Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ketuban Pecah Dini

Ketuban Pecah Dini

Ratings: (0)|Views: 66 |Likes:
Published by Vino G Albert

More info:

Published by: Vino G Albert on Mar 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

 
KETUBAN PECAH DINI 
2011
MEINAR FITRI (05171058) Page 1KKS ILMU OBSTETRI DAN GINEKOLOGI RSUD.DR.R.M.DJOELHAM BINJAI 
KATA PENGANTAR 
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas izinya penulis dapatmenyelesaikan laporan kasus ini
yang berjudul “
Ketuban Pecah Dini
 Laporan kasus ini dibuat untuk melengkapi persyaratan dalam mengikuti kegiatanKepanitriaan Klinik Senior dibagian Ilmu Obstetri dan Ginekology yang dilaksanakan diRSU.DR.R.M.Djoelham Binjai.Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada
Dr.MarwanIndamirsyah, Sp.OG
selaku pembimbng dan dokter-dokter di SMF obgyn1.Dr.Arusta Tarigan.Sp.OG2.Dr.Anwar Affandi.H.Sp.OG3.Dr.Sugianto.Sp.OG4.Dr.Herizal,Sp.OGYang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan pengarahan agar laporankasus ini lebih akurat dan bermanfaatTentunya penulis menyadari bahwa laporan kasus ini banyak kekurangan untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca agar kedepannya penulis dapat memperbaiki dan menyempurnakan kekurangan tersebut.Besar harapan penulis agar laporan kasus ini dapat bermanfaat bagi para pembacaserta dapat memberikan suatu pengetahuan baru bagi mahasiswa untuk meningkatkankeilmuannyaBinjai, April 2011Penulis
 
KETUBAN PECAH DINI 
2011
MEINAR FITRI (05171058) Page KKS ILMU OBSTETRI DAN GINEKOLOGI RSUD.DR.R.M.DJOELHAM BINJAI 
BAFTAR ISI
KATA PENGANTAR 
………………………………………………………………………
,1DAFTAR ISI
…………………………………………………………………………………
2Pendahuluan
……………………………………………………………………
..
…..3
 Defenisi
……………………………………………………………………………….4
 Epidemiologi
………………………………………………………………………..
..5Ar ketuban
………………………………………………………………………..
.....5Klasifikasi
……………………………………………………………………………8
 Etiologi
…………………………………………………………………………….…
8Patofisiologi
…………………………………………………………………………10
 Gambaran Klinis
……………………………………………………………………10
 Diagnosa
……………………………………………………………………………
.12Penanganan
…………………………………………………………………………
14Komlikasi
……………………………………………………………………………
18Prognosis
……………………………………………………………………………
19Kesimpulan
…………………………………………………………………………
20DAFTAR PUSTAKA
………………………………………………………………………
21STATUS ORANG SAKIT
…………………………………………………………………
22
 
KETUBAN PECAH DINI 
2011
MEINAR FITRI (05171058) Page 3KKS ILMU OBSTETRI DAN GINEKOLOGI RSUD.DR.R.M.DJOELHAM BINJAI 
KETUBAN PECAH DINI
Pendahuluan
Pecah ketuban merupakan proses yang pasti akan dilalui setiap wanita yangmelahirkan. Pecah ketuban merupakan hal yang umum terjadi sebelum proses melahirkan,
namun ada juga kasus “Pecah ketuban dini”
dan diikuti proses melahirkan.
4
 
Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidupkedunia luar dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain.
9
 
Ketuban pecah dini adalah pecahnya ketuban sebelum terdapat tanda-tanda persalinandan ditunggu satu jam sebelum dimulainya tanda-tanda persalinan. Ketuban pecah dinimerupakan masalah penting dalam bidang kesehatan yang berkaitan dengan penyulitkelahiran prematur dan terjadinya infeksi korioamnionitis sampai sepsis, serta menyebabkaninfeksi pada ibu yang menyebabkan meningkatnya morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi .Ketuban pecah dini kemungkinan besar menimbulkan risiko tinggi infeksi dan bahayakompresi tali pusat, maka dalam penatalaksanaan perawatannya dianjurkan untuk  pemantauan ibu maupun janin dengan ketat.
9
 
KPD sering kali menimbulkan konsekuensi yang dapat menimbulkan morbiditas danmortalitas pada ibu maupun bayi terutama kematian perinatal yang cukup tinggi. Kematian perinatal yang cukup tinggi ini antara lain disebabkan karena kematian akibat kurang bulan,dan kejadian infeksi yang meningkat karena partus tak maju, partus lama, dan partus buatanyang sering dijumpai pada pengelolaan kasus KPD terutama pada pengelolaan konservatif .Dilema sering terjadi pada pengelolaan KPD dimana harus segera bersikap aktif terutama pada kehamilan yang cukup bulan, atau harus menunggu sampai terjadinya proses persalinan,sehingga masa tunggu akan memanjang berikutnya akan meningkatkan kemungkinanterjadinya infeksi. Sedangkan sikap konservatif ini sebaiknya dilakukan pada KPD kehamilankurang bulan dengan harapan tercapainya pematangan paru dan berat badan janin yangcukup.
9
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->