Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 96 Full.pdf

Edisi 96 Full.pdf

Ratings: (0)|Views: 70 |Likes:
Published by Kensi

More info:

Published by: Kensi on Mar 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2013

pdf

text

original

 
EDISI 96, Februari-Maret 2013, Harga Rp. 6.000,-
Damongilala-SumendapBerpeluang Berkoalisi
Pemilihan Umum Kepala daerah(Pemilukada) Kabupaten MinahasaTenggara (Mitra) semakin dekat.Para calon Bupati maupun wakilBupati saat ini sedang giat giatnyamelobi partai untuk dijadikantempat berlayar menuju pelabuhanyang akan dituju para Bakal Calon(Balon) tersebut.
SMP Negeri 4Pananaru TamakoTerancam Ditutup
Minimnya jumlah murid yang tercacatdi SMP Negeri 4 Pananaru Kecamatan Tamako,membuat sekolah initerancam ditutup oleh pemerintah.
Layakkah Anggota DPRDKota KotamobaguDisebut Terhormat?
O P I N IR 0 A D 2 0 1 4
 
O P I N I
EDISI 96, FEBRUARI-MARET 2013
2
Layakkah Anggota DPRD KotaKotamobagu Disebut Terhormat?
 
MBEL
-embel "yang ter-hormat" nampaknyamerupakan keharusan yangharus diberikan dalamsetiap sambutan yangdiyakini sebagai bentukpenghargaan atas status seseorangyang menjabat sebagai wakil rakyatpada lembaga Dewan PerwakilanRakyat Daerah (DPRD).Pengakuan masyarakat ini membe-rikan pencitraan positif bahwa rasasegan masih melekat pada diri pribadianggota masyarakat khususnya didaerah Kota Kotamobagu entah karena jabatan politik yang di sandangnyaatau pun akibat tindak tanduk anggotaDPRD tersebut yang dalam penilaianmasyarakat di anggap "terhormat"terlepas dari pengaruh kewarasan.Kilas balik beberapa kasus hukumyang menimpa beberapa anggota DPRDbaik di tingkat provinsi Sulawesi Utaramaupun di tingkatan Kabupaten/Kotasebut saja kasus MBH Gate, kasusnarkoba dan asusila dari anak salahseorang pemimpin daerah yang ada diBolaang Mongondow dan yang terbaruadalah kasus narkoba dari oknumanggota DPRD Kabupaten BolaangMongondow Timur merupakan potretburam mentalitas anggota legislatifyang bobrok, sehingga seyogyanya tidakpantas diberikan predikat "yangterhormat" dan enaknya kita tendangberamai-ramai pantat anggota DPRDseperti ini. Dimana, mereka hanyasekedar menunjukkan bahwa otaknyatidak lebih seperti saluran sampah yangbukannya memperjuangkan kepentinganrakyat namun lebih asyik masyukdengan kegiatan barang-barangsampah.Terlepas dari fenomena hukumanggota DPRD tersebut, beberapa bulansilam tepatnya antara Juni - Desember2012, bersama teman-teman berinisiatifmenyampaikan salah satu rancanganPeraturan Daerah (Perda) ke DPRD KotaKotamobagu, dengan maksud untukmenjadi hak inisiatif lembaga legislatif.Atas masukan dari teman-teman,maka diputuskan bahwa rancangantersebut akan di sampaikan secaralangsung pada Ketua DPRD KotaKotamobagu Rustam Siahaan, SE.Diskusi pendek pun mewarnaipenyerahan dokumen rancanganperaturan daerah tersebut dengansegala argumentasi yang rasional. Punkami nyatakan jika masih mem-butuhkan penjelasan atas beberapa
E
Penerbit :
CV. Lentera Wangun Lestari
Pemimpin Umum:
Efraim Lengkong
Pemimpin Perusahaan:
Juliana CL Wongkai SE,
Advisor Hukum:
Dantje Katuuk,SH
Pemimpin Redaksi:
Efraim Lengkong
Redaktur Pelaksana:
Djamal Kerubim Sassoeng, SE,
Redaktur Eksekutif:
Melfin Osak,
Reporter:
Melfin, Yuni Koagouw
Layout
: Ryo Kindangen,
IT/Penata Bahasa:
