Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ham Dan Negara Hukum

Ham Dan Negara Hukum

Ratings: (0)|Views: 52 |Likes:
Published by Joke Punuhsingon

More info:

Published by: Joke Punuhsingon on Mar 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/21/2013

pdf

text

original

 
HAK ASASI MANUSIA DAN KONSEP NEGARA HUKUM(SUATU TINJAUAN HISTORIS)
KAREL WOWOR, SH., MH
BAB IPENDAHULUN
A.LATAR BELAKANG PEMIKIRAN
Pada zaman purbakala, filsuf-filsuf kenamaan pada zaman ini (pra-Socrates) seperti
Thales
,
Anaximandros
,
Anaximenes
,
Phitagoras
, dan lain-lain, mencoba maencari intialam semesta.
Thales
yang hidup pada tahun 624-548 berpendapat bahwa inti alamsemesta itu adalah air.
Anaximandros
mengatakan
teapeiron
yang menjadi inti alam,yaitu suatu zat yang tidak tentu sifat-sifatnya. Sedangkan
Anaximenes
(590-528)menyebutkan udara. Yang sangat berbeda sekali pendapatnya ialah
Phitagoras
.Menurutnya, yang menjadi dasar dari segala sesuatunya adalah bilangan.
1
Anaximenes
,
Heraklitos
dan
Parmenides
, mengakui adanya suatu “keharusan alamiah”.Manusia sebagai bagian dari alam semesta harus menyesuaikan diri dengan keharusanyang bersifat alamiah itu agar terwujud keadilan. Anggapan ini oleh para penulis sejarahfilsafat hukum dinilai sebagai awal mula diakuinya berlakunya hukum alam dan hukum positif. Mereka menganggap baik hukum alam maupun hukum positif merupakan bagiandari aturan ketuhanan.
2
 Hukum alam, kata
Marcus G. Singer
merupakan satu konsep dari prinsip-prinsip umummoral sistem keadilan, dan berlaku untuk seluruh umat manusia dan umumnyadiakui/diyakini oleh umat manusia sendiri. Karena itu hukum alam berbeda danmempunyai ukuran yang lain dari hukum positif yang berlaku pada suatu masyarakat.Diangkat dari konsep hukum alam secara teoritik, individu mempunyai
hak alam yang dapat dipindahkan
, sebagaimana termuat dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat.Konsep hukum alam mempunyai beberapa bentuk, yang ide awal bermula dari konsepsiYunani kuno yang intinya alam semesta, Setiap geraknya diatur oleh hukum abadi yang
1
DR. Harun Hadiwijono, Sari Sejarah Filsafat Barat 1, Kanisius, Yogyakarta, 1980, hal 16-19.
2
H. Lili Rasjidi & Ira Thania Rasjidi, Pengantar Filsafat Hukum, Mandar Maju, Bandung 2002, hal. 93.
1
 
