Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permainan Finger Painting.docx

Permainan Finger Painting.docx

Ratings: (0)|Views: 69|Likes:
Published by Muchammad Abdulloh

More info:

Published by: Muchammad Abdulloh on Mar 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/13/2013

pdf

text

original

 
Permainan Finger Painting. Pengertian Permainan Finger Painting.
 
Finger painting adalah teknik melukis dengan mengoleskan cat pada kertas basahdengan jari atau dengan telapak tangan (Salim,1991).
 
Sifat anak usia dini ketika melukis ingin cepat agar ide dan gagasan tidak kandas danmenghilang. Oleh karena itu, anak dengan nekat mengambil warna yang ada secaralangsung dari warna yang telah disediakan. Dengan jari-jarinya anak merasakan bahwaia dapat lebih cepat menyelesaikan lukisannya. Akhirnya, anak mencelupkan tangannyasendiri ke cat warna. Perilaku anak seperti ini adalah perilaku bermain, jadi denganmodel bermain, jari-jari anak tersebut lincah digerakkan ke media lukis.Teknik melukis langsung dengan cat pewarna tersebut dinamakan finger painting, yaitu
teknik melukis dengan jari tangan secara langsung tanpa menggunakan bantuan alat”
(Pamadi dan Sukardi, 2010 : 3.35). Jadi permainan finger painting adalah kegiatanmembuat gambar yang dilakukan dengan mengoleskan adonan warna (bubur warna)secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar.
Manfaat Media Finger Painting.
Dalam melakukan aktivitas melukis dengan jari, bukan hanya tangan saja yangbergerak tetapi seluruh tubuh. Hal ini sebagai cara untuk melatih keterampilanmotorik halus terutama bagi anak-anak. Terdapat beberapa manfaat yang bisadipelajari dari media fingerpaint ini di antaranya:
 
 
Finger painting sebagai alat membantu anak dan orang dewasa. Alat bantumedia ialah media untuk mengekspresikan emosi mereka.
 
 
Finger painting dapat membantu atau membuat anak dan remaja duduk diamdalam waktu lima menit atau lebih. Apabila anak telah melakukan kegiatanmelukis dengan menggunakan media fingerpaint maka tidak akan terlaluhiperaktif. Hal ini disebabkan ada sesuatu hubungan antara tindakan fisik darimenyentuh cat dengan sesuatu di dalam diri mereka.
 
 
Finger painting juga mempunyai kandungan sepiritual, seperti yoga. Selainmedia lukis, fingerpaint juga melatih kita untuk berkonsentrasi.
 
 
Finger painting mempunyai potensi untuk spiritual dan kesehatan psikologi.
“Aktivitas yang baik untuk meningkatkan kepercayan diri dan
dapat digunakansecara maksimal untuk pengekspresian
diri” (Downs, 2008).
 
Finger painting merupakan seni yang sudah lama ditinggalkan. Dahulu digunakan olehorang-orang Amerika Utara, Cina dan Eropa. Dan diperkenalkan lagi oleh Shaw padatahun 1931. Shaw menemukan teknik ini tanpa sengaja. Salah satu murid Shaw,Leonardo mendapatkan luka di tangannya dan Shaw memberikan sebotol obat danmengantar anak ke kamar mandi. Ketika Leonardo tidak kembali ke kelas, Shawmendatangi anak itu dan menemukan anak sedang bermain-main dengan obat. Iasedang melumuri dinding kamar mandi dengan obat tersebut. Shaw memilih melihatkekacauan itu sebagai suatu bentuk kreativitas.Dari temuan tersebut, Shaw dan murid-muridnya menghabiskan lima tahun melakukanpenelitian untuk menciptakan material cat yang aman untuk anak. Material yangbebas dari racun sehingga anak dapat menggunakannya dengan bebas.Teman sekerja Shaw, John Thomas Payne, seorang artis dan psikolog, mempelajarimetode dan filosofi Shaw dan meneruskannya ketika Shaw meninggal pada tahun1969. Point terpenting dari Shaw adalah gerakan. Dalam melakukan aktivitas ini, bukanhanya tangan saja yang bergerak tetapi seluruh tubuh.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->