2
kerjasama dengan maksud untuk mempermudah tercapainya tujuantersebut.Pada masa peradaban Mesopotamia dan Mesir Kuno. Sekitartahun 1200 SM, sudah ada tanda-tanda adanya pengetahuan dan modelyang menggunakan tenaga manusia yang terorganisir, disamping sudahada pula peralatan-peralatan yang menunjang dalam menjalankan suatuusaha meskipun sifatnya masih tradisional.Dengan keadaan tersebut di atas menunjukkan bahwa praktek-praktek manajemen pada saat itu sudah ada, walaupun masih sederhanadan prosesnya pun belum dapat dikatakan ilmiah, karena belummenggunakan metode-metode ilmiah.Pada pertengahan abad XVIII dengan adanya
“revolusi industri”
bangsa Eropa mulai menggunakan metode-metode manajemen yangsistematis. Walaupun laju perkembangan daripada manajemen pada saatitu masih lambat.Manajemen yang sifatnya
“konvensional”
, yaitu setiap tindakanyang selalu berdasarkan pertimbangan terhadap
“tradisi”
yang ada, padasaat itu sudah ditinggalkan dan yang mereka gunakan adalah manajemen
“sistematis”
. Di dalam manajemen sistematis itu seorang manager dalammemecahkan permasalahan disamping memperhitungkan tradisi, jugamempertimbangkan pengalaman-pengalamannya serta pengalaman-pengalaman orang lain yang berhasil dengan baik.