Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Definisi Istilah dalam Ekonomi.pdf

Definisi Istilah dalam Ekonomi.pdf

Ratings: (0)|Views: 601|Likes:
Published by IPank Hima

More info:

Published by: IPank Hima on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/18/2013

pdf

text

original

 
Definisi/Pengertian Kebijakan Moneter Dan Kebijakan Fiskal,Instrumen Serta Penjelasannya
Sun, 13/01/2008 - 11:13pm — godam64
A. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Moneter (MonetaryPolicy)
Kebijakan Moneter adalah suatu usaha dalam mengendalikankeadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yangdiinginkan melalui pengaturan jumlah uang yang beredar dalamperekonomian. Usaha tersebut dilakukan agar terjadi kestabilanharga dan inflasi serta terjadinya peningkatan outputkeseimbangan.Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakatdiatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uangyang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadidua, yaitu :1.
 
Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive PolicyAdalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uangyang edar2.
 
Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive PolicyAdalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlahuang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat(tight money policu)Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankaninstrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :1.
 
Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yangberedar dengan menjual atau membeli surat berhargapemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli suratberharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yangberedar berkurang, maka pemerintah akan menjual suratberharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berhargapemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatandari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atasSurat Berharga Pasar Uang.2.
 
Fasilitas Diskonto (Discount Rate), Fasilitas diskonto adalahpengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkantingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umumterkadang mengalami kekurangan uang sehingga harusmeminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uangbertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga banksentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demimembuat uang yang beredar berkurang.3.
 
Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio),Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yangberedar dengan memainkan jumlah dana cadanganperbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untukmenambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasiocadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar,pemerintah menaikkan rasio.4.
 
Himbauan Moral (Moral Persuasion), Himbauan moral adalahkebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredardengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi.Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredituntuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untukmengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agarbank meminjam uang lebih ke bank sentral untukmemperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.
B. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy)
Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalamrangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebihbaik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaranpemerintah. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untukmengatur jumlah uang beredar, namun kebijakan fiskal lebihmekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah.Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan danpengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak.Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akanberpengaruh pada ekonomi. Jika pajak diturunkan makakemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industriakan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknyakenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat sertamenurunkan output industri secara umum.
Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran :
1.
 
 Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif 
Anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untukmembuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negaraguna memberi stimulus pada perekonomian. Umumnyasangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif.
 2.
 
 Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif 
Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk mem-buat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannya.Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketikaperekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulaimemanas (overheating) untuk menurunkan tekananpermintaan.
3.
 
 Anggaran Berimbang (Balanced Budget)
Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkanpengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politikanggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaranserta meningkatkan disiplin.
Sifat / Karakteristik / Ciri-Ciri Negara Berkembang Di Dunia -Ilmu Ekonomi Pembangunan
Sat, 15/12/2007 - 9:48pm — godam64Negara yang sedang berkembang seperti Indonesia memilikikarakter atau ciri sebagai berikut :
1.
 
Tingkat Pertumbuhan Penduduk Tinggi
Tingkat pertambahan penduduk di negara berkembangumumnya lebih tinggi dua hingga empat kali lipat dari negaramaju. Hal ini disebabkan oleh tingkat pendidikan dan budayadi negara berkembang yang berbeda dengan di negara maju.Hal tersebut dapat mengakibatkan banyak masalah di masadepan yang berkaitan dengan makanan, rumah, pekerjaan,pendidikan, dan lain sebagainya.
2.
 
Tingkat Pengangguran Tinggi
Akibat dari tingginya pertumbuhan penduduk mengakibatkanpersaingan untuk mendapatkan pekerjaan menjadi tinggi.Jumlah tenaga kerja lebih banyak daripada kesempatanlapangan kerja yang tersedia dan tungkat pertumbuhankeduanya yang tidak seimbang dari waktu ke waktu.3.
 
Tingkat Produktivitas Rendah
 Jumlah faktor produksi yang terbatas yang tidak diimbangidengan jumlah angkatan kerja mengakibatkan lemahnya daya
 
beli sehingga sektor usaha mengalami kesulitan untukmeningkatkan produksinya.
4.
 
Kualitas Hidup Rendah
Akibat rendahnya tingkat penghasilan, masyarakat mengalamikesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok, pendidikan,kesehatan, dll. Banyak yang kekurangan gizi, tidak bisa bacatulis, rentan terkena penyakit, dan lain sebagainya.
5.
 
