Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2

Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2

Ratings: (0)|Views: 61 |Likes:

More info:

Published by: Moniika Yusianaa 'Mochan' on Mar 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2013

pdf

text

original

 
TUGAS SOFTSKILL BAHASA INDONESIAPENGERTIAN karanganMONIKA YUSIANA3EA2114210521 UNIVERSITAS GUNADARMA2013
 
Karangan Ilmiah, Non Ilmiah Dan Semi IlmiahBeserta Contohnya
Karya Ilmiah
 Karya ilmiah lazim juga disebut karangan ilmiah. Lebih lanjut, Brotowidjoyo menjelaskan karanganilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologipenulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasilpengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengansistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkankebenarannya/keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11).Karya ilmiah atau dalam bahasa Inggris(
scientific paper
) adalah laporan tertulis dan publikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajianyang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yangdikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah, antara lainlaporan penelitian, makalah seminar atau simposium, dan artikel jurnal yang pada dasarnya semua itumerupakan produk dari kegiatan ilmuwan.Data, simpulan, dan informasi lain yang terkandung dalamkarya ilmiah biasa dijadikan acuan (referensi) ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian ataupengkajian selanjutnya. Isi (batang tubuh) sebuah karya ilmiah harus memenuhi syarat metode ilmiah.Menurut John Dewey ada 5 langkah pokok proses ilmiah, yaitu (1) mengenali dan merumuskan masalah,(2) menyusun kerangka berpikir dalam rangka penarikan hipotesis, (3) merumuskan hipotesis ataudugaan hasil sementara, (4) menguji hipotesis, dan (5) menarik kesimpulan.Di perguruan tinggi, khususnya jenjang S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya ilmiah, sepertimakalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Yang disebut terakhir umumnya merupakanlaporan penelitian berskala kecil tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara itu makalah yangditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkanpenelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis pakar-pakar dalam bidang tertentu yang dipelajari.Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkankemampuan menyusun laporan penelitian. Dalam beberapa hal, ketika mahasiswa melakukan praktikum,ia sebetulnya sedang melakukan verifikasi terhadap proses penelitian yang telah dikerjakan ilmuwan
 
sebelumnya. Kegiatan praktikum didesain pula untuk melatih keterampilan dasar untuk melakukanpenelitian.
Ciri Karya Ilmiah
 Secara ringkas, ciri-ciri karya ilmiah dapat diuraikan sebagai berikut:1. Objektif.Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yangsebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkanbukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat mengecek(memvertifikasi) kebenaran dan keabsahannya.2. Netral.Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingantertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yangbersifat mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca perlu dihindarkan.3. Sistematis.Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangantertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demkian, pembacaakan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.4. Logis.Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif. Kalaubermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksudmembuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif.5. Menyajikan Fakta (bukan emosi atau perasaan).Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu menyajikan fakta. Oleh

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->