Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bedah Buku Biografi M.A.. Sentot

Bedah Buku Biografi M.A.. Sentot

Ratings: (0)|Views: 176|Likes:
Published by abdiachwani

More info:

Published by: abdiachwani on Mar 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/07/2014

pdf

text

original

 
 1
 
 2
“BEDAH BUKU BIOGRAFI M.A. SENTOT”
 
##Biografi yang mengisahkan seorang Pejuang Perajurit Siliwangi, AnggotaTentara Nasional Indonesia (TNI) asal Indramayu-Jawa Barat, ditulis oleh WawanIdris, Supriyanto
dan A. Sudalim Gymnasthiar, diterbitkan oleh “Kampung Dua,”
 
2008, mengisahkan tentang perjalanan anak bangsa yang bernama M.A. Sentotdalam arus sejarah nasional Indonesia, ketika berjuang mengangkat senjatamelawan Belanda yang hendak kembali menjajah dan menegakan kemerdekaanRepublik Indonesia. Buku ini memiliki tidak kurang dari 80 halaman deangansampul berwarna coklat, bergambar Mayor M.A. Sentot mengenakan baretberwarna hitam dengan rambut gondrong semasa menjadi Komandan Batalyon ADivisi Siliwangi.##Ia lahir di Blok Lapangan Bola Desa Plumbon Indramayu pada tanggal 17Agustus 1925, anak keempat dari pasangan ayah-ibu, H. Abdul Kahar dan Hj.Fatimah. Sejak menginjak remaja M.A. Sentot (MAS) sudah terlihat wataknya yangmembenci penjajah Belanda, ia menyadari benar keadaan rakyat Indonesia(dahulu disebut Hindia Belanda) yang sedang terjajah sehingga sangatmengganggu pikirannya, namun karena situasinya pada waktu itu belummemungkinkan jadi MAS di masa remaja hanya bisa berangan-angan sambilmenunggu saatnya untuk berjuang mengusir penjajah Belanda.##Di jaman penjajahan Belanda MAS bersekolah di HIS Indramayu, di jamanpenjajahan Jepang ia masuk PETA mengikuti pendidkan Shodantjo dan selepas itumenjadi Shodantjo di Daidan Majalengka dan Indramayu. Setelah ProklamasiKemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan oleh Bung Karno bersamaBung Hatta, MAS masuk BKR, TKR, TRI, TNI mulai dengan pangkat Letnan Satukemudian naik menjadi Kapten menjadi Komandan Kompi, bergerilya disepanjangperang kemerdekaan melawan Belanda yang mencoba kembali menjajahIndonesia, ikut hijrah ke Jogyakarta (Jawa Tengah) dan Long March kembali KeJawa Barat. Setelah perang kemerdekaan usai dan Belanda mengakui kedaulatanRepublik Indoesia, MAS naik pangkatnya menjadi Mayor sebagai KomandanBatalyon A Divisi Siliwangi. Kemudian menjadi Komandan Detasemen SubsistensiKMKB Bandung di tahun 1951, menjadi Staf TT III Siliwangi di tahun1957, Siswa
 
 3
SSKAD di tahun 1957 dan ditahun yang sama naik pangkatnya menjadi Letkol.Setelah lulus SSKAD ditempatkan di Kalimantan Selatan, menjadi KomandanBatalyon 604 di Kotabaru Kalsel, kemudian menjabat Irtepe Koanda Kalimantan,Asisten II Deyah Koanda dan pernah mewakili Kepala Staf Deyah Koanda.Desember 1961 pindah tugas dan ditempatkan sebagai Pamen SUAD III Mabesaddi Jakarta, Maret 1963 ditugaskan di Operasi Karya menjabat Asisten III dan Juni1966 dipindahkan kembali ke Mabesad dan Oktober 1969 pangkatnya naikmenjadi Kolonel, pensiun tahun 1980 dengan pangkat terakhir Kolonel. Setelahpensiun MAS kembali ketengah masyarakat dan tinggal di Bugel, PatrolIndramayu.##Beliau wafat tanggal 6 Oktober 2001 dan pahlawan perang kemerdekaan asalIndramayu itu dimakamkan di TMP Cikutra Bandung, dan juga istrinya ibu SitiAlyah yang meninggal tahun 202 dimakamkan ditempat yang sama karenaterdaftar sebagai veteran pejuang 1945. (Ibu Siti Aliyah mendampingi MAS selamaperang keerdekaan, bergerilya keluar masuk hutan di Indramayu, ikut hijrah keJogyakarta/Jawa Tengah dan Long March kembali ke Jawa Barat, pen). Semasa
hidupnya MAS punya pandangan tentang pahlawan yaitu ”Pahlawan itu ibarat
kuburan, saya bukan ketek anoman yang dipertontokan, dimana pejuang danpahlawan diperingati disetiap perayaan hari pahlawan atau hari proklamasi
dimana mereka biasa diundang setelah peringatan itu dilupakan kembali.”
Sebenarnya Bupati Indramayu M.S. Syaifuddin menginginkan almarhumdimakamkan di TMP Indramayu, tapi kawan-kawan seperjuangannya atau paraperwira purnawirawan yang mengenal beliau sebagai salah satu prajurit terbaik(Siliwangi, pen) menginginkan dimakamkan di TMP Cikutra Bandung (jugakeputusan Ibu Siti Aliyah yang menginginkan almarhum suaminya dimakamkan diTMP Cikutra Bandung, keputusan ini disampaikan kepada M.S. Syaifuddin dan istrioleh M. Achwani anak kedua alamarhum, pen).
ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA DAN JEPANG
##Pendidikan formal dalam sistim pendidikan Belanda yang dijalani oleh MASadalah masuk menjadi pelajar Hollands Indlasche School (HIS) di Indramayuselama tujuh tahun, lulus tahun 1940. Dan ketika Jepang menduduki Indonesia ia

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->