Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MEIOSIS Spermatogenesis Dan Oogenesis NEW

MEIOSIS Spermatogenesis Dan Oogenesis NEW

Ratings: (0)|Views: 147 |Likes:
BIOKIMIA
BIOKIMIA

More info:

Published by: Pefi Firman Nurlailudin on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2013

pdf

text

original

 
Pefi Firman Nurlailudin (230110110030)
1
 
Proses Mitosis dan Meiosis Dalam Hal Spermatogenesis dan Oogenesis
MITOSIS
 
Mitosis adalah pembelahan sel yang terjadi pada organisme eukariot. Terjadi pada jaringansomatik. Dalam pembelahan mitosis ini, satu sel membelah menjadi dua sel yang sama persis.Terdiri atas pembelahan inti dan pembelahan sitoplasma, yang diawali dengan pembelahan inti,.
 
Tahapan dalam pembelahan mitosis, terjadi dalam empat fase, yaitu :Profase, Metafase, Anafase, dan telofase.
 
Terdapat perbedaan antara pembelahan mitosis pada hewan dan tumbuhan. Pada hewanterbentuk 
aster 
dan terbentuknya alur di ekuator pada membran sel pada saat telofase sehinggakedua sel anak menjadi terpisah. Pada mitosis terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan jaringan dan organ tubuh makhluk hidup.
 
Tujuan pembelahan mitosis adalah mewariskan semua sifat induk kepada kedua sel anaknya, pewarisan sifat induk kepada keturunannya terjadi secara bertahap sesuai dengan fase padamitosis.
MEIOSIS
 
Meiosis adalah pembelahan sel secara tak langsung (melalui fase-fase) dengan tujuanmengurangi jumlah kromosom sel induk dari 2n (diploid) menjadi n (haploid).Tahapan dalam meiosis terdiri atas dua bagian, yaitu :a.
 
Meiosis I, meliputi ; profase I, metafase I, anafase I, dan telofase I b.
 
Meiosis II, meliputi ; profase II, metafase II, anafase II, dan telofase II
GAMETOGENESIS
 
Gametogenesis adalah pembentukan gamet.
 
Spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma terjadi di dalam testis, tepatnya padatubulus seminiferus.
 
Oogenesis adalah proses pembentukan ovum di ovarium.
 
Spermatogenesis pada jantan dan Oogenesis pada betina, merupakan proses pembuatan gametyang disebut juga sebagai Gametogenesis.
PEMBELAHAN MITOSIS
Gambar 1. Proses Mitosis.
 
Pefi Firman Nurlailudin (230110110030)
2
 
 No Fase-fase Keterangan1 Profase
 
Sentrosom mulai berpisah.
 
Kromatin mulai menebal menjadi kromosom, terdiri atas dua kromatid bersaudara.
 
 Nukleolus menghilang
 
Terdapat benang spindel / gelendong
 
Terdapat aster 
“bintang” (susunan radial mikrotubulus – 
mikrotubulus yanglebih pendek dan menjulur dari sentrosom).2 Prometafase
 
Selaupt nukleus terfragmentasi.
 
Mikrotubulus yang menjulur dari masing-masing sentrosom kini dapatmemasuki wilayah nukleus.
 
Kromosom semakin terkondensasi
 
Mikrotubulus melekat pada kinetokor, menarik-narik kromosom maju-mundur.3 Metafase
 
Selaput nukleus sudah tidak ada.
 
Sentrosom berada di kutub berlawanan.
 
Kromosom berjajar di bidang ekuator atau di lempeng metafase.
 
Terdapat kinetokor 
 
Beberapa mikrotubulus melekat pada kinetokor (mikrotubulus kinetokor) danterdapat mikrotubulus non-kinetokor.4 Anafase
 
Masih terdapat benang spindel
 
Sentrosom berada di kutub berlawanan.
 
Kromatid bersaudara mulai berpisah.
 
