Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
150Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah : PENGUJIAN ROTOR DAN STATOR GENERATOR SINKRON 50 MW

Makalah : PENGUJIAN ROTOR DAN STATOR GENERATOR SINKRON 50 MW

Ratings:

4.88

(8)
|Views: 19,961|Likes:
Published by Eko Parjono
High Potensial Test
Insulation Resistance Test
DC Leakage
Dissipation Factor
Balancing Voltage Rotor Test
Tahanan Dalam (Rd) Rotor
Partial Discharge Test
High Potensial Test
Insulation Resistance Test
DC Leakage
Dissipation Factor
Balancing Voltage Rotor Test
Tahanan Dalam (Rd) Rotor
Partial Discharge Test

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: Eko Parjono on Mar 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/04/2014

pdf

text

original

 
Makalah Seminar Kerja PraktekPENGUJIAN ROTOR DAN STATOR GENERATOR SINKRON 50 MWDI PLTU UNIT 1 PT INDONESIA POWER SEMARANGEko Parjono (L2F 004 473)
Email:echo_jhonthit@yahoo.comJurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
 Abstrak
Generator Sinkron memegang peranan yang sangat penting dalam produksi energi listrik di PT  Indonesia Power Tambak Lorok Semarang. Generator ini digunakan untuk mengkonversi energi mekanik  putaran dari turbin menjadi energi listrik. Kebanyakan tipe generator sinkron yang digunakan di PT  Indonesia Power adalah generator sinkron dengan pendingin hidrogen, karena dengan pendingin hidrogenakan didapatkan kelembaban yang kecil / kering didalam generator.Untuk menjaga kehandalan sistem diperlukan perawatan dan pengujian secara berkala dengan tidak mengesampingkan system proteksinya. Generator sinkron dengan kapasitas besar membutuhkan perawatanataupun pengujian untuk menjaga agar tetap dapat beroperasi secara normal dan terhindar dari bermacammacam gangguan misalnya adalah vibrasi pada rotor, hubung singkat pada lilitan stator maupun rotor, dsb. Beberapa langkah dilakukan untuk meminimalisasi gangguan tersebut. Salah satunya adalah dengan pengujian rotor dan stator yang terdiri dari banyak pengujian diantaranya adalah High Potensial Test, Megger Test , dan Balancing Voltage Rotor Test.Dalam kerja praktek ini, penulis ingin belajar tentang pengujian pada rotor dan stator generator sinkron 50 MW dengan pendingin hidrogen. Dengan laporan ini, para mahasiswa dapat belajar jenis- jenis pengujian pada generator sinkron dengan kapasitas daya besar dan mengetahui bagaimana cara melakukan pengujian pada rotor dan stator generator.
Kata kunci
: Generator Sinkron, Proof Test, Analytical Test, Pengujian rotor dan stator.
I.PENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Di dalam pusat pembangkitanterdapat generator yang digunakan untuk mengkonversi
energi dari energimekanik putar dari turbin ke energilistrik. Generator yang digunakandalam p
usat listrik tenaga uap (PLTU)adalah generator sinkron. Di dalam PLTU,generator sinkron berperan penting bagikelangsungan operasi di
dalampenyediaan listrik ke konsumen.Sedangkan, pada saat peralatan listrik tersebut mengalami gangguanmisalnya hubung singkat padalilitannya dan sebagainya, makadiambil suatu tindakan preventif untuk mengatasi gangguan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, mutlak diperlukan suatu pemeliharaan. Salahsatu pemeliharaan tersebut adalahdengan pengujian pada rotor dan statorgenerator sinkron.
1.2Tujuan
Tujuan penulisan laporan ini adalahuntuk mempelajari pengujian yang dilakukanpada rotor dan stator generator sinkron 50MW di PLTU Unit 1 PT. Indonesia PowerTambak Lorok Semarang.
1.3Batasan Masalah
Dalam penulisan makalah ini, penulishanya menjelaskan tentang pengujian yangdilakukan pada rotor dan stator generatorsinkron 50 MW yang meliputi atas Proof Testdan Analitycal Test, khususnya InsulationResistance/ Megger, Balancing Voltage RotorTest dan Tahanan Dalam (Rd) Rotor di PLTUUnit 1 PT. Indonesia Power Tambak Lorok Semarang.
II.DASAR TEORI2.1Spesifikasi Teknis Turbin danGenerator PLTU Unit 1
Generator sinkron adalah sebuahperalatan listrik yang berfungsi untuk 
 
