Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume 1 9

Resume 1 9

Ratings: (0)|Views: 90 |Likes:
Published by 'Anet Ag

More info:

Published by: 'Anet Ag on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2013

pdf

text

original

 
 RESUMEADMINISTRASI PEMERINTAH DAERAHMODUL 1-9PENDIDIKAN ILMU KEPEGAWAIANBADAN KEPEGAWAIAN NEGARA2012
 
MODUL 1
 
KONSEP DASAR PEMERINTAHAN DAERAH
 
KB 1 Sentralisasi, Dekosentrasi, Desentralisasi dan TugasPembantuan
 
A.
 
Sentralisasi
 
o
 
Dalam Negara Kesatuan kedaulatan yg melekat pada rakyat, bangsa danNKRI tidak akan terbagi diantara kesatuan2 pemerintahan, oleh R.Kranenburg disebut
“pouvoir constituent”
, kekuasaan untuk membentuk UUD/UU dan organisasinya sendiri.
 
o
 
Hubungan Pemda dengan Pempus adalah
dependent 
dan
sub-ordinat 
.
 
o
 
Pemda pada hakikatnya tidak punya kewenangan pemerintahan, tetapikewenangan tunggal ada di PemPus.
 
o
 
Hubungan kewenangan antara pusat dan daerah dalam sistem NKmelahirkan konsep sentralisasi dan desentralisasi.
 
o
 
Sentralisasi
: Pemusatan semua kewenangan pemerintahan (Politik danadministrasi) pada PemPus, yaitu di tangan Presiden dan para Menterinya.
 
o
 
Kewenangan pemerintahan ada 2 :
Politik 
(kewenangan membuatkebijakan),
administrasi
(kewenangan melaksanakan kebijakan).
 
B.
 
Dekosentrasi
 
o
 
 Dekosentrasi
: pelimpahan wewenang administrasi dari Pempus kepadapejabatnya yang berada pada wilayah Negara diluar kantor pusatnya.
 
o
 
Pejabat pempus a.l,: Gubernur Provinsi, Kepala Instansi vertikal didaerahsebagai wilayah kerjanya.
 
o
 
Rondinelli
(1983: 18) :
 Dekosentrasi
, penyerahan sejumlah kewenanganatau tanggung jawab administrasi kpd cabang departemen . badanpemerintah yg lebih rendah.
 
o
 
Harold F. Aldelfer
(1964: 176) :
 Dekosentrasi
semata
 – 
mata menyusununit administrasi / 
 field administration
.
 
o
 
Walfers
(1985: 3) :
 Dekosentrasi
, pelimpahan wewenang pada pejabat / kelompok pejabat yg diangkat Pempus dlm wil.administrasi.
 
o
 
Henry Maddick
:
 Dekosentrasi
, pelimpahan wewenang utk melepaskanfungsi2 tertentu kpd pejabat pusat yg berada diluar kantor pusatnya.
 
o
 
Dalam Dekosentrasi
,
yang dilimpahkan hanya kebijakan administrasi(implementasi kebijakan politik), sedangkan kebijakan politik tetap padaPempus.
 
 
C.
 
Desentralisasi
 
o
 
Berasal dari bahasa latin, yaitu
 De
artinya lepas dan
Centrum
artinyapusat.
 Decentrum
berarti melepas dari pusat.
 
o
 
 Desentralisasi
: penyerahan wewenang politik dan administrasi dari puncak hierarki organisasi (Pempus) kepada jenjang organisasi dibawahnya(Pemda).
 
o
 
 Henry Maddick (1963)
: Desentralisasi, penyerahan kekuasaan secara
 
hukum utk menangani bidang2 / fungsi2 tertentu kpd daerah otonom.
 
o
 
Rondinelli, Nellis, dan Chema : Desentralisasi merupakan penciptaan / penguatan, baik keuangan maupun hukum, pd unit2 pemerintahansubnasional yg penyelenggaraannya secara substansial berada diluar controllangsung Pempus.
 
o
 
UNDP
: Desentralisasi merujuk pd pemindahan kekuasaan pd suatu basisgeografi apakah dgn dekonsentrasi adm.pd satuan2 adm.lapangan / dgnevolusi politik pd satuan2 pemerintah local / badan2 khusus berdasarkanUU.
 
o
 
 J.H.A. Logeman
, Desentralisasi dibagi 2 : 1.Desentralisasi jabatan (ygdiserahkan hanya kewenangan adm.), 2.Desentralisasi ketatanegaraan/politik (pelimpahan kekuasaan perundangan dan pemerintahan), ada 2 : (
Teritorial
,utk mengatur dan mengurus RT sendiri) dan
Fungsiona,
utk mengatur danmengurus fungsi tertentul)
 
o
 
Bayu Surianingrat : Desentralisasi Jabatan (utk meningkatkan kelancaranpekerjaan), Desentralisasi Kenegaraan (utk mewujudkan asas demokrasi dlmpemerintahan).
 
o
 
 Rondinelli
: Desentralisasi mencakup penyerahan beban kerja dari kemen-pus kpd pejabat diwilayahnya
(Dekosentrasi)
, pelepasan funsi tertentu drPemPus utk membuat satuan pemerintahan yg tdk dikontrol scrlgsg
(devolusi)
, pelimpahan pd lembaga semi otonom
(delegasi)
, pelimpahanfungsi pemerintahan tertentu pd lembaga non-pemerintah
(privatisasi)
.
 
o
 
Perbedaan Dekosentrasi dan Desentralisasi :
 
Desentralisasi
 
Dekosentrasi
 
1
 
Menciptakan daerah otonom
 
1
 
Menciptakan perangkat pusat diwilayah
 
2
 
Memiliki batas2 wil.yuridiksiDO
 
2
 
Hal yg ada adlh bataswil.kerja/jabatan/adm.
 
3
 
Penyerahan wewenangpemerintahan di bidang politik dan adm.
 
3
 
Pelimpahan wewenang hanyabid.adm.
 
4
 
Hal yg diserahi wewenang 4
 
Hal yg diberi limpahan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->