Ketsy Moningkey
Minahasa-Tomohon:
Fredi Tumbo,
Minahasa Selatan:
Jeferson Karundeng,
Minahasa Tenggara:
Fredy Kawombon,
Nusa Utara:
Davit Saselah
Bolaang Mongondow Raya
,
Kepala Biro :
Jhon A. Waluyan,
Koresponden
: Arman Muno, Ade Muno, FerraKoho, Nurhamidin, Rommy M, Hendra S
Koresponden Jakarta
: Gideon Jahja,-
Bitung:
Ryo
, Minahasa Utara:
-
Alamat Redaksi:
Jln.Sea Satu Blok S No.7 Phone: 0431-832746, 0431- 3432864
E-mail:
tabloididentitas@yahoo.co.idNo Rekening Bank Sulut (0170211019380-8)-(001.02.11.059652-1
Redaksi juga menerima tulisan Opini dengan jumlah maximal 1100 karakter + foto dan dikirim langsung ke:
E-mail: tabloididentitas@yahoo.com
Wartawan Tabloid IDENTITAS dilengkapi tanda pengenal serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik,serta dilindungi Undang-undang Pers No. 40 tahun 1999.
SAPAAN anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kotamobagu (KK) yang terhormat baik di beberapa acara resmi pemerintahan maupun hajatan kecil di tengah masyarakat seperti khitanan atapun sekedar gunting rambut bukanlah hal asing yang kerap di dengar setiap saat.
klausul pasal yang ada dalam Ranperdadan siap memberikan penjelasan.“Jawaban dari beliau bahwa aspirasiini akan di serahkan pada komisi yangmembidangi masalah ini, dan akan dibahas pada banleg,mengutip perkat-aan Rustam.Waktu silih berganti dan tiada kabarseperti yang diharapkan, denganberlandas pada niat baik dan berke-simpulan "Oh mungkin masih sibukketua DPRD KK".Antara Bulan Oktober - Desember2012, atas berkat bantuan Anggota DPRRI Dra Yasti Soepredjo Mokoagowdengan bertempat dikediaman IbuWakil Walikota Kota Kotamobagu Ir. Hj.Tatong Bara digelar acara serupa yangdihadiri oleh beberapa anggota DPRDKota Kotamobagu, sebut saja Ir IshakSugeha, Rewi Daun, Sutomo Samad dansejumlah anggota masyarakat.Agenda pertemuan tersebut adalahmembicarakan pasal-pasal dalamRanperda yang kami usulkan, cukupmenarik antusias yang di tunjukkanoleh peserta yang hadir malam itu dandimintalah kami menyampaikan draftRanperda ke DPRD Kota Kotamobagumelalui Komisi II yang kebetulansekretarisnya adalah Ir. Ishak Sugeha.Tidak mau membuang-buang waktu,keesokan harinya draft yang di mintadiserahkan di ruang Komisi II kemudianditindaklanjuti dengan konfirmasipemberitahuan bahwa "draft telah ditaruh di meja beliau".Waktu pun berlalu namun sayangnyaseperti kejadian yang pertama, harapantersebut hanya sebuah pepesan kosong.Akhirnya suatu ketika bertemu dengansalah satu anggota DPRD KotaKotamobagu dengan sedikit guyon sayaceritakan kronologis peristiwapenyampaian Ranperda. Di akhir cerita,saya katakan ternyata anggota DPRD KKhanya ‘bajingan’ di koran, berkoarkesana-kemari sampai muncratkemana-mana tapi hasilnya nol besar.Hal itu diaminkan oleh merekabahwa sampai saat ini belum adasatupun Perda Kota Kotamobagu yangmerupakan produk hak inisiatif anggotaDPRD Kota Kotamobagu.Nah kalau begitu jangan mengakumenjadi corong rakyat kalau tidakmemiliki kemampuan memperjuangkankepentingan rakyat "tahu dirilah" apalagi di gadang-gadang pada setiap hajatdengan embel-embel "anggota DPRDKota Kotamobagu yang terhormat"rasanya tidak pantas.
(*)
EDITORIAL
Oleh: Ivan Mamonto (Ketua LPP-POT)
FENOMENA
