Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian tumbuh kembang

Pengertian tumbuh kembang

Ratings: (0)|Views: 295|Likes:
.....
.....

More info:

Published by: Tri Arini Putri Marzaman on Mar 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/14/2013

pdf

text

original

 
Pengertian tumbuh kembang:
Pertumbuhan ialah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuranfisik dan struktur tubuh dalam arti sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjangsatuan berat.Perkembangan ialah bertambahnya kemampuan stuktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, jadi bersifatkualitatif yang pengukurannya jauh lebih sulit daripada pengukuran pertumbuhan.Perkembangan fisik yaitu kemampuan seorang anak melakukan kegiatan fisik seperti mengontrol kepala danbadan, membalikkan badan, duduk, merangkak dan berjalan, mengontrol gerakan jari-jari tangan, melihat danmendengar.
Prinsip-prinsip tumbuh kembang anak
Tumbuh kembang adalah proses yang kontinyuTumbuh kembang tergantung maturasi dan myelinisasi susunan saraf Pola perkembangan selalu sama, tetapi kecepatannya berbedaRefleks primitif akan hilang digantikan dengan gerak volunterArah perkembangan chepalo caudal, proksimodistalDiawali dengan gerak motorik kasar baru diikuti dengan gerakan motorik halusAktifitas general diganti dengan respon individu yang khas.
tumbuh kembang bayi dan balita
Dalam melakukan penilaian terhadap pertumbuhan anak, terdapat beberapa cara yang dapat digunakan untukmendeteksi tumbuh kembang anak, diantaranya dengan pengukuran antopometri, pemeriksaan fisik, pemeriksaanlaboratorium, dan pemeriksaan radiologi.1. Pengukuran AntropometriPengukuran antropometri ini meliputi pengukuran :1. Berat badan2. Tinggi badan/panjang badan3. Lingkar kepala4. Lingkar lengan atas.Dalam pengukuran antropometri terdapat dua cara dalam pengukuran :1. Berdasarkan Usia. Misalnya Berat badan berdasarkan usia.2. Tidakberdasarkan usia. Misalnya pengukuran berat badan berdasarkan tinggi badan.
Pengukuran Berat Badan
 
 
Pengukuran ini digunakan untuk menilai hasil peningkatan atau penurunan semua jaringan yang ada pada tubuhmisalnya tulang,otot, organ tubuh, dan cairan tubuh sehingga dapat diketahui status keadaan gizi atau tumbuhkembang anak. Selin itu berat badan juga dapat digunakan sebagai dasar perhitungan dosis dan makanan yangdiperlukan dalam tindakan pengobatan.Pada bayi sehat, kenaikan berat badan normal pada triwulan pertama adalah sekitar 700-1000 gra/bulan, padatriwulan II sekitar 500-600 gram/bulan, pada triwulan III sekitar 350-400 gram/bulan, dan pada triwulan IV sekitar250350 gram/bulan. Dari perkiraan tersebut dapat diketahui bahwa pada usia 6 bulan pertama berat badan akanbertambah sekitar 1 kg/bulan. Pada tahun kedua, kenaikannya adalah kurang lebih 0,25 kg/bulan. Pada tahapadolensia (remaja) akan terjadi penambahan berat badan secara cepat.Selain dengan perkiraan tersebut berat badan juga dapat diperkirakan dengan menggunakan pedoman dariBerhman (19992), yaitu :1. Berat badan lahir rata-rata : 3,25 kg2. Berat badab usia 3-12 bulan, menggunakan rumus :Umur (bulan) + 9 = n+ 92 23. Berat badan usia 1-6 tahun, menggunakan rumus :(umur (tahun) x 2) + 8 = 2n + 8Keterangan: n adalah usia anak.
Pengukuran Tinggi Badan
 Pengukuran ini digunakan untuk menilai status perbaikan gizi. Pengukuran ini dapat dilakukan dengan sangatmudah dalam menilai gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Seperti halnya berat badan, tinggi badan juga dapat diperkirakan dengan berdasarkan rumus Berhman (1992), yaitu :1. Perkiraan panjang lahir : 50 cm2. Perkiraan panjang badan usia 1 tahun = 1,5 x panjang badan lahir3. Perkiraan tinggi badan uia 2-12 tahu = (Umur x 6) + 77 = 6n + 77Keterangan: n adalah usia anak dalam tahun, bila usia lebih 6 bulan dibulatkan ke atas, bila 6 bulan atau kurang,dihilangkan.
Pengukuran Lingkar Kepala
 Pengukuran ini digunakan sebagai salah satu parameter untuk menilai pertumbuhan otak. Dengan penilaian ini,dapat dideteksi secara dini apabila terjadi pertumbuhan otak. Dengan penilaian ini dapat dideteksi dini apabilaterjadi pertumbuhanotakmengecilyang abnormal (mikrosefali) yang dapat mengakibatkan adanya retardasimentalatau pertumbuhan otak membesar yang abnormal (makrosefali)yamg dapat disebabkan oleh penyumbatan padaaliran cairan serebrospinalis.
Pengukuran Lingan Lengan Atas
 Penilaian inidigunakan untukmenilai jaringan lemakdan otot, namun penilaian ini tidak banyak berpengaruh padakeadaan jaringan tubuh apabila diobandingkan dengan berat badan.Penilaian ini juga dipakai untuk menilai statusgizi pada anak.
 
