Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dody Firmanda 2013 - Penjelasan 1. Pengukuran (Measurement) Strategi RSUP Fatmawati Dalam JCI

Dody Firmanda 2013 - Penjelasan 1. Pengukuran (Measurement) Strategi RSUP Fatmawati Dalam JCI

Ratings: (0)|Views: 93|Likes:
Published by Dody Firmanda
Disampaikan pada acara Rapat Direksi dan Komite Medik di Ruang Rapat Komite RSUP Fatmawati Jakarta, 14 Maret 2013. (Dody Firmanda)
Disampaikan pada acara Rapat Direksi dan Komite Medik di Ruang Rapat Komite RSUP Fatmawati Jakarta, 14 Maret 2013. (Dody Firmanda)

More info:

Published by: Dody Firmanda on Mar 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

 
1
Penjelasan Strategi RSUP Fatmawati dalam rangka Akreditasi JCI
 
(Joint Commission International)
 
1.
 
Pengukuran
(Performance Measurement)
Dody FirmandaKetua Komite Medik RSUP Fatmawati Jakarta.
Pendahuluan
Pada pertemuan rapat terdahulu telah disampaikan mengenai pendekatan strategis yangterdiri dari 3 langkah berurutan dan saling terkait yakni:
3 P (pengukuran, penilaiandan peningkatan)
sebagaimana makalah pada Gambar 1 berikut.
1
 Gambar 1. Materi Pembahasan Rapat tanggal 7 Maret 2013.
Disampaikan pada acara Rapat Direksi dan Komite Medik di Ruang Rapat Komite RSUP FatmawatiJakarta, 14 Maret 2013
1
Firmanda D. Strategi RSUP Fatmawati dalam rangka Akreditasi JCI
(Joint Commission International).
Disampaikan pada acara Rapat Direksi dan Komite Medik di Ruang Rapat Komite Medik RSUPFatmawati Jakarta, 7 Maret 2013.http://www.scribd.com/doc/129400913/Dody-Firmanda-2013-Pendahuluan-Strategi-RSUP-Fatmawati-dalam-persiapan-akreditasi-JCI 
 
2Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai salah satu dari 3 sistematika
3P
yaknimengenai Pengukuran
(Performance Measurement).
 
1. Pengukuran
(Measurement)
 
Dalam versi
 Joint Commission International (JCI)
yang dimaksud dengan
performancemeasures
 
adalah yang biasa dikenal sebagai
indikator mutu
. Ukuran
performancemeasures
tersebut dapat dalam bentuk:a.
 
Persentase (%) b.
 
Rerata
(arithmetric mean)
c.
 
RasioPengukuran dapat dipilih dari
struktur, proses atau hasil
(outcomes)
2
untuk 
tingkat
:a.
 
Sistem
(system-level measure)
 b.
 
Aktivitas
(activity-level measure)
c.
 
Kombinasi keduanya. Namun yang
penting adalah alasan
pemilihan indikator/
 performance measure
tersebut,dapat karena:1. Faktor Eksternal (persiapkan bukti regulasinya) seperti:a.
 
Ketetapan kebijakan program pemerintah (misalnya: programMDGs, DOTS, HIV/AIDS dan sebagainya) b.
 
Kebijakan persyaratan sebagai BLU(D)c.
 
Perjanjian ikatan kerjasama dengan pihak lain (misalnya:asuransi kesehatan, jaminan kerja, penyandang dana dansebagainya)d.
 
Standar akreditasi2. Menyusun dan membuat sendiri
 – 
namun indikator tersebut harus:a.
 
akurat b.
 
 bermanfaat,c.
 
mudah diinterpretasi, dand.
 
mampu laksana secara konsistenLangkah langkahnya adalah sebagai berikut:1.
 
Identifikasi pemilihan judul/topik 
(identify the topic of interest)
2.
 
Pembuatan
(develop the measure)
2
Donabedian A. Exploration in quality assessment and monitoring, Volume 1: The definitions of qualityand approaches in assessment. Chicago: Health Administration Press, 1980.
 
33.
 
Desain sistem pengumpulan data
(design the data collection system)
Sebaiknya rumah sakit
memilih jalur pertama
mengingat rumah sakit adalah milik  pemerintah, maka sudah merupakan kewajiban mendukung dan melaksanakan kebijakan pemerintah serta bila ingin menyusun sendiri akan menyita waktu
(time consuming)
danmemerlukan sumber daya yang tidak sedikit.
Contoh:Tabel 1. Indikator
(Performance Measures)
 
Rumah Sakit …………………….
 Indikator
(Performance Measures)
Alasan Keterangan
1.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 2.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 3.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 4.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 5.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 6.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 7.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 8.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 9.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 10.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 11.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 12.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 13.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 14.
 
………………………………
 
…………………………
 
………………….
 15.
 
dst…………………………...
 
…………………………
 
………………….
 
Untuk tingkat
sistem (rumah sakit)
 – 
agar tidak terjadi duplikasi maka sebaiknyamerujuk ke
tujuan
dari Undang Undang RI Nomor 29 Tahun 2004
3
, Undang Undang RI Nomor 44 Tahun 2010
4
dan terutama pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 755/Menkes/Per/IV/2011
5
yakni
 
untuk mengatur tata kelola klinis (
clinical governance
)yang baik agar 
mutu
pelayanan medis dan
keselamatan pasien
dirumah sakit lebihterjamin dan terlindungi serta mengatur penyelenggaraan komite medik di setiap rumahsakit dalam rangka peningkatan profesionalisme staf medis. untuk mengatur tata kelolaklinis (
clinical governance
) yang baik agar mutu pelayanan medis dan keselamatan pasien dirumah sakit lebih terjamin dan terlindungi serta mengatur penyelenggaraankomite medik di setiap rumah sakit dalam rangka peningkatan profesionalisme staf medis. Jadi setiap Rumah Sakit harus
membuat tatakelola klinis (sistem mutu)
dalamrangka mencapai tujuan ke dua undang undang tersebut.Pada Rapat Kerja RSUP Fatmawati telah disusun dan diseminasikan Tata Kelola Klinis
(Clinical Governance)
RSUP Fatmawati
6
dan telah ditetapkan untuk diimplementasikan
3
Undang Undang RI Nomor 29 Tahun 2004 Pasal 3.
4
Undang Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 Pasal 3.
5
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 755/Menkes/ Per/IV /2011 Pasal 2
6
Firmanda D. Tatakelola Klinis
(Clinical Governance)
RSUP Fatmawati. Disampaikan dalam rangka

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->