Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PAJAK ( Mata Kuliah Keuangan Negara dan Daerah )

PAJAK ( Mata Kuliah Keuangan Negara dan Daerah )

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 2,180 |Likes:
Published by Nyoman Rudana

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Nyoman Rudana on Mar 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

pdf

text

original

 
MATA KULIAH : KEUANGAN NEGARA DAN DAERAH
Dosen : Wahyu Tumakaka, SE. Akt, MPAKuliah 1 : 20 Pebruari 2009 (Jumat )Diketik ulang dan diterjemahkan dari file powerpoint ”PAJAK”
DEFINISI PAJAK 
Kontribusi wajib, dibayarkan kepada Pemerintah, tidak dapat dikaitkan langsungdengan benefit tertentu.
Dapat dipaksakan, dipungut berdasarkan Undang-Undang.
Secara luas (R. Goode) pajak adalah kontribusi masyarakat kepada negara agarnegara dapat menjalankan fungsinya.
Tujuan Pemajakan
q
Primer, mengalihkan kontrol atas sumberdaya ekonomi dari pembayar pajakkepada negara untuk digunakan atau untuk ditransfer kepada pihak lain.(Realokasi sumber daya, pengakuan social cost, distribusi penghasilan dankemakmuran)
q
Pemerintah membutuhkan uang agar dapat menjalankan fungsinya.
Cost to taxation
q
Direct cost of collection – biaya langsung dari pengumpulan pajak
q
Dampak dari efisiensi terhadap alokasi sumber daya.
q
Alokasi sumber daya
q
Ekuitas terhadap distribusi pendapatan
Kebijakan fiskal
q
Sisi revenue / pendapatan dari budget pemerintah
tidak begitu mudah untukdiperkenalkan, namun mudah diimplementasikan.
q
Sisi Expenditure / pengeluaran dari budget
secara politis susah untukdipangkas.
Fungsi Kebijakan Perpajakan
q
Fungsi Budget:
Kebijakan perpajakan diarahkan agar tercapai sumber pendanaan anggaran danpembangunan yang sinambung dari sumber dalam negeri
. (sustainable internalsource of development fund)
q
Fungsi Regulatory:
1
 
Kebijakan perpajakan diarahkan untuk memberi insentiv untuk mendorongsektor usaha yang diaharapkan berkembang, atau untuk menghambat sektorusaha yang dibatasi.
Prinsip Umum Perpajakan
q
Efisiensi
q
Ekuitas
q
Netralitas
q
Administrative feasibility ( kelayakan administratif )Perlu keseimbangan antara keempat prinsip, karena adanya kemungkinankonflikKepentingan
Efisiensi Ekonomi
q
Menghindarai biaya yang tidak perlu dalam perekonomian.
q
Menghindari efek distrosi penegenaan suatu pajak.
q
Menghindari distribusi sumberdaya yang tidak adil dalam ekonomi, menghambatpertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
Ekuitas
Ekuitas horizontal
:
orang yang memiliki kemampuan yang sama untuk membayar pajak seharusnya menanggung beban pajak yang sama
Ekuitas vertikal :
orang yang memiliki kemampuan yang lebih besar untuk membayar pajak seharusnya menaggung beban pajak yang lebih besar 
( Catatan : tambahan definisi dari
 Terutama berhubungan dengan the sense of fairness :
Ability to pay principle ( Prinsip kemampuan untuk membayar ) :
Teori perpajakan yang menyatakan bahwa WN seharusnya menanggung beban pajak sejalan dengan kemampuan mereka membayar pajak. 
berdasarkan :
a. taxation base- Income/Consumption ( pajak pendapatan )b. progresivitas
Netralitas
q
 Terhadap efisiensi dan alokasi sumber daya ekonomi.
 – 
mengurangi distorsi
 – 
mengubah sumber daya ekonomi
2
 
Prinsip netralitas
Fisibilitas Administrati
q
Pajak yang ideal harus dapat diadministrasikan dengan baik agar tujuannyatercapai.
q
Compliance cost yang wajar baik bagi administrasi pajak maupun bagi pembayarpajak.
q
Kecukupan Revenue
Tax Shifting ( pergeseran pajak ) & Tax Incidence
q
Tax Shifting
: Pembayar pajak dapat menggeser beban pajaknya kepada pihaklain misalnya kepada pembeli produk dan jasanya (
forward shifting
), ataukepada supplier faktor produksi (
backward shifting
)
q
Tax Incidence ( insiden pajak ) :
Menjawab pertanyaan mengenai siapaPenanggung akhir dari suatu kerugian ekonomis akibat pajak
=
distribusiakhir beban pajak.
Pengukuran Kemapuan Pemajakan
q
Tax Ratio
 
( Rasio pajak )
: Perbandingan antara Pendapatan Pajak
(tax revenue)
dengan Gross National Product (GNP) atau Gross Domestic Product.(korelasi dengan kebutuhan dana negara dan keinginan untuk menggunakansumber non pajak,dan kapasitas pemajakan)
Tax elasiticity ( elastisitas pajak )
q
Aspek penting dari struktur pajak.
q
Relasi antara perubahan proporsional Tax Revenue dengan NationalIncome/Output (dalam pengertian luas) mis GNP atau GDP.
q
Negara-negara maju umumnya memiliki tax elasticity yang lebih tinggi.
q
Pengukuran dapat juga dilakukan berdasarkan taxing base atau yield.
Keterbatasan Sistim Perpajakan
q
Secara teoretis penerimaan pajak mempunyai limit yaitu terpakainya seluruhkapasitas pajak.
q
Pemajakan yang berlebihan memberi dampak negatif terhadap perekonomian.
q
Aspek political economy.
Pemajakan atas Penghasilan dan Kekayaan (wealth)
q
Pemajakan saat penghasilan diterima Vs dikonsumsi.
q
Masalah pendefinisian penghasilan dan pengukuran penghasilan.
q
Pemajakan pada level individu atau level korporasi
Definisi Penghasilan
3

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Suaz Manggis liked this
wd_kykhanity liked this
Aditya Lemkari liked this
Tedhi Arieanto liked this
Inggit Akim liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->