Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
137Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Stabilitas Lereng

Stabilitas Lereng

Ratings:

5.0

(4)
|Views: 5,506 |Likes:
Published by Raga Candradimuka
Just Take this out..
Just Take this out..

More info:

Published by: Raga Candradimuka on Mar 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

 
A. Teori Stabilitas Lereng
Sebuah permukaan tanah yang terbuka yang berdirimembentuk sudut tertentu terhadap horisontal disebut sebuahlereng tanpa perkuatan. Lereng dapat terjadi secara ilmiah ataubuatan manusia. Jika tanah tidak horisontal, suatu komponengravitasi akan cenderung untuk menggerakkan tanah ke bawahsebagaimana secara skematik ditunjukkan dalam Gambar 1.1. Jikakompoen gravitasi cukup besar, kegagalan lereng akan terjadi,yakni massa tanah dalam zona ABCD dapat meluncur jatuh. Gayayang meluncurkan mempengaruhi ketahanan dari kuat geser tanahsepanjang permukaan keruntuhan.Insinyur teknik sipil sering diminta untuk membuatperhitungan untuk memeriksa keamanan dari lereng alamiah,lereng galian, dan lereng timbunan. Pemeriksaan ini termasukmenentukan kekuatan geser yang terbangun sepanjang permukaankeruntuhan dan membedakannya dengan kekuatan geser tanah.Proses ini disebut analisa stabilitas lereng. Permukaan keruntuhanitu biasanya adalah permukaan kritis yang memiliki faktorkeamanan minimum.Analisa stabilitas lereng adalah hal yang sulit untuk dilakukan.Evaluasi variabel-variabel seperti stratifikasi tanah dan parameter-parameter tanahnya bisa menjadi suatu pekerjaan yang berat.Rembesan pada lereng dan pemilihan suatu permukaan gelincirpotensial menambah kompleksitas dari pemasalahan ini.
1.Faktor keamanan
 Tugas seorang insinyur teknik sipil dalam menganalisastabilitas lereng adalah menentukan faktor keamanan. Secaraumum, faktor keamanan didefinisikan sebagai:
)1.1.......(....................F
s
 f  
τ τ 
=
Keterangan:Fs = Faktor keamanan
 f  
τ 
= Kuat geser tanah rata-rata 
τ 
= Tegangan geser tanah rata-rata disepanjang permukaankeruntuhan potensial
 
Kuat geser tanah terdiri ari dua komponen, yakni kohesi dansudut friksi atau sudut geser, dan bisa ditulis sebagai
.............tan
φ σ τ 
+=
c
Keteranganc = kohesi
φ 
= Sudut friksi (sudut geser)
σ 
= tegangan normal pada permukaan keruntuhan potensial
2.Analisa stabilitas lereng terhingga denganpermukaan keruntuhan lingkaran
 a. Model keruntuhan lereng terhinggasecara umum, keruntuhan lereng terhingga terjadi pada salahsatu dari model-model di bawah ini:1.Ketika keruntuhan terjadi pada sebuah cara dimanapermukaan gelincir berpotongan dengan lereng tepatpada atau di bawah kaki lerengnya, maka ini disebutsuatu keruntuhan pada lereng (A slope failure)(gambar 1.2a). Lingkaran keruntuhan disebutsebagai suatu lingkaran kaki lereng (A toe Circle) jikaia melewati kaki lereng dan sebagai suatu lingkaranlereng (A slope Circle) jika ia melewati bagian ataskaki lereng (1.2b). Di bawah lingkup tertentu,keruntuhan lereng dangkal dapat terjadi,sebagaimana ditunjukkan dalam gambar (1.2c).2.Ketika keruntuhan terjadi pada sebuah cara dimanapermukaan gelincir melewati beberapa jarak di bawahkaki lereng, maka ini disebut sebagai suatukeruntuhan dasar (A base failure) (gambar 1.2d).Lingkaran keruntuhan dalam kasus ini disebut suatulingkaran tengah (A midpoint failure).b. Tipe prosedur-prosedur analisa stabilitas lerengprosedur-prosedur analisa stabilitas lereng yang bermacam-macam secara umum dapat dibagi menjadi dua macam:1.Prosedur Massa
 
Dalam kasus ini, massa tanah di atas permukaan gelincirdiambil sebagai satu kesatuan. Prosedur ini berguna apabila tanahyang membentuk lereng diasumsikan homogen, walaupun ini tidaksesuai untuk lereng-lereng alami.2.Metode irisanDalam prosedur ini, tanah di atas permukaan gelincir dibagimenjadi beberapa buah irisan vertikal yang paralel. Stabilitas setiapirisan dihitung secara terpisah. Ini adalah teknik analisa yangampuh dimana ketidak-homogenan tanah dan tekanan air poridapat dipertimbangkan. Metode ini juga memperhitungkan variasitegangan norman sepanjang permukaan keruntuhan potensial.
3.Analisa Slope menggunakan metode irisan
Sangat banyak lereng-lereng alami dan banyak lereng buatanmanusia terdiri lebih dari satu jenis tanah, atau propertis tanahsangat bervariasi sehingga beberapa tipe solusi elemen hinggadiperlukan. Metode elemen hingga secara umum biasa digunakanuntuk membagi bagian keruntuhan ke dalam suatu seri-seri irisanvertikal sebagaimana diilustrasikan pada gambar 1.3a.Lebar irisan sebaiknya kecil sehingga garis aktualnya dapatdiganti oleh suatu trapezoid, sebagaimana ditunjukkan dalamgambar 1.3b. Diasumsikan bahwa berat irisan Wi berlaku pada titiktengah area irisan. Dengan asumsi ini hubungan di bawah inidibuat:
( )( )( )
)arctan(costancos(tan sincos
 x y xccb N  Fs  N 
iiiiii iiii iiii
=++=+= +=+=
α α φ α φ α α 
Dalam prakteknya biasa untuk mengabaikan gaya-gaya antarelemen dari Xi dan Pi. Beberapa orang telah menggunakan gaya-gaya ini, tapi titik aplikasi dan garis aksi dari gaya P tidak dapatditentukan di tanah-tanah yang terstratifikasi atau di manapropertis tanah (ф, c, γ) bervariasi terhadap kedalaman tanah.Dalam kasus ini, mengenai semua yang diketahui untuk ketentuan

Activity (137)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Kholifah liked this
Totok Hermawan liked this
Angelina Randa liked this
Lili Frama Sari liked this
Alam Chow liked this
Munarwand Ahmad liked this
Munarwand Ahmad liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->