mengubah energi gerak menjadi energilistrik AC. Besarnya kapasitas daya yangdihasilkan generator PLTU Unit 1 adalah50 MW. Berikut adalah data spesifikasiGenerator PLTU Unit 1.
Tabel 1. Data spesifikasi Generator PLTUUnit 1Jumlah1 buah/ unitPabrikGeneral Electric (GE)Nomor seri316X150Jumlah kutup 2TypeHidrogen cooled-generatorSuhu maksimum gaspendingin46°CPutaran3000 rpmTegangan jangkar 11500 VTegangan eksitasi 250 VFaktor daya0,85Rating KVA62500Kapasitas KVA 57500
Sedangkan, sebagai penggerak mulaatau prime mover adalah turbin uapgenerator merk General Electric denganspesifikasi listrik sebagai berikut (tabel 2):
Tabel 2. Data turbin uapJumlah1 buah/ unitPabrikGeneral ElectricNomor seri197709Rating50001 KWSteam ConditionsPressure88,90 kg/cm
2
Temperatur510
0
CExhaust Pressure 87,87 mm.Hg absPutaran3000 rpm
2.2Generator Sinkron2.2.1Dasar Teori
Generator sinkron atau alternatorberfungsi untuk mengubah energi gerak (mekanis) menjadi energi listrik ACdimana kecepatan putaran medan dankecepatan putaran rotornya sama atautidak ada slip. Kumparan medan generatorsinkron terletak pada rotornya sedangkankumparan jangkarnya terletak pada stator.Prinsip kerja generator sinkron adalahmenggunakan prinsip induksi elektromagnetik dimana disini rotor berlaku sebagai kumparanmedan (yang menghasilkan medan magnet)dan akan menginduksi stator sebagaikumparan jangkar yang akan menghasilkanenergi listrik. Pada belitan rotor diberi aruseksitasi DC yang akan menciptakan medanmagnet. Rotor ini dikopel dengan turbin putardan ikut berputar sehingga akan menghasilkanmedan magnet putar. Medan magnet putar iniakan memotong kumparan jangkar yangberada di stator. Oleh karena adanyaperubahan fluks magnetik pada tiap waktunyamaka pada kumparan jangkar akan mengalirgaya gerak listrik yang diinduksikan olehrotor.
2.2.2Konstruksi Generator Sinkron
Dalam semua generator bolak-balik medan diletakkan pada bagian yang berputaratau rotor, dan lilitan jangkar pada bagianyang diam atau stator dari mesin.Medan yang berputar dicatu/dieksitasidengan arus searah melalui cincin slip dansikat-sikat, atau melalui hubungan kabellangsung antara medan dan penyearah yangberputar jika digunakan sistem eksitasi tanpasikat-sikat (
brushless
).Ada dua jenis yang berbeda daristruktur medan generator sinkron, yaitu tipekutub-sepatu (salient) dan silinder.
§
Rotor tipe kutub-sepatuGenerator kepesatan rendah yangdigerakkan oleh mesin diesel atau turbin airmempunyai rotor dengan kutub medan yangmenonjol atau kutub medan sepatu sepertirotor yang ditunjukkan dalam gambar 2.
Gambar 2. Rotor kutub sepatu untuk generatorsinkron kepesatan rendah
§
Rotor tipe silinderGenerator kepesatan tinggi atau tipeturbo mempunyai rotor silinder seperti yangditunjukkan dalam gambar 3. Rotor yang
 
