Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Kehamilan Terhadap Penyakit Jantung

Pengaruh Kehamilan Terhadap Penyakit Jantung

Ratings: (0)|Views: 78 |Likes:
Published by Vino G Albert

More info:

Published by: Vino G Albert on Mar 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
2010
PENGARUH KEHAMILAN TERHADAP PENYAKIT JANTUNG
MUCHRIZAL MUCHTAR (05171037)KKS Bagian Obstetri & Ginekologi RSUD DR.RM.Djoelham Binjai
 
1
PENGARUH KEHAMILAN TERHADAP PENYAKIT JANTUNG
Perubahan kardiovaskuler pada wanita normal dengan kehamilan
Wanita normal yang mengalami kehamilan akan mengalami perubahan fisiologik dananatomi pada berbagai sistem organ yang berhubungan dengan kehamilan akibat terjadiperubahan hormonal didalam tubuhnya. Perubahan yang terjadi dapat mencakup sistemgastrointestinal, respirasi, kardiovaskuler, urogenital, muskuloskeletal dan saraf. Perubahanyang terjadi pada satu sistem dapat saling memberi pengaruh pada system lainnya dandalam menanggulangi kelainan yang terjadi harus mempertimbangkan perobahan yangterjadi pada masing-masing sistem. Perubahan ini terjadi akibat kebutuhan metabolic yangdisebabkan kebutuhan janin, plasenta dan rahim. Adaptasi normal yang dialami seorangwanita yang mengalami kehamilan termasuk sistem kardiovaskuler akan memberikan gejaladan tanda yang sukar dibedakan dari gejala penyakit jantung. Keadaan ini yangmenyebabkan beberapa kelainan yang tidak dapat ditoleransi pada saat kehamilan.
Perubahan hemodinamik
Pada wanita hamil akan terjadi perubahan hemodinamik karena peningkatan volumedarah
 
sebesar 30
50 % yang dimulai sejak trimester pertama dan mencapai puncaknya padausia kehamilan 32 - 34 minggu dan menetap sampai aterm. Sebagian besar peningkatanvolume darah ini menyebabkan meningkatnya kapasitas rahim, mammae, ginjal, otot polosdan sistem vascular kulit dan tidak memberi beban sirkulasi pada wanita hamil yang sehat.Peningkatan volume plasma (30
50 %) relatif lebih besar dibanding peningkatan sel darah(20 - 30 %) mengakibatkan terjadinya hemodilusi dan menurunya konsentrasi hemoglobin.Peningkatan volume darah ini mempunyai 2 tujuan yaitu pertama mempermudah pertukarangas pernafasan, nutrien dan metabolit ibu dan janin dan kedua mengurangi akibatkehilangan darah yang banyak saat kelahiran.
 
2010
PENGARUH KEHAMILAN TERHADAP PENYAKIT JANTUNG
MUCHRIZAL MUCHTAR (05171037)KKS Bagian Obstetri & Ginekologi RSUD DR.RM.Djoelham Binjai
 
