilakukan oleh Waughpada permukiman penduduk Eskimo yang mengkonsumsi makananimpor dari Barat yang banyak mengandung gula. Penduduk yangtidak mengkomsumsi makanan impor ada perbedaan prevalensikaries, yaitu lebih rendah pada yang tidak mengkomsumsi makananimpor.Di Indonesia laporan Survai Kesehatan Rumah Tangga (SKRT)Depkes RI tahun 2001 menyatakan, di antara penyakit yangdikeluhkan dan yang tidak dikeluhkan, prevalensi penyakit gigi danmulut adalah tertinggi meliputi 60% penduduk. Gigi dan mulutmerupakan investasi bagi kesehatan seumur hidup. Peranannyacukup besar dalam mempersiapkan zat makan sebelum absorbsinutrisi pada saluran pencernaan, di samping fungsi psikis dan sosial.Karies gigi merupakan penyakit yang paling banyak dijumpai dirongga mulut bersama-sama dengan penyakit periodontal, sehinggamerupakan masalah utama kesehatan gigi dan mulut. Penyakit initerjadi karena demineralisasi jaringan permukaan gigi oleh asamorganis yang berasal dari makanan yang mengandung gula. Kariesgigi bersifat kronis dan dalam perkembangannya membutuhkan waktuyang lama, sehingga sebagian besar penderita mempunyai potensimengalami gangguan seumur hidup. Namun demikian penyakit inisering tidak mendapat perhatian dari masyarakat dan perencanaprogram kesehatan, karena jarang membahayakan jiwa. Untukterjadinya kavitas karies pada permukaan licin gigi yang dapat terlihatsecara klinis dibutuhkan waktu kira-kira 18 bulan ± 6 bulan. Karies gigipada tahap awal tidak menimbulkan rasa sakit namun pada tahaplanjut dapat menimbulkan rasa sakit, baik pada gigi yang terkena

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ristya_Widi_2363 liked this
Ristya_Widi_2363 liked this
Alfonsius Jeri liked this
alvin_prana liked this
EzKeezE liked this
Pande Surya liked this
Pande Surya liked this
Ikzhan Sevenfold liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->