Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SOAL ESAY-PLPG

SOAL ESAY-PLPG

Ratings: (0)|Views: 1,073|Likes:
Published by mashad090

More info:

Published by: mashad090 on Mar 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2013

pdf

text

original

 
SOAL ESAY/DAN URAIAN TERSTRUKTURSOAL UJIAN PROFESI KEGURUAN
1.
Jelaskan mengapa guru harus memiliki 4 kompetensi? 
  Agar tugas utama guru sebagai guru profesional dapat diwujudkan maka guru harusmemiliki 4 kompetensi yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensipedagogik dan kompetensi profesional sehingga perannya dalam mendidik,mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi pesertadidik dapat dilakukannya dengan baik.2.
Bagaimana strategi guru untuk meningkatkan profesionalismenya? 
 Strategi guru untuk meninggkatkan keprofesionalannya sebagaimana diamanatkanoleh
UU no. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas 
,
UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen 
serta
PP No. 19 tahun 2005 tentang SNP 
dimana guru dituntutuntuk mengembangkan keprofesiannya secara berkelanjutan melalui pendalamanpengetahuan, keterampilan, kompetensi sosial dan kepribadian yang mereka milikisesuai dengan tuntutan profesinya.3.
Bagaimana tanggapan anda terhadap UU Guru dan Dosen? 
 Menurut pendapat saya
UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen 
 merupakan payung hukum akan pentingnya kedudukkan guru sebagai sebuahprofesi yang terhormat dalam arti bahwa pekerjaan guru sebagai profesi tidak dapatdilakukan oleh sembarang orang tetapi hanya boleh dilakukan oleh orang-orangyang dipersiapkan melalui pendidikan dan pelatihan guru.4.
Mengapa guru dalam mengajar harus mempertimbangkan standar isi? 
 Bertolak dari tuntutan kompetensi profesional dalam
UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen 
yang mewajibkan
guru untuk menguasai materi, struktur,konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu,menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu serta mengembangkan materi pelajaran dengan kretif 
dan semua itutercakup dalam
standar isi dalam Permendiknas No. 22 tahun 2006 
yang didalamnya berisi:
 
kerangka dasar dan struktur kurikulum 
 
beban belajar dan 
 
kalender pendidikan 
5.
Bagaimana pandangan anda terhadap profesionalisme guru selama ini? 
Menurut pendapat saya, profesionalisme guru yang terjadi sampai saat ada kesanbahwa profesionalisme guru belum berjalan seperti yang diharapkan. Ini dapatdibuktikan dengan masih rendahnya penghargaan baik pemerintah maupunmasyarakat terhadap kedudukkan profesi seorang guru. Pemerintah terkesankurang sungguh-sungguh dalam mensejahterakan guru. Contoh walaupun banyakguru yang sudah tersertifikasi dalam pencairan dana kesejahteraannya masih seringterlambat dan berkesan dipersulit. Masyarakat masih banyak yang memandangprofesi guru dengan sebelah mata, berbeda pandangannya teerhadap profesi lain(contoh terhadap profesi dokter).
SOAL UJIAN PTK
1.
Apakah PTK? 
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) adalah
penelitian tindakan yang dilakukan guru di dalam kelas melalui rangkaian research tindakan secara siklik dalam memecahkan masalah yang terjadi di dalam kelas dengan tujuan untuk melakukan refleksi diri atau peerbaikkan terhadap proses pembelajaran yang dilakukan guru dikelas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
 
2.
Bagaimana kedudukan PTK dalam KTSP? 
 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada hakekatnya adalah bentukmemandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui pemberiankewenangan (otonomi) kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukanpengembangan kurikulum dalam mencapai peningkatan mutu pendidikan disekolah. Hubungan KTSP dengan PTK adalah PTK pada hakekatnya merupakanalat yang dilakukan oleh guru dalam memperbaiki mutu pelajaran di kelas danmeningkatakan kinerjanya dalam mencapai mutu pembelajaran di sekolah sehinggadapat kita simpulkan bahwa nafas KTSP dan PTK memiliki arah yang sama yaituperbaikkan mutu pendidikan di sekolah.3.
Apa beda PTK dengan penelitian biasa? 
Perbedaan PTK dan penelitian biasa adalah sbb:
Penelitian Biasa 
 