Karena mikrotubulus non-kinetokor mulai memanjang dan mikrotubuluskinetokor memendek menyebabkan kromosom bersaudara menuju ke kutub berlawanan.
 
Pada akhir anafase, kedua ujung sel memiliki koleksi kromosom yang samadan lengkap.5 Telofase
 
Dua nukleus anakan terbentuk dalam sel.
 
Selaput nukleus muncul dari fragmen-fragmen selaput nukleus sel induk dan bagian-bagian lain dari sistem endomembran.
 
 Nukleus muncul kembali
 
Kromosom menjadi kurang terkondensasi.
PEMBELAHAN MEIOSIS
Gambar 2. Pembelahan Meiosis
 
Pefi Firman Nurlailudin (230110110030)
3
 
Pembelahan Meiosis I ; memisahkan kromosom homolog. No Fase-fase Keterangan1 Profase I
 
Kromosom mulai berkondensasi, dan homolog berpasangan di sepanjanglengannya, berjejer gen demi gen.
 
Pindah silang (pertukaran segmen molekul DNA yang sesuai antara kromatidnonsaudara) telah selesai saat homolog berada dalam sinapsis, tergabung eratoleh protein di sepanjang lengan.
 
Sinapsis berakhir di pertengahan profase, dan kromosom-kromosom setiap pasangan sedikit bergerak memisah.
 
Pergerakan sentrosom, pembentukan gelendong, dan kehancuran selaputnukleus terjadi seperti pada fase mitosis.
 
Pada akhir profase I, mikrotubulus dari salah satu kutub melekat ke keduakinetokor, struktur protein di sentromer kedua homolog. Pasangan homologkemudian bergerak ke lempeng metaphase.2 Metafase I
 
Pasangan kromosom homolog kini tersusun pada lempeng metaphase,dengan satu kromosom pada setiap pasang menghadap ke kutub yang berbeda.
 
Kedua kromatid dari satu homolog melekat ke mikrotubulus konetokor darisalah satu kutub. Kromatid homolog yang satu melekat ke mikrotubulus darikutub yang bersebrangan.3 Anafase I
 
Penguraian protein-protein yang menyebabkan kohesi kromatid saudara disepanjang lengan-lengan kromatid memungkinkan homolog-homologmemisah.
 
Kedua homolog bergerak ke kutub-kutub yang berlawana, dipandu olehapparatus gelondong.
 
Kohesi kromatid saudara masih bertahan di sentromer, menyebabkan keduakromatid bergerak sebagai satu kesatuan ke kutub yang sama.4 Telofase I
 
Pada awal telofase I, setiap paruh sel memiliki satu set haploid lengkap yangterdiri atas kromosom-kromosom tereplikasi. Setiap kromosom terdiri atasdua kromatid saudara. Salah satu atau atau kedua kromatid mengandung bagian DNA kromatid nonsaudara.Pembelahan Meiosis II ; memisahkan kromatid saudara. No Fase-fase Keterangan1 Profase II
 
Aparatus gelondong terbentuk 
 
Pada profase II akhir, kromosom, masing-masing terdiri atas dua kromatidyang tergabung di sentromer, bergerak kea rah lempeng metaphase II.2 Metafase II
 
Kromosom-kromosom berjejer di lempeng metaphase seperti pada mitosis.
 
Karena pindah silang pada meiosis I, dua kromatid saudara dari masing-masing kromosom tidak identik secara genetik.
 
Kinetokor kromatid saudara melekat ke mikrotubulus yang menjulur darikutub-kutub yang bersebrangan.3 Anafase II
 
Kromatid bisa terpisah karena penguraian protein-protei yangmenggabungkan kromatid-kromatid saudara di sentromer.4 Telofase II
 
 Nukleus terbentuk, kromosom mulai terurai.
 
Pembelahan meiosis satu sel induk menghasilkan empat sel anakan,masing-masing dengan satu set haploid kromosom (tak tereplikasi)
 
Masing-masing dari keempat sel anakan berbeda secara genetik dari sel-selanakan laid an juga dari sel induk.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->