Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
113Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Efisiensi Irigasi Dan Pengukuran Debit

Efisiensi Irigasi Dan Pengukuran Debit

Ratings:

3.5

(4)
|Views: 4,717 |Likes:
Published by galante gorky
Pengoptimalan Sarana irigasi dan debit air
Pengoptimalan Sarana irigasi dan debit air

More info:

Published by: galante gorky on Mar 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/11/2013

pdf

text

original

 
Topik 4. Efisiensi irigasi dan pengukuran debit
Topik 4. Efisiensi irigasi dan pengukuran debit
Pendahuluan
Tujuan instruksional khusus: mahasiswa memahami tentang: (a) konsep efisiensiirigasi; (b) cara perhitungan dan beberapa data efisiensi irigasi , (b) pengukuran debit,(c) usaha peningkatan efisiensi irigasi
Bahan Ajar 1.Efisiensi Irigasi
Secara kuantitatif efisiensi irigasi suatu jaringan irigasi sangat kurang diketahui danmerupakan parameter yang sukar diukur. Akan tetapi sangat penting dan umumnyadiasumsikan untuk menambah 40% sampai 100% terhadap keperluan air irigasi di bendung. Kehilangan air irigasi pada tanaman padi berhubungan dengan : (a)kehilangan air di saluran primer, sekunder dan tersier melalui rembesan, evaporasi, pengambilan air tanpa ijin dan lain-lain, (b) kehilangan akibat pengoperasiantermasuk pemberian air yang berlebihan.
Definisi efisiensi irigasi
Efisiensi penyaluran
(conveyance efficiency),
e (c) adalah efisiensi di saluran utamayakni primer dan sekunder dari bendung sampai ke sadap tersier, dan dapat dihitungdengan;
)()()(
hwce
=
/1.1/; dimana V(d) : volume air di sadap tersier, V(hw): volume air di bendung. Tergantung pada panjang saluran primer dan sekunder, efisiensi penyaluran dapat dipecah ke dalam: (a) efisiensi penyaluran di saluran primer e (cp)dan (b) efisiensi penyaluran di saluran sekunder e (cs).Untuk mendapatkan gambaran efisiensi irigasi secara menyeluruh, diperlukangambaran menyeluruh dari suatu jaringan irigasi dan drainase mulai dari bendung;saluran primer, sekunder, tersier, dan kwarter; petak tersier dan jaringanirigasi/drainase dalam petak tersier; jaringan jalan seperti pada Gambar 1.7, 1.8, dan1.6.Efisiensi distribusi e (d) adalah efisiensi distribusi di tersier sampai ke inlet di setiap jalur petakan sawah, dan dapat dihitung dengan;
)()()(
 f  e
=
/1.2/; dimana V(f): volume air yang sampai di petakan sawahEfisiensi pemakaian air 
(application efficiency)
di sawah e (f) adalah perbandinganantara jumlah air yang sebenarnya diperlukan tanaman untuk evapotranspirasi (Vcrop) dengan jumlah air yang sampai ke suatu inlet jalur.
)()()(
 f  crop f  e
=
.../1.3/
Teknik Irigasi dan Drainase
1
 
Topik 4. Efisiensi irigasi dan pengukuran debit
Selanjutnya efisiensi di petak (unit) tersier e (u) digunakan sebagai gabungan efisiensidistribusi dengan efisiensi pemakaian air. Dengan kata lain ini adalah efisiensi penggunaan air sebelah hilir pintu sadap tersier dimana air dikelola oleh P3A.
1
)()( )()()(
f  ee cropue
×==
.../1.4/
Gambar 1.7. Suatu tipikal tata-letak jaringan irigasi padi sawah
Ahirnya efisiensi suatu daerah irigasi (proyek), e (s) digunakan sebagai gabungan dariseluruh sistim irigasi dan proses pemakaian air.
1
P3A: Perkumpulan Petani Pemakai Air, di Jawa Barat disebut dengan Mitra Cai
Teknik Irigasi dan Drainase
2
 
Topik 4. Efisiensi irigasi dan pengukuran debit
)()()( )()()(
f  eece hwcrop se
××==
.../1.5/
Gambar 1.8. Suatu tipikal tata-letak jaringan irigasi di petak tersier 
Pada penelitian tingkat usahatani seringkali dianalisis besarnya Efisiensi Manfaat
(water use efficiency)
air yakni perbandingan antara kg hasil per m
3
air yangdikonsumsi. Hasil dapat dinyatakan dalam kg GKP, GKG atau kg beras. Hasil penelitian efisiensi manfaat air di IRRI pada musim kemarau tahun 1968 pada berbagai jenis perlakuan genangan air dapat dilihat pada Tabel 1.6. Efisiensi manfaatair maksimum sebesar 1,39 kg GKP/m
3
air didapatkan pada perlakuan jenuh kontinyuatau macak-macak, walaupun total produksinya (9 ton GKP/ha) masih lebih rendahdaripada perlakuan genangan 7,5 cm kontinyu (9,7 ton GKP/ha).
Teknik Irigasi dan Drainase
3

Activity (113)

You've already reviewed this. Edit your review.
poetraara added this note
Important for Irigation Engineering
poetraara liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Eza Rio liked this
Weedya Nastiti liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->