diakhir penutupan pendaf-taran calon legislatif terlihat para pendaf-tar yang datang masih didominasi oleh or-ang-orang tua baik yang berlatar belakangBirokrat (pensiunan) maupun tokoh-tokohpolitik yang
notabenenya 
sudah pernah du-duk sebagai anggota legislator.Tak ketinggalan isteri, suami, anak bebe-rapa pejabat tak mau ketinggalan dalammemperebutkan kursi DPR RI, DPRD Provinsidan DPRD Kabupaten/Kota. Ada apa dibalikkeinginan mereka?. Banyak masyarakatpemilih bingung mempertimbangkan ma-na yang baik untuk dipilih menjadi calonWakil Rakyat yang dapat mengawal danmenjaga aspirasi rakyat. Diantara pengun- jung Warkop terjadi adu argumen ada yangmemilih para calon legislator yang sudahtua dengan dalih sudah berpengalaman,sedangkan ada yang memilih calon yangmasih muda dengan alasan lebih banyakterobosan yang baru.
Mana Yang Baik Untuk Dipilih, ‘Muda Atau Tua’
Disisi lain ada yang mengatakan,
‘laki so  jadi pejabat, bini le masi gila jabatan’ begitu jugsebaliknya, ‘bini so pejabat, laki nimau kala 
.Kesemuanya ini menggambarkan keego-isan, dengan kata lain tidak mau memberikesempatan kepada orang lain. Yang lebihparah lagi, hampir rata-rata usia merekasudah menjelang senja. Timbul pertanyaan‘Kapan yang muda diberikan kesempatanuntuk berkarya?’Menurut penelitian; otak manusia ter-nyata berkembang sampai orang memasukiusia paruh baya, akan tetapi seperti yangdiketahui para peneliti ada bagian otakmanusia (prefrontal cortex) yang masih te-rus berkembang sampai kita memasukiusia 30 sampai 40 tahun. Para penelitimengatakan bahwa ‘Bagian ini berfungsisaat mengambil keputusan dan berinte-raksi’. Semakin bertambahnya usia, sema-kin menurun daya ingat seseorang. Diluaritu banyak faktor-faktor yang membuatingatan seseorang menjadi kacau. Sepertikesibukan atau tekanan mental yang dapatmenyebabkan kelupaan.Wanita yang sudah Menopause menjadisalah satu faktor menurunnya daya ingat juga tidak sedikit wanita yang mengakumerasa lebih kacau pada saat dan menje-lang menopause. Ini diperkuat denganadanya penelitian yang dilakukan oleh pe-neliti dari University of Illinois, menemukanbahwa ada hubungan antara menopausedengan rendahnya kemampuan mengingat.Penelitian lain juga menunjukkan bahwa 40persen wanita mengaku menjadi lebihpelupa saat maupun menjelang menopause.Dengan kata lain, 'Usia' mempengaruhidaya ingat sehinga dapat dikatakan ‘Lupa’Berarti Otak Sudah Overload"Penyakit" lupa makin perlu diwaspadaisebab, seperti yang dilansir oleh The StraitsTimes (TST), edisi 9 Januari 1998, otakgenerasi tahun 50-an yang kini mulaimenginjak usia paruh baya, mengalamikemunduran.Mungkin anda bertanya-tanya, mengapaSeseorang menjadi mudah lupa dikaitkandengan bertambahnya usia dan seringdihubungkan dengan inefisiensi prosesmemori, seperti proses berpikir menjadilamban, kurang menggunakan strategi me-mori yang baik, kesulitan memusatkan per-hatian dan mengabaikan distraktor, mem-butuhkan waktu lebih lama untuk mem-pelajari sesuatu yang baru, dan lebih ba-nyak dibutuhkan isyarat untuk mengingatkembali informasi yang telah tersimpan.Mudah lupa akan semakin berat jika me-nyerang manula dan disebut sebagai age-associated memory impairment (AAMI). Terl-ebih bagi mereka yang sedang memasukigerbang umur 50-an.Pertanyaan siapakah yang baik dan layakuntuk dipilih menjadi wakil rakyat, 'mudaatau yang tua?.
(***)
 
