Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword or section
Like this
2Activity
P. 1
Teori Produktivitas Kerja

Teori Produktivitas Kerja

Ratings: (0)|Views: 195 |Likes:
Published by akmalraihan
Teori Produktivitas Kerja
Teori Produktivitas Kerja

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: akmalraihan on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/07/2014

pdf

text

original

 
 
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia mempunyai 2 (dua) aspek, yaitu aspek mutudan aspek jumlah. Mutu manusia sangat ditentukan oleh pengaruh lingkunganyang membina dan mengembangkannya, sikap hidup, tingkah laku,keterampilan dan kepandaian dibentuk oleh keadaan sekelilingnya dan usaha-usaha yang dilakukan kepadanya.Aspek manusia yang lain ialah yang berhubungan dengan jumlah.Makin besar jumlahnya makin besar kemampuannya untuk melakukansesuatu, lebih-lebih jika diorganisir dengan baik. Pengorganisasian yangkeliru akan dapat mengurangi nilai sumber daya tersebut, bahkan dapatmenimbulkan kekacauan yang membawa hasil negatif.Berkaitan dengan hal tersebut di atas, dapat dikemukakan di sinipendapat Sumitro Djojohadikusumo (Sumitro Djojohadikusumo, 1955, hal.136) bahwa peranan tenaga manusia dalam produksi dan pembangunanditentukan oleh jumlah dan mutu tenaga kerja yang tersedia untuk pelaksanaan berbagai usaha di lapangan-lapangan usaha yang bersangkutan.Pendapat yang lain (J. Simanjuntak, 1985, hal. 1) mengatakan bahwasumber daya manusia mengandung 2 (dua) aspek, yaitu:
 
 111. Aspek kwantitas, dalam arti jumlah penduduk yang mampu bekerja.2. Aspek kwalitas, dalam arti jasa kerja yang tersedia dan diberikan untuk produksi.Di samping faktor-faktor produksi lainnya seperti modal, tanah, mesindan bahan baku, maka peranan manusia sebagai salah satu faktor produksisangat menentukan perusahaan dalam beroperasi, sehingga berhasil baik. Halini dapat dilihat dari pendapat Ace Partadiredja (Ace Partadiredja, 1985, hal.228) berikut:Demikian pentingnya faktor produksi tenaga kerja ini sehingga adasuatu mazhab pemikiran ekonomi yang menyatakan bahwa hasilproduksi dapat dikembalikan pada faktor tenaga kerja ini. Jadi faktorproduksi modal tanah dan kewiraswastaan, dianggap pembantu saja.Sedangkan Harold T. Amrine, Hon A, Ritchey dan Oliver S. Hulloy(Harold T. Amrine, Hon A, Ritchey dan Oliver S. Hulloy, 1990) menyatakanbahwa sekalipun teknologi modern dan berbagai sistem telah dipergunakansecara luas, namun manusia tetap merupakan faktor yang paling penting didalam manufaktur modern.Begitu pentingnya peranan manusia dalam suatu organisasi, sehinggaperlu adanya suatu perhatian khusus dari pihak pimpinan/manajemen agarsumber daya manusia yang ada dalam perusahaan selalu dapat dikendalikandan dikoordinasi, sehingga tujuan-tujuan perusahaan dapat berhasil sesuaiyang direncanakan.
 
 12
B. Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
Dalam pembahasan sebelumnya telah diuraikan apa yang dimaksuddengan sumber daya manusia tersebut dan kiranya telah dapat dimengertibahwa manusia adalah sebagai subyek untuk tercapainya tujuan organisasi.Untuk merealisasikan tujuan organisasi tersebut diperlukan adanyakeseimbangan antara tuntutan dari organisasi dan tuntutan dari karyawan.Adapun yang dimaksud dengan tuntutan dari organisasi ialahmendapatkan karyawan yang dapat menjamin kelancaran proses kerja,sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam arti gangguanproduksi sedangkan yang berupa tuntutan karyawan yaitu perusahaan yangsempurna, baik mengenai karir, jaminan hidup maupun perlakuan yang layak atas hak-hak yang mereka terima sesuai dengan pengorbanannya kepadaorganisasi.Sesuai dengan uraian di atas, maka dalam masalah kepegawaianterdapat fungsi-fungsi pokok manajemen personalia, dan sebelum itu terlebihdahulu perlu memahami sedikit pengertian tentang manajemen. Padaumumnya manajemen dapat diartikan sebagai ilmu dan seni untuk mencapaitujuan melalui orang lain. Sedangkan Joseph L. Massie (Joseph L. Massie,1993, hal. 4) mengatakan bahwa Manajemen merupakan proses yangmengarahkan langkah-langkah kelompok manunggal menuju tujuan yangsama.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->