tidak berubah-ubah dan di dalam perbedaannya berkaitan dengan adil menurut hukumalam dan adil menurut kebiasaan. Mazhab
Stoa
didirikan di Athena oleh
Zeno dariKition
(336 – 264 SM), memberi gambaran yang cukup lengkap tentang hukum alam.Menurut aliran
Stoa
(nama Stoa menunjuk pada serambi bertiang, tempat
Zeno
memberikan pelajaran), alam semesta diatur oleh logika (logos/prinsip) dan umat manusiamemilikinya. Karenanya manusia akan menaati hukum alam tersebut. Di sini manusiamempunyai kebebasan memilih dan tidak mungkin mereka melanggar hukum selama iamelakukan tindakan-tindakan di bawah kontrol akalnya yang berarti mengikuti kehendak alami.Para ahli filsafat Kristen menerima ajaran teori hukum alam Stoa dan hukum alamdiidentifikasi dengan hukum Tuhan.
Thomas Aquino
(1225-1274) hukum alammerupakan bagian dari hukum keabadian Tuhan (
The reason of devine wisdom
), yangdapat diketahui/dirasakan oleh manusia lewat kekuatan otaknya. Manusia atau hukum positif merupakan aplikasi dari hukum alam pada masyarakat tertentu. Seperti kaum Stoa,
Aquino
percaya bahwa hukum manusia (
human law
) yang tabrakan dengan hukum alam bukan hukum yang benar.
Thomas Aquino
membagi hukum alam atas dua jenis:a.
 Principia prima
, asas-asas yang dimiliki oleh manusia sejak lahir dan tidak dapatdiasingkan daripadanya.
 Principia prima
tidak dapat berubah menurut tempat danwaktu. b.
 Principia secundaria,
asas yang bersumber dari
 principia prima
, yang sebaliknyatidak bersifat mutlak dan dapat berubah pada setiap waktudan tempat. Seringkali asasini dikatakan sebagai penafsiran manusia dengan menggunakan rasionya terhadap principia prima, yang dapat berupa baik atau buruk. Suatu penafsiran dapat mengikatumum jika hukum positif memberikan pada asas-asas ini kekuasaan mengikat,misalnya dalam bentuk undang-undang.
3
Lewat sekularisasi masyarakat dari masa renaisance/kebangkitan pikiran dan refomasi,teori hukum alam memperoleh landasan yang kokoh/landasan baru lewat akal manusia.Pada abad XVII, ahli hukum Belanda
Hugo de Groot
atau
Grotius
(1583-1645) percayaumat manusia secara alamiah tidak saja sebagai makhluk rasional tetapi juga makhluk sosial. Aturan tersebut secara alamiah berlaku untuk manusia ditentukan oleh logikamanusia sendiri (terlepas dari keterkaitan Tuhan) memungkinkan manusia hidup harmonis
3
H. Lili Rasjidi & Ira Thania Rasjidi, Pengantar Filsafat Hukum, Mandar Maju, Bandung 2002, hal. 99
2
 
satu dengan lainnya. Dari sini
Grotius
mengembangkan teori hukum internasional secaralebih konprehensif.Seterusnya, ahli filsafat Inggris (1588-1679),
Thomas Hobbes
melakukan modifikasikebiasaan hukum alam, yang semula dalam alam terdapat harmonisasi/keadilan menjaditidak ada keadilan. Manusia karena wataknya yang rakus, agresif dan mementingkan dirisendiri. Demi pembelaan diri, pengamanan dan tercapainya keinginan manusia sendiri,manusia mengikatkan diri dalam satu ikatan sosial/perjanjian sosial (
 social contract 
).Dalam perjanjian sosial, manusia menyerahkan bulat-bulat kemerdekaannya kepada penguasa yang absolut.Bagian ajaran utama
Hobbes
yang terutama menjadi masyur ialah pendapatnya dalam bidang filsafat politik. Bukunya yang terpenting adalah
Leviathan
. Ia mengingkari bahwamanusia menurut kodratnya adalah makhluk sosial. Satu-satunya kecondongan kodrati pada manusia ialah mempertahankan adanya. Ia mengakibatkan suatu egoisme radikal:
homo homini lupus
” (manusia adalah serigala bagi manusia). Tetapi dalam keadaandemikian manusia justru tidak mampu untuk mempertahankan adanya. Itulah sebabnyamanusia mengadakan suatu perjanjian, yaitu bahwa mereka akan takluk pada suatukewibawaan. Dengan demikian negara timbul. Tetapi sekarang perjanjian itu tidak dapatdicabut lagi, sehingga negara mempunyai kekuasaan absolut terhadap para warga negara.
4
John Locke
berpendapat bahwa, manusia dalam
 state of nature
(hukum alam), merdekadan sederajat, sampai tidak aman/langgeng kemerdekaannya. Bila manusia masuk menjadianggota masyarakat, manusia hanya menyerahkan hak-haknya yang penting demikeamanan dan kepentingan bersama. Masing-masing individu tetap memiliki ha prerogatif fundamental yang diperoleh dari hukum alam yang terkait dengan integritaskemanusiaan dan hak miliknya. Teori hukum alam memberikan dasar/basis filsafat dariRevolusi Amerika dan Perancis.Dalam abad XIX, teori hukum alam kehilangan pengaruh atas paham/aliran kemanfaatan(
utilitorianism
). Tokoh-tokoh dari aliran ini ialah
Jeremy
 
Bentham
(1748-1832)disamping juga
John Stuart Mill
(1806-1973) dan
Rudolf von Jhering
(1818-1889,aliran positif, materialisme, aliran sejarah hukum dalam mencapai kekuatannya dan cita-citanya.
4
K. Berten, Ringkasan Sejarah Filsafat, cet. 15, Kanisius, Yogyakarta, 1998, hal. 51
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->