2. Pemeriksaan FisikPenilaian terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak dapat juga ditentukan dengan melakukan pemeriksaanfisik,meilhat bentuk tubuh,membandingkan bagian tubuh dan anggota gerak lainnya,menentukan jaringan ototdengan memeriksa lengan atas,bokong dan paha, menentukan jaringan lemak dengan cubitan tipis pada kulitbawah triseps dan subskapular, melakukan pemeriksaan pada triseps serta menentukan pemeriksaan rambut dangigi, perlu diperhatikan kapan tanggal dan erupsi gigi susu atau gigi permanen.3. Pemeriksaan LaboratoriumPemeriksaan ini dilakukan guna menilai keadaan pertumbuhan dan perkembangan anak yang berkaitan dengankeberadaan penyakit. Adapun pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain pemeriksaan hemoglobin,pemeriksaan serum protein, hormonal, dan pemeriksaan-pemeriksaan lain yang dapat menunjang pada penegakandiagnosis suatu penyakit ataupun evaluasinya.4. Pemeriksaan RadiologisPemeriksaan ini digunakan untuk menilai usia tumbuh kembang, seperti usia tulang apabila dicurigai adanyagangguan pertumbuhan.5. Penilaian Perkembangan Pada AnakUntuk penilaian perkembangan anak,hal yang dapat dilakukan pertama kali adalah melakukan wawancara tentangkemungkinan yang menyebabkan gangguan dalam perkembangan, tes skrining perkembangan anak denganDDST,Tes IQ dan tes psikologi ataupemeriksaan lainnya. Selain itu juga dapat dilakukan tes seperti evaluasi fungsipenglihatan, pendengaran, bicara, bahasa serta melakukan pemeriksaan fisik lainnya seperti pemeriksaanneurologis,metabolik, dan lain-lain.Denver Develpoment Screening Test (DDST)Pada awalnya tes ini dikenaldengan menggunakan istilah DDST, kemudian terjadirevisi dengan nama DDST-R dansaat ini menggunakan istilah DDST II yang sudah mengalami penyempurnaan dalampengukuran.Penilaian DDST ini menilai perkembangan anak dalam empat faktor diantaranya penilaian terhadap personal sosial,motorik halus, bahasa, bahasa, dan motorik kasar dengan persyaratan tes sbb :1. Lembar formulir DDST II2. Alat bantu atau peraga seperti benang wol merah, manik-manik, kubus berwarna merah, kuning, hijau, danbiru, permainan bola kecil, serta bola kertas dan pensil.Adapun cara pengukuran DDST dijabarkan sbb:1. Tentukan usia anak pada saat pemeriksaan2. Tarik garis pada lembar DDST II sesuai dengan usia yang telah ditentukan.3. Lakukan pengukuran pada anak tiap komponen dengan batasan garis yang ada mulai dari motorik kasar,bahasa, motorik halus, dan personal sosial.4. Tentukan hasil penilaian apakah normal, meragukan, atau abnormal sesuai yang ada pada formulir5. Setelah dilakukan tes, dilakukan penilaian, apakah Lulus (Passed = P), gagal tetapi belum melampaui batasumur (Fail = F), gagal karena sudah melampaui batas umur (Delay = D) ataukah anak tidak mendapatkankesempatan tugas atau anak menolak melakukan tugas (No opportunity = NO). Setelah itu dihitung pada masing-masing sector, berapa yang P, F, dan D, selanjutnya berdasarkan pedoman, hasil itu diklasifikasikan dalam:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->