Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konsep Radioaktivitas

Konsep Radioaktivitas

Ratings: (0)|Views: 267|Likes:
Published by dyahrf

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: dyahrf on Mar 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/05/2014

pdf

text

original

 
ssKonsep Radioaktivitas
 Radioaktivitas dan Zat Radioaktif?
Radioaktivitas didefinisikan sebagai peluruhan inti atom yang berlangsung secaraspontan, tidak terkontrol dan menghasilkan radiasi. Unsur yang memancarkan radiasiseperti ini dinamakan zat radioaktif.
 Anda telah mengetahui bahwa inti atom terdiri atas dua partikelyaitu proton (ditemukan oleh Rutherford, 1919) dan netron(dipopulerkan oleh James Chadwick, 1932). Proton adalah partikel bermuatan positif (qp = 1,602 x 10
-19
C, mp =1,007276487 sma) disebut juga inti atom hidrogen, sedangkannetron merupakan partikel tidak bermuatan dengan massa1,008664891 sma. Netron yang tidak terikat pada inti (netron bebas) bersifat tidak stabil dan waktu hidupnya tidak lama.Sekitar 12 menit sebuah netron bebas akan berubah menjadi proton dan satu partikel kecil yangdinamakan antineutrino.Dengan demikian dapat juga dikatakan bahwa aktivitas radiasi atau radioaktivitas merupakanaktivitas proton dan netron. Gambar 1 mengilustrasikan keadaan inti karbon yang memiliki jumlah proton 6 dan netron 6 pada inti atomnya. Jumlah netron dan proton pada Gambar 1 sama banyaknya sehingga inti bersifat stabil. Sebaliknya jika jumlah proton lebih besar dari jumlahnetron maka inti bersifat tidak stabil, ditunjukkan oleh Gambar 2. Inti atom yang tidak stabilinilah yang dapat melakukan aktivitas radiasi (melakukan peluruhan) hingga mencapai keadaanstabil.
Gaya Inti
 Di atas telah dibahas bahwa inti atom terdiri atas proton dan netron. Secara elektrostatis proton- ptoton dalam inti atom akan saling tolak dengangaya tolak menolak Coulomb (gayaelektrostatis) yang akan makin besar jika jarak dua buah proton makin dekat. Faktamenunjukkan bahwa proton-proton bersatu didalam inti atom pada jarak yang sangat dekat (sekitar 2x 10
-15
m ), di mana secara elektrostatis proton-proton tidak mungkin bersatu.Hal ini menimbulkan dua pertanyaan penting yaitu:
 Bagaimana proton-proton dapat saling berikatan di dalam inti atom? Bagaimana pula netronterikat dalam kumpulan tersebut? Berapakah besarnya energi yang mengikat partikel-partikel 
 
tersebut?
 Selain gaya elektrostatis antara partikel penyusun inti bekerja pula gaya Gravitasi, namun besarnya sangat kecil karena massa partikelnya juga sangat kecil. Sehingga dapat dipastikan bahwa gaya Gravitasi bukan faktor dominan dalam mengikat partikel-partikel inti. Untuk itu paraahli Fisika mengusulkan teori tentang Gaya Intiyaitu gaya tarik menarik antara partikel  penyusun inti dengan sifat-sifat:1.
 
Gaya inti tidak disebabkan oleh muatan partikel atau bukan merupakan gaya listrik.2.
 
Gaya harus sangat kuat atau harus jauh lebih besar daripada gaya elektrostatis3.
 
Gaya inti merupakan gaya dekat artinya gaya ini hanya bekerja jika kedua partikel dalaminti cukup dekat (berada pada jarak tertentu sekitar 10-15 m). Jika gaya inti bekerja jugasampai jarak yang jauh, maka seluruh partikel di jagad raya akan berkumpul menjadisatu, sesuatu yang belum pernah terjadi.4.
 
Gaya inti tidak bekerja pada jarak yang sangat dekat sekali, karena pada keadaan ini akan berubah menjadi gaya tolak. Jika gaya inti bekerja juga pada jarak yang sangat dekat,maka semua netron akan menjadi satu.5.
 
Gaya inti antara dua partikel tidak tergantung pada jenis partikelnya. Artinya gaya intiterjadi pada proton-proton, proton-netron, dan netron-netron.Ilustrasi yang paling mendekati untuk menggambarkan gaya inti adalah menggunakandua buah bola yang dihubungkan permanen sebuah pegas, seambar 3. Berdasarkan pemikiran jangkauan gaya inti sekitar 10
-15
m maka dapat diperkirakan energi diam partikel yang dipertukarkan adalah . Energi inilah yang dinamakanEnergi ikat inti.
Bagaimana zat radioktif terjadi?
 Di atas telah dijelaskan tentang gaya inti yang terjadi pada inti atom. Dengan demikian di dalaminti atom sekurang-kurangnya terdapat tiga gaya yang penting yaitu Gaya elektroststis, GayaGravitasi dan Gaya Inti. Karena nilai gaya gravitasi sangat kecil maka pengaruhnya relatif kecilsehingga dapat dikesampingkan.
 
Secara garis besar inti atom akan berada dalam dua keadaa dasar yaitu Keadaan Stabil danKeadaan Tidak Stabil yang ditentukan oleh komposisi partikel penyusun inti. Keadaan stabil dicapai apabila jumlah proton (Z) lebih sedikit atau sama banyak dengan jkumlah netron. Keadaanini memungkinkan gaya inti lebih besar dibandingkan dengan gaya elektrostatis. Keadaan tidak stabil dicapai apabila jumlah proton (Z) lebih besar dari jumlah netron (N). Hal ini akanmenyebabkan gaya elektrostatis jauh lebih besar di bandingkan dengan gaya inti. Mengapa gayaelektrostatis pada keadaan Z > N lebih besar? Karena gaya elektrostatis memiliki jangkauan yanglebih luas dibandingkan dengan gaya inti, sehingga dapat pada partikel proton yang berdekatandan berseberangan sekalipun. Inti atom seperti inilah yang akan melakukan aktivitas radiasisecara spontan sampai tercapai keadaan stabil. Keadaan inti dengan jumlah proton (Z) lebih besar dari jumlah netron (N) akan menghasilkan zat radioaktif. Gambar 4 berikut menunjukkankarakteristik gaya inti dan gaya elektroststis di dalam inti atom.Gambar : Gaya Inti terjadi pada partikelyang saling berdekatan sajaGambar :Gaya elektroststis terjadi pada partikelyang berdekatan dan berjauhan
Suatu zat (unsur) akan menjadi radioaktif jika memimilik inti atom yang tidak stabil. Suatuinti atom berada dalam keadaan tidak stabil jika jumlah proton jauh lebih besar dari jumlahnetron. Pada keadaan inilah gaya elektrostatis jauh lebih besar dari gaya inti sehingga ikatanatom-atom menjadi lemah dan inti berada dalam keadaan tidak stabil.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->