ditunjukkan pada gambar 2 dirancanguntuk bekerja pada 3000 rpm. Konstruksisilinder penting dalam mesin kepesatantinggi karena tipe kutub sepatu sukardibuat untuk menahan tekanan padakepesatan tinggi. Generator sinkrondengan konstruksi rotor silinderdigerakkan oleh turbin uap atau gas.
Gambar 3. Rotor tipe silinder untuk generatorsinkron 3000 rpm
2.2.3Memparalelkan Generator
Jika beban pada stasiun pembangkitmenjadi sedemikian besar sehingga nilai(
rating
) generator yang sedang bekerjadilampaui, maka perlu penambahangenerator lain secara paralel untuk menaikkan penyediaan daya dari stasiunpembangkit tersebut.Sebelum dua generator sinkrondiparalelkan harus dipenuhi beberapasyarat – syarat berikut ini:1.Urutan fasanya harus sama2.Tegangan terminalnya harus sama3.Tegangannya harus sefase4.Frekuensinya harus samaJika dua generator beroperasi danpersyaratan ini dipenuhi maka dikatakandalam keadaan sinkron. Operasi agarmesin dalam keadaan sinkron dinamakanpenyinkronan.
2.2.4Ayunan (Swing)
Generator sinkron yang bekerjaparalel mempunyai kecenderungan untuk berayun
(swing).
Jika kopel penggerak yang dikenakan pada generator berdenyut,seperti yang dihasilkan oleh mesin diesel,rotor generator dapat tertarik maju ataumundur secara periodik dari posisinormalnya ketika berputar. Aksi osilasi inidinamakan ayunan atau
hunting. D
ayaosilasi ini menjadi kumulatif dan cukupkuat untuk menyebabkan generatormenjadi tak sinkron.Lilitan peredam, kerap kali disebutlilitan
amortisseur atau damper winding,
dipasang pada permukaan beberapa rotorgenerator untuk mengurangi kecenderunganberayun. Rotor yang ditunjukkan dalamgambar 2 dilengkapi dengan lilitan peredamyang terdiri dari konduktor yang dihubungsingkat dan dibenamkan pada muka kutub.Jika ayunan terjadi, ada pergeseran fluksi jangkar melewati muka kutub, sehinggamenginduksikan arus dalam lilitan peredam.Karena setiap arus induksi melawan aksi yangmenimbulkannya, aksi ayunan dilawan olehaliran arus induksi. Generator yang digerakkanoleh turbin uap umumnya tidak mempuyaikecenderungan berayun karena kopel yangdikenakan tidak berdenyut.
III.ISI3.1Sistem Isolasi Lilitan Rotor danStator
Sistem isolasi generatormenggabungkan beberapa material berbedauntuk memproteksi lilitan medan dan lilitanstator, sehingga bagian utama sistemmelibatkan banyak pengujian untuk mendapatkan batasan – batasan isolasi. Inimeliputi kekuatan dielektrik yang telahberhasil dengan menggunakan mika dalambermacam – macam bentuk. Generator yangdisusun dengan isolasi lilitan
asphalt-mika
mempunyai sejarah dapat menyerapkelembaban yang dalam beberapa kasusmembutuhkan pengeringan lilitan untuk mendapatkan level resistansi isolasi yangmemuaskan. Sekarang lilitan menggunakanisolasi
epoxy-mica
karena mempunyaikekuatan mekanik dan kekedapan terhadap air,oli atau kontaminasi lain terhadap isolasi, yangditimbulkan selama kondisi abnormal.
Gambar 4. Sistem isolasi pada lilitan statorgenerator

Activity (150)

You've already reviewed this. Edit your review.
Heri Budi Utomo liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
dzulki liked this
Chikofiler Filer liked this
Muhammad Al Amin liked this
azian_azira liked this
Ribut Wahidin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->