• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
Download
 
 agustianto.niriah.com
BAB 5HUKUM TAKLIFI5.1 Pengertian Hukum Taklifi
Hukum
taklifi
adalah firman Allah yang menuntut manusia untuk melakukan ataumeninggalkan sesuatu atau memilih antara berbuat dan meninggalkannya.
Gambar 5.1 Skema Hukum Taklifi
Gambar di atas menunjukkan bahwaberdasarkan firman Allah SWT manusia dituntutuntuk melakukan atau meninggalkan sesuatu atau memilih antara berbuat dan meninggalkan.Tuntutan untuk melakukan disebut juga perintah yang hukumnya wajib dan sunnah, tuntutanuntuk meninggalkan disebut juga larangan yang hukumnya haram dan makruh, sedangkanpilihan untuk berbuat atau meninggalkan adalah mubah hukumnya.Hal tersebut dapat dilihat sebagaimana firman Allah sebagai berikut:a.
 
Firman Allah yang bersifat menuntut untuk melakukan perbuatan:
ةﻼﺼﻟااﻮﻤﻴﻗأو
 
Artinya:Dan dirikanlah shalat,(QS. An nur: 56)
Kewajiban
dalam ayat tersebut berkaitan dengan perbuatan mukallaf, yaitu kewajibanmendirikan shalat
1
 
 agustianto.niriah.com
b.
 
Firman Allah yang bersifat menuntut meninggalkan perbuatan:
ﷲاﻮﻘﺗا
 
اﻮﻨﻣأ
 
ﻦﻳﺬﻟا
 
ﺎﻬﻳﺄﻳﻦﻴﻨﻣﺆﻣ
 
ﻢﺘﻨآ
 
نا
 
ﺎﺑﺮﻟا
 
ﻦﻣ
 
ﻰﻘﺑ
 
ﺎﻣ
 
اورذو
 
Pada ayat tsb ada larangan mengambil riba. Larangan ini terkait dengan perbutan
mukallaf 
c.
 
Firman Allah yang bersifat memilih:
ﻩﻮﺒﺘآﺎﻓ
 
ﻰﻤﺴﻣ
 
ﻞﺟأ
 
ﻰﻟا
 
ﻦﻳﺪﺑ
 
ﻢﺘﻨﻳاﺪﺗ
 
اذا
 
اﻮﻨﻣأ
 
ﻦﻳﺬﻟا
 
ﺎﻬﻳﺄﻳ
 Artinya:Hai orang-orang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktuyang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.Dalam ayat tsb ada tuntutan (anjuran) yang berkaitan dengan perbuatan
mukallaf 
, yaitumencatat utang-piutang (kredit)Contoh Mubah:
 ﻓ
 
ةﻼﺼﻟا
 
ﺖﻴﻀﻗ
 
اذﺎﻓضرﻷا
 
ﻲﻓ
 
اوﺮﺸﺘﻧﺎ
 
Artinya:
 Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilahrezeki Allah (Al-Jum’ah :11)
 Ayat ini mengandung kebolehan mencari rezeki setelah melaksanakan shalat, kebolehanmencari rezeki ini terkait dengan perbuatan
mukallaf 
, yaitu ibahah.
2
 
 agustianto.niriah.com
5.2 Pembagian Hukum TaklifiGambar 5.2 Pembagian HukumTaklifi5.2.1
 
Pembagian hukum taklifi menurut jumhur ulama ushul fiqh (
mutakallimin 
)
Pembagian hukum taklifi menurut jumhur ulama
ushul fiqh
(
mutakallimin
) adalah sebagaiberikut:1)
 
IjabYaitu tuntutan syari’ untuk melaksanakan suatu perbuatan dan tidak boleh ditinggalkan.Orang yang meninggalkannya dikenai hukuman/sanksi. Yang dituntut untuk dikerjakan itudisebut wajib, sedangkan akibat dari tuntutan itu disebut
wujub.
Misalnya, dalam surat Al-Baqarah: 43, Allah swt, berfirman:Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat2)
 
NadbYaitu tuntutan untuk melaksanakan suatu perbuatan yang tidak bersifat memaksa, melainkansebagai anjuran, sehingga seseorang tidak dilarang untuk meninggalkannya. Orang yangmeninggalkannya tidak dikenai hukuman. Yang dituntut untuk dikerjakan itu disebut
mandub
,sedangkan akibat dari tuntutan itu disebut
nadb.
 Misalnya, dalam surat Al-Baqarah: 282, Allah SWT, berfirman:
ﻩﻮﺒﺘآﺎﻓ
 
ﻰﻤﺴﻣ
 
ﻞﺟأ
 
ﻰﻟا
 
ﻦﻳﺪﺑ
 
ﻢﺘﻨﻳاﺪﺗ
 
اذا
 
اﻮﻨﻣأ
 
ﻦﻳﺬﻟا
 
ﺎﻬﻳﺄﻳ
 Artinya:Hai orang-orang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktuyang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...