Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
48Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
I.a. Konsep BK an

I.a. Konsep BK an

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 10,926|Likes:
Published by frhendrayani6616

More info:

Published by: frhendrayani6616 on Mar 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/14/2012

pdf

text

original

 
 Pokok Bahasan I  Bimbingan dan Konseling Perkembangan(Pengantar)
Konsep dasar BK perkembangan: BK perkembangan sebagaiperspektif Prinsip dasar (semangat, roh) BK Perkembangan dan Implikasinyadalam praktik BK perkembangan
 Mengapa Bimbingan dan Konseling Perkembangan?
Mengapa konsep bimbingan dan konseling perkembangan perlu diperkenalkan(kembali)? Sebenarnya secara konseptual bimbingan dan konseling yang kita kenalsekarang ini secara implisit sudah berorientasi perkembangan. Semenjak tahun1970an, terutama di negara-negara maju (misalnya negara-negara bagian amerika)mulai berkembang model program bimbingan dan konseling komprehensif. Dalamabad ke-21 peran dan fungsi konselor mengalami perubahan demi merespons perubahan dalam diri peserta didik dan lingkungannya:a.Pra 1950 fokus perhatian konselor adalah bimbingan karier sebagai respon atas perubahan kultur produksi rumah tangga ke produksi masal yang melibatkan banyak tenaga kerja di dunia industri. Layanan Bimbingan Konseling Karier yangdiperkenalkan oleh tokoh-tokoh pencetus BK awal seperti Frank Parson adalahlayanan atas persoalan ketenagakerjaan pada masa itu. Parson mendirikanVocatopn Bureau di Boston pada tahun 1908 (Baker, 2004) b.1950-an fokus perhatian konselor adalah perkembangan personal (Personalgrowth)c.1960-an fokus pehatian konselor adalah mengembangkan (memperluas,memperdalam) perkembangan individu.d.
1970an-sekarang fokus perhatian konselor melaksanakan programbimbingan perkembangan komprehensif 
(Galasi 2004., hal.146).Apa tujuan (bimbingan dan) konseling ? Ada berbagaimacam rumusan tujuanBimbingan dan Konseling. Berikut ini adalah salah satu contohnya.
" ....Purpose of School Counselors is sumarized here as a mission to provide services that ensure an opportunity for all students to
learn and develop totheir fullest potential 
." (Schmidt, 1993. Hal. 37)
1
 
Rumusan tujuan Bimbingan dan Konseling diatas jelas menunjukan orientasi perkembangan, yaitu untuk membantu peserta didik 
mengembangkan diri
sesuai potensinya yang penuh/optimal. Pengembangan diri yang penuh dalam ranah :
Perkembangan bidang akademis (
 Educational development 
): keberhasilandalam studi (akademik), kemampuan dan etos belajar yang tinggi (
life long learning abilities
).
Perkembangan Karier (
Career Development 
): keberhasilan dalam kehidupankarier yang didahului dengan kemampuan mempersiapkan diri (memilih bidang studi dan karier yang tepat, mengembangkan kemampuan yangrelevan, menyesuaikan diri dengan tuntutan studi dan karier). Perkembangankarier adalah
'lifelong proces' 
yang dimulai sejak pendidikan usia diri, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan tinggi, masa kerja,hingga purna karya. Proses menuju keberhasilan sepanjang masa karier inilahyang perlu dipersiapkan dan dikelola oleh konselor dengan program bimbingan dan konseling karier.
Perkembangan Personal-Sosial (
 Personal-Social Developmen
): menjadi pribadi yang sehat dan dapat hidup bersama orang lain secara sehat. Kondisiyang mencerminkan pribadi yang sehat secara personal-sosial antara lain : pemahaman diri dan penerimaan diri yang sejat, kepercayaan diri yang sehat,kehidupan pribadi bahagia dan puas, memiliki kemampuan berelasi denganorang lain yang prima.
(Schmidt, 1993. Hal. 37-42).
Persoalannya adalah masih adanya kesenjangan antara konsep dan praktik  bimbingan dan konseling (yang secara konseptual sudah berorientasi perkembangan,tetapi dalam praktik tidak berorientasi perkembangan). Kesenjangan inilah yangmenyebabkan Bimbingan dan Konseling Perkembangan masih relevan dibahas dandiberi penekanan.
 Apa Pengertian Bimbingan dan Konseling Perkembangan?
2
 
Diskusikan :1.
 Identifikasi hal-hal (pengalaman, hasil pengamatan) positif dan/ataunegatif 
di sekolah asal Anda (SMP dan SMA) berkenaan dengan pelayanan bimbingan dan konseling !2.Berdasarkan fakta-fakta di lapangan tersebut simpulkan
dalam hal apasaja
 
kesenjangan konsep bimbingan dan konseling perkembangan dan praktik bimbingan dan konseling 
yang terjadi di sekolah asal Anda(SMP, SMA, jika ada)!3.
 Apa penyebab
terjadinya kesenjangan antara konsep dan praktik  bimbingan dan konseling di sekolah Anda tersebut?
 
BK Perkembangan memakai titik pandang (teori) perkembangan denganalasan BK tidak hanya berurusan dengan perilaku maladaptif dan mencegahperilaku maladaptif tersebut, tetapi lebih-lebih pengembangan perilaku efektif.
Titik pandang ini mangandung konsekuensi yaitu layanan BK tidak hanya disediakan bagi siswa di sekolah, tetapi seluruh
individu dalam organisasi dan kultur
, karena perkembangan yang sahat dan optimum individu akan terjadi dalam lingkungan yangsehat (Kartadinata, 2003).
 Pendekatan perkembangan
dalam bimbingan dankonseling menuntut BK memberikan layanan secara lebih proaktif melebihi pendekatan krisis, remedial, dan preventif (Kartadinata, 2003).Asumsi dasar pedekatan dalam BK perkembangan adalah pemikiran bahwa perkembangan individu yang sehat akan terjadi dalam interaksi yang sehat individudengan lingkungannya. Dengan kata lain lingkungan tersebut bagi individu menjadilingkungan belajar.
 Being educative for its proportional emphasis is on preventionand improvement, not corective and therapeutic. Being developmental for its main goal of counseling is to develop human capacity by providing healthy developmental environment 
(kartadinata, 2003). Kata sehat dalam hal ini bukan hanya merujuk padainteraksi antara individu dan lingkungan saja, tetapi lingkungan sendiri harus sehat.Bimbingan dan konseling perkembangan dengan demikian dapat diartikansebagai perspektif, pendekatan dalam bimbingan dan konseling yang berlandaskan pada teori-teori perkembangan dan bertujuan mengembangkan Individu ke arah perkembangan optimal dalam (dan dengan mengembangkan) lingkungan perkembangan yang mendukung.Bagan 1: Kerangka Konseptual Bimbingan dan Konseling Perkembangan
1
1
Diadopsi dari pemikiran Galassi dalam "Developmental Advocacy: Twenty-Firts Century SchoolCounseling" dalam Journal of Counseling and Development, Volume 82, Spring 2004.3
 Positif psychology + Developmental theory
Theoretical Frame Work 
(Model  pengelolaan Proram
The school counselor as a developmental advocate promotes healthy youthdevelopment 
trough direct services
as well as trough
helping to shape asset-enhancing environment for young people
.
(Galassi, 2004).
 
Program Bimbingan Perkembangan Komprehensif 

Activity (48)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Layla Fauziyah liked this
Diana Dewi liked this
Ina Bankiet Lgie liked this
Sus KurniaWan liked this
egazelle added this note|
nGockbenk erungE
egazelle added this note|
Gleck glect ... tootext

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->