agustianto.niriah.com
3.2 Hakim3.2.1 Pengertian Hakim A. Pengertian Hakim Secara Etimologi
Secara etimologi Hakim mempunyai 2 pengertian:a. Pembuat Hukum, Yang menetapkan Hukum, Yang memunculkan hukum, Yang menjadisumber hukum, Yang menerbitkan hukumb. Yang menemukan, menjelaskan, memperkenalkan dan menyingkapkan hukum
B. Pengertian Hakim Secara Terminologi
Pengertian hakim secara terminology adalah sebagai berikut:a.
Hakim merupakan persoalan mendasar dan penting dalam ushul fiqh, karena berkaitandengan, “Siapa pembuat hukum sebenarnya dalam syariat Islam”, “Siapa memberikanpahala dan dosa”.b.
Semua Hukum tersebut bersumber dari Allah swt, melalui Nabi saw, maupun ijtihad paramujtahid yang didasarkan pada metode istimbath, seperti qiyas, ijma’, dan metode istimbathlainnya. Kaedah Ushul .
ﷲ
ﻻا
ﻢﻜﺣ
ﻻ
(Tidak ada hukum kecuali bersumber dari Allah)
c.
Hakim adalah Allah, Dialah Pembuat hukum dan satu-satunya sumber hukum yang dititahkankepada seluruh mukallaf, baik berkaitan dengan hukum taklify (wajib, sunnah, haram,makruh, mubah), maupun hukum wadh’iy (
sabab, syarat, mani’, sah, batal/fasid, azimah danrukhshah)
3.2.2 Dalil Hakim
Dalil-dalil yang menyatakan hanya Allah SWTPembuat Hukum:a. Al-An’am, (6) ayat 57“Menetapkan hukum itu hanya Allah. Dialah yang menjelaskan kebenaran dan Dia Pemberikeputusan yang paling baik”b. Al-Maidah, (5) ayat 49“Dan Hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkanAllah dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka”
2
Leave a Comment
asslm,.,. kang,, mksih bgt,, smua yg akng bwt udh ngbntu sya..