Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Alat Dan Bahan Kimia Dalam Lab IPA

Alat Dan Bahan Kimia Dalam Lab IPA

Ratings: (0)|Views: 3 |Likes:
Published by cuexinezz

More info:

Published by: cuexinezz on Mar 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/21/2013

pdf

text

original

 
Makalah ini disampaikan pada Pelatihan Penggunaan Alat LaboratoriumIPA Tanggal 21-22 Februari 2009 di SMP N 3 GampingSleman Yogyakarta
 
ALAT DAN BAHAN KIMIA DALAM LABORATORIUM IPA
Purwanti Widhy H, M.Pd
Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNY Email:
 dhe_weedhy@yahoo.com 
A.
 
PENDAHULUAN
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentangalam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuanyang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi jugamerupakan suatu proses penemuan. Pembelajaran IPA diharapkan dapat menjadiwahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, sertaprospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsunguntuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitarsecara ilmiah. Di tingkat SMP/MTs diharapkan ada penekanan pembelajaranSalingtemas (Sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat) secara terpadu yangdiarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karyamelalui penerapan konsep IPA dan kompetensi bekerja ilmiah misalnya denganmenggunakan metode eksperimen dan demonstrasi, sehingga pelaksanaanpembelajaran IPA sangat memerlukan laboratorium.Belajar IPA akan menghasilkan produk IPA itu sendiri, cara berpikir ilmiah,dan sikap ilmiah. Ketiga hal tersebut dipelajari melalui kerja ilmiah yang dilakukanmelalui kegiatan eksperimen di laboratorium. Untuk keperluan ini harus tersediasarana dan prasarana laboratorium serta sistem pengelolaannya. Selama kurun waktu10 tahun, dari 1975 s.d. 1984 semua SMP Negeri mendapat pembagian laboratoriumbeserta alat dan bahan praktik untuk keperluan eksperimen dan demonstrasi. Untukmenjalankan kegiatan laboratorium diperlukan sistem pengelolaan dan tenagapengelola yang professional. Masalahnya adalah saat ini banyak sekolah/madrasahbelum memiliki laboratorium, selain juga keterbatasan pengelola laboratorium padamasing-masing sekolah, karena biasanya pengelola Laboratorium adalah guru IPAyang bersangkutan, sehingga guru IPA harus mengetahui seluk beluk tentanglaboratorium IPA . Selain itu guru IPA dan pengelola laboratorium juga harusmengetahui tentang alat dan bahan yang akan digunakan dalam laboratorium IPA baikyang berkaitan dengan biologi, fisika maupun kimia. Pada kenyataannya informasi
 
Makalah ini disampaikan pada Pelatihan Penggunaan Alat LaboratoriumIPA Tanggal 21-22 Februari 2009 di SMP N 3 GampingSleman Yogyakarta
 yang masih kurang bagi pengelola laboratorium dan guru IPA SMP/MTs adalahtentang alat dan bahan yang diperlukan dalam eksperimen kimia baik penggunaannyamaupun penyimpanannya serta untuk keselamatan dalam alat dan bahan kimiatersebut. Berdasarkan
 
permasalahan di lapangan diperlukan pelatihan tentang Alat danBahan Kimia dalam Laboratorium IPA. Hal ini untuk memudahkan guru dalammengelola Laboratorium IPA dan membelajarkan IPA.
B.
 
PEMBAHASAN1.
 