PTK 
 
Dilakukan oleh orang lainSampel harus representatif Instrumen harus valid dan reliabelMenuntut penggunaan analisis statistikMempersyaratkan hipotesisMengembangkan teoriDilakukan oleh guru/dosenKerepresentatifan sampel tidak diperhatikanInstrumen yang valid dan reliabel tidakdiperhatikanTidak diperlukan analisis statistik yang rumitTidak selalu menggunakan hipotesisMemperbaiki praktik pembelajaran secaralangsung4.
Bagaimana karakteristik PTK? 
PTK merupakan kegiatan memecahkan masalah pembelajaran dengandukungan ilmiah
PTK merupakan pengembangan profesi guru
PTK dimulai dari permasalahan yang sederhana, nyata, jelas dan tajam yangterjadi dalam pembelajaran di kelas
adanya kolaborasi antara praktisi (guru dan kepala sekolah) dengan peneliti
tidak untuk digeneralisasikan, tidak perlu populasi dan sampel5.
Apakah siklus dalam PTK? 
 Siklus dalam PTK adalah tahapan-tahapan penelitian mulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, pengamatan (observasi), refleksi dan kembalikeperencanaan berikutnya hingga tercapai suatu peningkatan hasil pembelajaran dikelas6.
Kapan peneliti akan pindah dari satu siklus ke siklus yang lain? 
 Peneliti akan pindah ke siklus berikutnya jika berdasarkan refleksi pada siklus yangpertama masih dirasakan perlunya peningkatan proses pembelajaran.7.
Bagaimana menganalisis PTK? 
 Analisis PTK dilakukan dari sejak awal penelitian dan mencakup setiap aspek.Kegiatan pencatatan melalui observasi atau pengamatan terhadap kegiatanpembelajaran di kelas peneliti dapat langsung menganalisis apa yang diamatinyaseperti iklim kelas, suasana belajar, cara guru mengajar dan interaksi pembelajaran.Guru peneliti perlu memahami teknik analisis dengan tepat agar hasil penelitian
 
tindakan yang dilakukan di kelas dapat memberikan manfaat dalam meningkatkankualitas pembelajaran secara tepat sesuai dengan kondisi kelas.8.
Bagaimana melaporkan PTK? 
Pelaporan PTK atau penyusunan laporan PTK dilakukan setelah peneliti merasapuas tentang tercapainya mutu pembelajaran di kelas dan pelaporannya mengikutisistem matika pelaporan penelitian pada umumnya yang secara garis beras di bagimenjadi tiga bagian yaitu bagian awal, isi dan bagian penutup.Bagian awal mencakup :
halaman judul
halaman pengesahan
abstrak
kata pengantar 
Daftar isi
Daftar tabel/lampiranBagian Isi:1. Bab I A. latar belakang masalahB. Rumusan masalahC. tujuan penelitianD. manfaat penelitian2. Bab II Kajian Pustaka3. Bab III Metode Penelitian4. Bab IV Hasil dan pembahasan5. Bab V Simpulan dan SaranPenutup
Lampiran
Daftar pustaka
SOAL UJIAN KARYA TULIS ILMIAH (KTI)
1. Mengapa guru harus paham dengan KTI?2. Bagaimana ciri KTI?3. Produk apa saja yang tergolong KTI?4. Bagaimana perbedaan struktur artikel hasil penelitian dan non penelitian (analisiskonsep)?5. Bagaimana menuliskan abstrak dalam artikel?6. Apa yang seharusnya ditulis dalam bagian pembahasan suatu artikel hasilpenelitian?
SOAL UJIAN PAIKEM
1. Apakah sebenarnya konsep PAIKEM itu?2. Mengapa harus menggunakan pendekatan PAIKEM?3. Mengapa konstruktivisme cocok untuk pendekatan PAIKEM?4. Bagaimanakah prosedur pengembangan RPP berbasis PAIKEM?5. Buatlah RPP berbasis PAIKEM?
SOAL PENDIDIKAN KARAKTER (SOFTSKILL)
1. Apakah yang dimaksud dengan pendidikan karakter?2. Mengapa pendidikan karakter perlu diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran?3. Bagaimana cara mengintegrasikan pendidikan karakter kepada para siswa?4. Bagaimana cara mengakses pendidikan karakter?5. Apa yang salah dalam sistem pendidikan kita, sehingga masih ditemukanperkelahian antar kelompok siswa, bahkan penodongan/pencurian yang dilakukanoleh para siswa.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->