Topik 1. Pendahuluan Pengantar Kuliah - dkk
1.Tinjauan Historis Pembangunan Irigasi di Indonesia Mewujudkan kembaliIrigasi Masyarakat, Effendi Pasandaran dan Suparmono. Rabu 12 Desember2001, Kanpus Departemen Pertanian. Ditjen. Bina Sarana Pertanian Deptandengan Masyarakat Peduli Air.
Pembangunan irigasi di Hindia Belanda dimulai dengan adanya kelaparan karena gagal panen tahun 1848/49 sekitar 200.000 orang meninggal dunia di Demak (Van der Giessen, 1946), sehingga pada tahun 1859 dibangun bendung Glapan di S. Tuntangmengairi 12.000 ha.Awal abad ke 20 lahir “politik etis” yang intinya untuk meningkatkan kesejahteraanmasyarakat pribumi diprogramkan 3 hal yakni:
(1) IRIGASI, (2) EDUKASI dan (3)TRANSMIGRASI.
Tahun 1885 dibentuk Departemen BOW
(Burgerlijke Openbare Werker)
cikal bakalDepartemen Pekerjaan UmumTahun 1905 dibentuk
Departement van Landbouw,
cikal bakal Departemen Pertanian.Selain irigasi yang dibangun pemerintah pada tahun 1914, sudah ada sawah beririgasiyang dibangun masyarakat seluas 2/3 dari total sawah beririgasi.
Periode tahunAreal irigasi yang selesaidibangun (ha)Laju pembangunan(ha/tahun)1880 – 1910225.0007.5001910 – 1930375.00018.7501930 – 1940470.00047.0001945Kemerdekaan RIS/d 1960Irigasi terlantar Pelita I 1969-1974Rehabilitasi irigasi, perluasan irigasi skala besar dan kecil
Tabel. Lahan Irigasi di Jawa (ha) dari tahun 1914 – 1925
Jenis Irigasi191419181925Irigasi permanen578.524548.0001.040.000Irigasi dalam fasekonstruksi187.237300.000183.000Irigasi dalam fase persiapan470.641471.000505.000Sawah beririgasi1.518.0991.400.0002.840.000Irigasi masyarakat939.575852.0001.800.000Sumber: Handbook of the Netherlands East Indies, 1916, 1920, 1930.
Apakah benar pembangunan irigasi besar-besaran di Jaman Belanda telah meningkatkankesejahteraan masyarakat seperti tujuan semula politik etis? Ada dua pendapat:(a)Meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena adanya peningkatan produksi padi/palawija, perbaikan fasilitas transport, air minum, air mandidan untuk ternak (b)Tidak ada peningkatan hasil padi, yang jelas penduduk meningkat tajam,tahun 1880 penduduk Jawa 19,5 juta dan pada tahun 1930 menjadi 41,7 juta jiwa (0,44 juta/tahun atau 2,28%).
Teknik Irigasi dan Drainase
2