Laboratorium dan Fungsinya
Laboratorium berasal dari kata
laboratory
yang memiliki pengertian yaitu : (1)tempat yang dilengkapi peralatan untuk melangsungkan eksperimen di dalam sainsatau melakukan pengujian dan analisis (
is a place equipped for experimental study in ascience or for testing and analysis
, (2) bangunan atau ruangan yang dilengkapiperalatan untuk melangsungkan penelitian ilmiah ataupun praktek pembelajaran bidangsains (
a building or room equipped for conducting scientific research or for teachingpractical science
), (3) tempat memproduksi bahan kimia atau obat (
a place wherechemicals or medicines are manufactured
), (4) tempat kerja untuk melangsungkanpenelitian ilmiah (
a workplace for the conduct of scientific research
), (5) ruang kerjaseorang ilmuwan dan tempat menjalankan eksperimen bidang studi sains (kimia, fisika,biologi, dsb.) (
the workplace a saintist also a place devoted to experiments in anybranch of natural science , as chemistry, physics, biology etc.
).Berdasarkan definisi di atas dengan tegas dinyatakan bahwa laboatorium kimiaadalah suatu bangunan yang di dalamnya diperlengkapi dengan peralatan dan bahan-bahan kimia untuk kepentingan pelaksanaan eksperimen. Hodson mengemukakanbahwa laboratorium memiliki fungsi utama yaitu untuk melaksanakan eksperimen(
experiments
), kerja lababoratorium (
laboratory work
), praktikum (
practicals
), danpelaksanaan didaktik pend idikan sains (
didactics of science education
) dengan hierarkisebagaimana ditunjukkan pada gambar-1 berikut:
 
Makalah ini disampaikan pada Pelatihan Penggunaan Alat LaboratoriumIPA Tanggal 21-22 Februari 2009 di SMP N 3 GampingSleman Yogyakarta
 Gambar 1. Keterkaitan antara eksperimen, kerja lab dan praktikumEkperimen diartikan sebagai rangkaian kegiatan (menyusun alat mengoperasikanalat, mengukur, dsb.) dan pengamatan untuk memverifikasi dan menguji suatu hipotesisberdasarkan bukti-bukti empiris. Sementara kerja lab cakupannya lebih luas daripadaeksperimen yang diartikan sebagai aktifitas dengan menggunakan fasilitas lab, sepertimelatih keterampilan menggunakan alat, melakukan eksperimen (percobaan),mendemonstrasikan percobaan, melakukan pengontrolan kualitas bahan baku,pengontrolan kualitas pro duk industri, ekshibisi (pameran) proses-proses kimia dsb.Demikian kerja laboratorium harus dirancang sedemikian rupa agar dapat melakukanpengukuran kuantitas fisis secara akurat; menelaah faktor- faktor yang mempengaruhikeajegan (reliabilitas) pengukuran; memperlakukan bahan, alat (
apparatus
), perkakas(tools), dan instrumen suatu pengukuran; mendeskripsikan hasil pengamatan danpengukuran dengan jelas; menyajikan informasi secara verbal, piktorial, grafis danmatematis; menyimpulkan yang dimuati pendapat (
inference
) dan memberikan argumenterhadap hasil pengamatan; mempertahankan kesimpulan (
conclusion
) dan ramalan(
prediction
); berpartisipasi aktif dan berkooperatif dalam kelompok; melaporkan hasilpengamatan, kesimpulan, dan ramalan dalam kelas; mengenali permasalahan danmemecahkannya melalui eksperimen.Fungsi laboratorium dikategorikan ke dalam tiga kelompok yaitu fungsi yangmemberikan peningkatan pengetahuan (
knowledge
), fungsi yang memberikan peningkatanketerampilan (
psychomotoric
), dan fungsi yang memberikan penumbuhan sikap (
attitude
).
 2.
 
Pengenalan Alat Laboratorium Kimia dan Penyimpanannya
Alat laboratorium kimia merupakan benda yang digunakan dalam kegiatan dilaboratorium kimia yang dapat dipergunakan berulang–ulang. Contoh alat laboratoriumkimia: pembakar spiritus, thermometer, tabung reaksi, gelas ukur jangka sorong dann lainsebagainya. Alat yang digunakan secara tidak langsung di dalam praktikum merupakan alatbantu laboratorium, seperti pemadam kebakaran dan kotak Pertolongan Pertama.Sebelum mulai melakukan praktikum di laboratorium, praktikan harus mengenaldan memahami cara penggunaan semua peralatan dasar yang biasa digunakan dalamlaboratorium kimia serta menerapkan K3 di laboratorium. Berikut ini diuraikan beberapaperalatan yang digunakan pada Praktikum IPA kimia, diantaranya:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->