Ketergantungan Pada Sektor Pertanian / Primer
Umumnya masyakat adalah bermata pencaharian petanidengan ketergantungan yang tinggi akan hasil sektorpertanian.
6.
 
Pasar & Informasi Tidak Sempurna
Kondisi perekonomian negara berkembang kurang ber-kompetisi sehingga masih dikuasai oleh usaha monopoli,oligopoli, monopsoni dan oligopsoni. Informasi di pasar hanyadikuasai oleh sekelompok orang saja
7.
 
Tingkat Ketergantungan Pada Angkatan Kerja Tinggi
Perbandingan jumlah penduduk yang masuk dalam kategoriangkatan kerja dengan penduduk non angkatan kerja dinegara sedang berkembang nilainya berbeda dengan dengandi negara maju. Dengan demikian di negara maju pendudukyang berada dalam usia nonproduktif lebih banyakbergantung pada yang masuk angkatan kerja.
8.
 
Ketergantungan Tinggi Pada Perekonomian EksternalYang Rentan
Negara berkembang umumnya memiliki ketergantungantinggi pada perekonomian luar negeri yang bersifat rentanakibat hanya mengandalkan ekspor komoditas primer yangtidak menentu.
Definisi / Pengertian Inflasi, Stagnasi & Stagflasi SertaDampak Sosial Inflasi
Mon, 17/12/2007 - 3:02pm — godam64
A.
 
Arti Inflasi
Inflasi adalah suatu keadaan di mana harga barang-barangsecara umum mengalami kenaikan dan berlangsung dalamwaktu yang lama terus-menerus. Harga barang yang adamengalami kenaikan nilai dari waktu-waktu sebelumnya danberlaku di mana-mana dan dalam rentang waktu yang cukuplama
B.
 
Arti Stagnasi
Stagnasi adalah suatu keadaan di mana tingkat pertumbuhanekonomi adalah sekitar 0% per tahun.
C.
 
Arti Stagflasi
Stagflasi adalah suatu kondisi suatu perekonomian mengalamiinflasi dan stagnasi dalam waktu yang bersamaan.
D.
 
Dampak Sosial Dari Inflasi
Inflasi dapat menyebabkan gangguan pada stabilitas ekonomidi mana para pelaku ekonomi enggan untuk melakukanspekulasi dalam perekonomian. Di samping itu inflasi jugabisa memperburuk tingkat kesejahteraan masyarakat akibatmenurunnya daya beli masyarakat secara umum akibat harga-harga yang naik. Selain itu distribusi pendapatan pun semakinburuk akibat tidak semua orang dapat menyesuaikan diridengan inflasi yang terjadi.
Pengertian, Definisi dan Rumus BEP / Break Even Point - IlmuEkonomi Studi Pembangunan
Thu, 08/06/2006 - 1:13pm — godam64Break Even point atau BEP adalah suatu analisis untukmenentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang harusdijual kepada konsumen pada harga tertentu untuk menutupibiaya-biaya yang timbul serta mendapatkan keuntungan / profit.Rumus Analisis Break Even :BEP = Total Fixed Cost / (Harga perunit - Variabel Cost Perunit)Keterangan :- Fixed cost : biaya tetap yang nilainya cenderung stabil tanpadipengaruhi unit yang diproduksi.- Variable cost : biaya variabel yang besar nilainya tergantungpada benyak sedikit jumlah barang yng diproduksi.Contoh :Misalnya ada perusahaan konveksi kaos kaki murah yang hargasatu buah kaos kaki adalah Rp. 10.000 dengan biaya variabelsebesar Rp. 5.000 per kaos kaki dan biaya tatap sebesar Rp.10.000.000BEP = 10.000.000 / (10.000 - 5.000)BEP = 20.000Jadi diperlukan memproduksi 20.000 kaos kaki untukmendapatkan kondisi seimbang antara biaya dengan keuntunganalias profit nol.
Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen - PersainganSempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli
Tue, 09/05/2006 - 12:58am — godam64Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen - Persaingan Sempurna,Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli1. Pasar Persaingan SempurnaJenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsensangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenisdan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contohproduknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, danlain-lain. Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :- Jumlah penjual dan pembeli banyak- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran(demand and supply)- Posisi tawar konsumen kuat- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata- Sensitif terhadap perubahan harga- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar2. Pasar MonopolistikStruktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsenatau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namundi mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antaraprodusen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalahseperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dansebagainya. Sifat-sifat pasar monopolistik :- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda- Mirip dengan pasar persaingan sempurna- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubahharga- Relatif mudah keluar masuk pasar
 
