agustianto.niriah.com
Tapi menurut Wahbah al-Zuhaili, hal tersebut tidak termasukdzari\u2019ah, tetapi
muqaddimah (pendahuluan) dari suatu pekerjaan. Jika hendak melakukan suatu perbuatan yang
hukumnya wajib, maka berbagai upaya dalam rangka melaksanakan kewajiban tersebut
hukumnya wajib. Begitu pula dengan sesuatu yang haram.
Terhadap hokum muqaddimah tersebut para ulama sepakat menerimanya, tetapi tidak
sepakat untuk hal tersebut dikategorikandzari\u2019ah. Ulama malikiyyah dan Hanabilah
memasukkannya sebagai fath dzari\u2019ah. Ulama hanafiyyah dan Syafi\u2019iyyah serta sebagian
Malikiyyah menyebutnya sebagi hukummuqaddimah, bukan termasuk dzari\u2019ah. Namun mereka
sepakat untuk menjadikannya sebagaihu jjah dalam menetapkan hukum.
10.6 \u2018Urf
A. Pengertian \u2018urf
Secara etimologi,urf berarti baik, kebiasaan dan sesuatu yang dikenal. Adat dan\u2018Urf
adalah dua kata yang sinonim (mutaradif) Namun bila digali asal katanya, keduanya berbeda.
\u2018adat berasal dari kata\u2018ada-ya\u2019udu artinya perulangan (berulang-ulang), \u2018urf berasal dari\u2018arafa \u2013
ya\u2019rifu, sering diartikan dengan \u201csesuatu yang dikenal\u201d (dan diakui orang banyak)
Tidak ada perbedaan yang prinsip antara adat dan\u2018urf, karena pengertian keduanya
sama, yaitu perbuatan yang telah berulang-ulang dilakukan sehingga menjadi dikenal dan diakui
orang banyak. Jadi meskipun asal kata keduanya berbeda,namun perbedaannya tidak
berarti.(Amir Syarifuddin,II, hlm.364). Oleh karena kedua kata itu sama, maka 5 kaedah utama
menggunakan kata \u2018adat, bukan \u2018urf
\u2018Urf adalah suatu keadaan, ucapan, perbuatan, atau ketentuan yang sudah dikenal
manusia dan telah menjadi tradisi dalam masyarakat. Di kalangan masyarakat sering disebut
sebagai adat.
B. Perbedaan adat dengan \u2018urf
Namun ada yang membedakan makna keduanya. Adat memiliki cakupan makna yang
lebih luas. Adat dilakukan secara berulang-ulang tanpa melihat apakah adat itu baik atau buruk
Adat mencakup kebiasaan pribadi, seperti kebiasaan seorang dalam tidur jam sekian, makan dan
mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Adat juga muncul dari sebab alami, seperti cepatnya
anak menjadi baligh di daerah tropis, cepatnya tanaman berbuah di daerah tropis. Adat juga bisa
muncul dari hawa nafsu dan kerusakan akhlak, seperti suap, pungli dan korupsi. \u201cKorupsi telah
membudaya, terjadi berulang-ulang dan dimana-mana\u201d.
Sedangkan \u2018urf tidak terjadi pada individu. \u2018Urf merupakan kebiasaan orang banyak
\ufede\ufecc\ufed3 \u0648\u0623 \u0644\ufeee\ufed7 \ufef2\ufed3 \u0645\ufeee\ufed7 \u0631\ufeee\ufeec\ufee4\ufe9f \u0629\u062f\ufe8e\ufecb
Kebiasaan mayoritas suatu kaum dalam perkataan atau perbuatan. A.Aziz Khayyath, Nazhayyah
al-\u2019Urf, Amman, Maktabah Al-Aqsha, hlm 24
Mustafa Ahmad Zarqa (Yordania), \u2018urf bagian dari \u2018adat, karena adat lebih umum dari
\u2018urf. Suatu \u2018urf harus berlaku pada kebanyakan orang di daerah tertentu bukan pada pribadi atau
3
Leave a Comment