Kelangsungan suatu kegiatan usaha bergantung kepada adanya kebutuhan atau permintaan atas barang dan jasa. Untuk mengetahui kebutuhan konsumen atau permintaan, diperlukan survei atau observasi (pengamatan). Survey dimaksudkanuntuk mengumpulkan data dan informasi di lapangan yang berhubungan dengan bidang usaha yang akan dijalankan, sehingga ditemukan hal-hal yang memungkinkantumbuh berkembangnya kegiatan ekonomi baru. Berikut contoh pengumpulan datauntuk membuka suatu jenis usaha di suatu lingkungan perumahan tertentu.Misalkan kita ingin membuka toko barang kebutuhan sehari-hari maka sebaiknyadilakukan pengumpulan data untuk dilakukan perhitungan-perhitungan sebagai berikut :- Jumlah KK 500- Pendapat rata-rata/per bulan per KK Rp 1.000.000,00- Prosentase biaya hidup dibandingkan pendapatan adalah 80 % atau Rp 800.000,00- Rata-rata biaya hidup utama (beras, lauk-pauk, sandang dll) adalah 60 % daritotal biaya hidup 0.6 x Rp 800.000,00 = Rp 480.000,00- Pendapatan yang dibelanjakan di lingkungan sendiri adalah 25% dari biayahidup utama atau 25% x Rp 480.000,00 = Rp 120.000,00Data itu menghasilkan kemungkinan belanja di lingkungan sendiri, misalnya 40%kepada pedagang keliling (lauk pauk) dan sisanya 60% ke toko kebutuhan hidupsehari-hari atau sebesar 0,6 x Rp 120.000,00 = Rp 72.000,00 karena itu, potensi permintaan kebutuhan hidup utama sehari-hari yang dapat dipenuhi melalui belanja toko adalah Rp 72.000,00. Per KK per bulan. Selain itu perlu pula pengamatan atas kedua toko yang ada di kawasan tersebut dengan mengetahui besarnya nilai dagangan kemampuan jual serta karakter pembeli (misalnya barangyang laku dan yang kurang laku). Jika hasilnya menunjukkan hanya sebagian kecil potensi permintaan yang telah digarap atau kita yakin bahwa kita dapat bersaingdengan toko yang sudah ada, maka masih terdapat peluang membuka usaha baru yangmenjual kebutuhan hidup sehari-hari.4. Aspek ProduksiApabila dalam usulan usaha terdapat kegiatan memproduksi suatu jenis barangmaka dalam proposal tersebut sebaiknya dijelaskan mengenai teknologi yangditerapkan, mesin dan peralatan serta spesifikasi harga. Juga sebaiknyadijelaskan proses produksi secara singkat, bagan dan arus produksi, kapasitas produksi yang direncanakan, rencana produksi dan karyawan yang dibutuhkan.Penting juga dijelaskan mengenai bahan baku dan bahan pembantu untuk memproduksi barang tersebut. Penjelasan tersebut dapat mengacu kepada