3. Pasar OligopoliPasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yangdidominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satuwilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalahindustri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat,dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :- Harga produk yang dijual relatif sama- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain4. Pasar MonopoliPasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanyaterdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya sepertimicrosoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaankereta api (perumka), dan lain sebagainya. Sifat-sifat pasarmonopoli :- Hanya terdapat satu penjual atau produsen- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasaioleh perusahaan monopoli- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untukkepentingan hajat hidup orang banyak- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan- Tidak butuh strategi dan promosi untuk suksesTambahan :- Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di manahanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yangdihasilkan.- Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesiayang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.
Macam, Jenis Serta Pengertian Ekspansi Bisnis - Merger,Akuisisi, Hostile Take Over dan Leverage Buyout
Thu, 04/05/2006 - 12:05am — godam64Perluasan atau expansi bisnis diperlukan oleh suatu perusahaanuntuk mencapai efisiensi, menjadi lebih kompetitif, serta untukmeningkatkan keuntungan atau profit perusahaan. Ekspansi bisnisdapat dilakukan dalam beberapa metode, yakni :1. Merger Atau PenggabunganMerger adalah penggabungan dari dua atau lebih perusahaanmenjadi satu kesatuan yang terpadu. Perusahaan yang dominandibanding dengan perusahaan yang lain akan tetapmempertahankan identitasnya, sedangkan yang lemah akanmengaburkan identitas yang dimilikinya. jenis-jenis merger :a. Merger VertikalPerusahaan masih dalam satu industri tetapi beda level atautingkat operasional. Contoh : Restoran cepat saji menggabungkandiri dengan perusahaan peternakan ayam.b. Merger HorisontalPerusahaan dalam satu industri membeli perusahaan di leveloperasi yang sama. Contoh : pabrik komputer gabung denganpabrik komputer.c. Merger KonglomerasiTidak ada hubungan industri pada perusahaan yang diakuisisi.Bertujuan untuk meningkatkan profit perusahaan dari berbagaisumber atau unit bisnis. Contoh : perusahaan pengobatanalternatif bergabung dengan perusahaan operator telepon selulernirkabel.2. AkuisisiAkuisisi adalah pembelian suatu perusahaan oleh perusahaan lainatau oleh kelompok investor. Akuisisi sering digunakan untukmenjaga ketersediaan pasokan bahan baku atau jaminan produkakan diserap oleh pasar. Contoh : Aqua diakuisisi oleh Danone,Pizza Hut oleh Coca-Cola, dan lain-lain.3. Hostile Take Over atau Pengambil Alihan Secara PaksaHostile take over adalah suatu tindakan akuisisi yang dilakukansecara paksa yang biasanya dilakukan dengan cara membukapenawaran atas saham perusahaan yang ingin dikuasai di pasarmodal dengan harga di atas harga pasar. Pengambilalihan secarapaksa biasanya diikuti oleh pemecatan karyawan dan manajeruntuk diganti orang baru untuk melakukan efisiensi padaoperasional perusahaan.4. Leverage BuyoutLeverage buy out adalah teknik pengusaan perusahaan denganmetode pinjaman atau utang yang digunakan pihak manajemenuntuk membeli perusahaan lain. Terkadang suatu perusahaantarget dapat dimiliki tanpa modal awal yang besar.
Sistem Tata Ekonomi Kapitalisme, Sosialisme dan Komunisme- Definisi, Pengertian, Arti & Penjelasan - Sejarah Teori IlmuEkonomi
Thu, 07/09/2006 - 8:17pm — godam641. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi KapitalismeKapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikankebebasan secara penuh kepada setiap orang untukmelaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksibaang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya.Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untukmemastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatanperekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidakikut campur dalam ekonomi.Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengaturnasibnya sendiri sesuai dengan kemampuannya. Semua orangbebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesar-besarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untukmemenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara.2. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi SosialismeSosialisme adalah suatu sistem perekonomian yang memberikankebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untukmelaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tanganpemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untukmengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenisperekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyakdikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lng,dan lain sebagainya.Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasardalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dankuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai haldalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruhmasyarakat.3. Sistem Perekonomian / Tata Ekonomi KomunismeKomunisme adalah suatu sistem perekonomian di mana peranpemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatanperekonomian. Setiap orang tidak diperbolehkan memilikikekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa ditentukan olehpemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yangbesar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->