P O L I T I K
EDISI 96, FEBRUARI-MARET 2013
3
Damongilala-Sumendap Berpeluang Berkoalisi
Ratahan-Pemilihan Umum Kepala daerah(Pemilukada) Kabupaten Minahasa Tenggara(Mitra) semakin dekat. Para calon Bupati maupunwakil Bupati saat ini sedang giat giatnya melobipartai untuk dijadikan tempat berlayar menujupelabuhan yang akan dituju para Bakal Calon(Balon) tersebut.Partai-partai saat ini seperti Partai Golkar,Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),Partai Demokrat serta partai lainnya sudah mulaimenentukan sikap. PDIP misalnya, yang saat inidiperebutkan bagi para Calon Bupati dan WakilBupati sempat menghebohkan Kabupaten Mitrasaat membuka pendaftaran balon bupati maupunwakil Bupati.Tak pelak, puluhan putra-putri yang
notabane 
putra asli Mitra datang mendaftar sebagai balonBupati Mitra periode 2013- 2018 mendatang.Akibat banyaknya balon yang mendaftar di PDIPMitra tersebut membuat petinggi partai yangberlambang
moncong putih 
sempat terjadi tarikmenarik soal siapa calon Bupati dan wakil bupatidari PDIP ini. Sebut saja James Sumendap SH, DrsJeremia Damongila, MSi, dan Maxi Rondonuwu,serta masih banyak lagi balon yang boleh dikataberpengaruh di daerah pemulihan tersebut.Akibat sulitnya menentukan calon yang akandiusung, berbagai kalangan dan simpatisan salahsatu calon sempat melakukan tindakan yang tidakmenyenangkan. Dengan beraninya merekamenurunkan baliho dan bendera milik salah satucalon yang mendaftar di partai tersebut. Sempatpula tersebar isu bahwa partai PDIP inimengalami perpecahan akibat tidakdiakomodirnya putra daerah yang menjadi calonmereka. Jeremia Damongilala (JaDi) ketika ditemuidi rumah dinasnya beberapa waktu lalumenyesalkan aksi pendukungnya yangmenurunkan bendera dan baliho salah satu calonbupati asal PDIP.Bagi saya ini belum berahir karena SK belumturun belum saya lihat. “Yang jelas SK DPP PDIPhingga saat ini belum ada. Jadi saya belum bisamemastikan siapa yang akan menjadi calon resmiyang akan diusung PDIP,ungkap Damongilalaseraya berharap agar pendukung dansimpatisannya dapat menahan diri.Sementara itu, salah satu pendukungDamongilala, Angly Pangou ketika ditemuimengatakan bahwa sejak awal, dirinya bersamapendukung Jeremia Damongilala telah bersepakatakan mendukung pak Damongilala. Alasannya,JaDi adalah putra daerah yang mampu membawaperubahan. Tetapi peluang tersebut tidakditanggapi oleh PDIP dengan mengangkat JamesSumendap (JS) sebagai calon Bupati Mitra.“Ini kabar yang kami dengar dari pengurus PDIPMitra,” ungkap Pangau. Bahkan dirinya bersamarekan rekannya yang dahulu mendukung PDIP
(JaDi,red)
kini telah bertekad akan mendukung TellyTjanggulung (T2).“Dari pada cuma wakil bupati
lebe bae toran
pilih
 jo p
ibu Telly Tjanggulung,”ungkap Pangau.Menanggapi akan isu tersebut, petinggi PDIPMitra dan Ketua Ranting PDIP angkat bicara. WakilSekretaris DPC PDIP Mitra Samuel Montolalu SHmengatakan bahwa hingga saat ini PDIP Mitramasih soliD dan tetap bersatu.“Saya terkejut dengan isu yang mengatakan bahwaada perpecahan di tubuh PDIP Mitra. Yang terjadihanyalah ulah segelintir orang yang bukan daripartai yang akan menghancurkan PDIP,”ucapnya.Montolalu pun menambahkan, koordinasidengan pimpinan partai baik kecamatan maupundesa terus dilakukan.”Bagi kami siapa pun yangsudah memperoleh SK dari DPP, itu yang kamidukung,”tegasnya.Senada dengan Montolalu, sejumlah pentolanDPC PDIP Mitra seperti, Yohan Untu, Yunus Timpaldan Sami Pongilatan menegaskan bahwa PAC danranting hingga saat ini tidak ada perpecahanbahkan koordinasi sesama pengurus sertasimpatisan PDIP tetap berjalan baik dan lancar.”Kami tetap solid dan akan berjuang untukkemenangan PDIP. Baik pada pemilihan bupati,legislatif maupun pada Pilpres mendatang,”ungkapUntu mewakili rekan rekannya seraya me-nambahkan hingga saat ini baik Sumendap danDamongilala tetap akur.Sementara itu berkembang kabar bahwa untukcalon Bupati dan Wakil Bupati dari PDIP adalahJames Sumendap sebagai calon Bupati dan DrsJeremia Damongilala, MSi sebagai calon WakilBupati .”Pak James saat ini calon bupati Mitra danpak Jeremia calon Wakil Bupati,” ungkap salahsatu kader PDIP Mitra yang namanya tidak mauidentitasnya dipublikasikan.
(fre)
Jeremia DamongilaJames Sumendap

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->