2
Peningkatan volume darah ini mengakibatkan cardiac output
 
saat istirahat akanmeningkat sampai 40 %. Peningkatan cardiac output yang terjadi mencapai puncaknya padausia kehamilan 20 minggu. Pada pertengahan sampai akhir kehamilan cardiac outputdipengaruhi oleh posisi tubuh. Sebagai akibat pembesaran uterus yang mengurangi venousreturn dari ekstremitas bawah. Posisi tubuh wanita hamil turut mempengaruhi cardiacoutput dimana bila dibandingkan dalam posisi lateral kiri, pada saat posisi supinasi makacardiac output akan menurun 0,6 L/menit dan pada posisi tegak akan menurun sampai 1,2L/menit. Umumnya perobahan ini hanya sedikit atau tidak memberi gejala, dan padabeberapa wanita hamil lebih menyukai posisi supinasi. Tetapi pada posisi supinasi yangdipertahankan akan memberi gejala hipotensi yang disebut
supine hypotensive syndrome of pregnancy
. Keadaan ini dapat diperbaiki dengan memperbaiki posisi wanita hamil miringpada salah satu sisi, Perubahan hemodinamik juga berhubungan dengan perobahan atauvariasi dari cardiac output. Cardiac output adalah hasil denyut jantung dikali stroke volume.Pada tahap awal terjadi kenaikan stroke volume sampai kehamilan 20 minggu. Kemudiansetelah kehamilan 20 minggu stroke volume mulai menurun secara perlahan karenaobstruksi vena cava yang disebabkan pembesaran uterus dan dilatasi venous bed. Denyutjantung akan meningkat secara perlahan mulai dari awal kehamilan sampai akhir kehamilandan mencapai puncaknya kira-kira 25 % diatas tanpa kehamilan pada saat melahirkan.Cardiac output juga berhubungan langsung dengan tekanan darah merata danberhubungan terbalik dengan resistensi vascular sistemik. Pada awal kehamilan terjadipenurunan tekanan darah dan kembali naik secara perlahan mendekati tekanan darah tanpakehamilan pada saat kehamilan aterm. Resistensi vascular sistemik akan menurun secaradrastic mencapai 2/3 nilai tanpa kehamilan pada kehamilan sekitar 20 minggu. Dan secaraperlahan mendekati nilai normal pada akhir kehamilan. Cardiac output sama dengan oxygenconsumption dibagi perbedaan oksigen arteri-venous sistemik Oxygen consumption ibuhamil meningkat 20 % dalam 20 minggu pertama kehamilan dan terus meningkat sekitar 30 %diatas nilai tanpa kehamilan pada saat melahirkan. Peningkatan ini terjadi karena kebutuhanmetabolisme janin dan kebutuhan ibu hamil yang meningkat. Cardiac output juga akanmeningkat pada saat awal proses melahirkan. Pada posisi supinasi meningkat sampai lebih
 
2010
PENGARUH KEHAMILAN TERHADAP PENYAKIT JANTUNG
MUCHRIZAL MUCHTAR (05171037)KKS Bagian Obstetri & Ginekologi RSUD DR.RM.Djoelham Binjai
 
3
dari 7 liter/menit. Setiap kontraksi uterus cardiac output akan meningkat 34 % akibatpeningkatan denyut jantung dan stroke volume, dan cardiac output dapat meltingkatsebesar 9 liter/menit. Pada saat melahirkan pemakaian anestesi epidural mengurangi cardiacoutput menjadi 8 liter/menit dan penggunaan anestesi umum juga mengurangi cardiacoutput. Setelah melahirkan cardiac output akan meningkat secara drastis mencapai 10liter/menit (7 - 8 liter/menit dengan seksio sesaria) dan mendekati nilai normal saat sebelumhamil, setelah beberapa hari atau minggu setelah melahirkan. Kenaikan cardiac output padawanita hamil kembar dua atau tiga sedikit lebih besar dibanding dengan wanita hamiltunggal. Adakalanya terjadi sedikit peningkatan cardiac output sepanjang proses laktasi.Perubahan unsur darah juga terjadi dalam kehamilan. Sel darah merah akanmeningkat 20
30 % dan jumlah lekosit bervariasi selama kehamilan dan selalu berada dalambatas atas nilai normal. Kadar fibronogen, factor VII, X dan XII meningkat, juga jumlahtrombosit meningkat tetapi tidak melebihi nilai batas atas nilai normal. Kehamilan jugamenyebabkan perobahan ukuran jantung dan perobahan posisi EKG. Ukuran jantungberubah karena dilatasi ruang jantung dan hipertrofi. Pembesaran pada katup tricuspid akanmenimbulkan regurgitasi ringan dan menimbulkan bising bising sistolik normal grade 1 atau2. Pembesaran rahim keatas rongga abdomen akan mendorong posisi diafragma naik keatasdan mengakibatkan posisi jantung berobah kekiri dan ke anterior dan apeks jantungbergeser keluar dan keatas. Perubahan ini menyebabkan perubahan EKG sehingga didapatideviasi aksis kekiri,
sagging ST segment
dan sering didapati gelombang T yang inversi ataumendatar pada lead III.
Distribusi Aliran Darah
Aliran Darah pada wanita hamil tidak sepenuhnya diketahui. Distribusi aliran darahdipengaruhi oleh resistensi vaskuler lokal. Renal blood flow meningkat sekitar 30 % padatrimester pertama dan menetap atau sedikit menurun sampai melahirkan. Aliran darahkekulit meningkat 40 - 50 % yang berfungsi untuk menghilangkan panas. Mammary bloodflow pada wanita tanpa kehamilan kurang dari 1 % dari cardiac output. Dan dapat mencapai 2% pada saat kehamilan aterm. Pada wanita yang tidak hamil aliran darah ke rahim sekitar 100

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->