Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peranan Ilmu Anatomi Dalam Pengembangan Ilmu Kedokteran

Peranan Ilmu Anatomi Dalam Pengembangan Ilmu Kedokteran

Ratings: (0)|Views: 67 |Likes:

More info:

Published by: Siti Liyaturrihanna P on Mar 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/20/2013

pdf

text

original

 
Vol. II, No. 3 tahun 2009
Jurnal Madani FKM UMI 
 
Sejarah Perkembangan ilmu Anatomi
Secara anatomis, tubuh manusiaterdiri dari organ-organ yang menyusunsistem yang berperan secara sistematis danterkoordinasi, mempertahankan keseim- bangan secara menyeluruh (homeostasis)sebagai suatu kesatuan yang utuh dalammemelihara kesehatan tubuh.Pengetahuan ini (Anatomi) nampak-nya sudah mulai dikenal sejak zaman prasejarah (20.000 thn S.M.) yang dapatdisaksikan pada lukisan-lukisan dinding diPerancis dan Spanyol. Jauh sebelumnya, 500thn S.M. di Mesir, pengetahuan Anatomidigunakan pada pembuatan mummi, yaitudengan membuat irisan, incisi (
incision
) yangkecil untuk mengeluarkan organ-organ tubuh(yang cepat membusuk), dan mengeluarkanotak dari arah lubang hidung melalui corpussphenoidalis tanpa merusakkan wajah dantulang-tulang cranium yang lainnya.Alcmaeon (500 S.M.) adalah orang yangdianggap pertama yang melakukan diseksipada mayat. Muridnya, Empedocles (504
 443 S.M.) yang lebih menguasai teoridaripada praktek mengembangkan ilmuanatamo menjadi ilmu faal. Jalan pikiran Empedocles diikuti olehHippocrates (460
377 S.M.) seorang dokter
ulung yang dikenal sebagai “
Father of  Medicine
”, yang pertama kali menegakkan
sendi kedokteran yang bersifat rasional.Dialah yang memberi pengertian tentangstruktur dan fungsi tubuh manusia, dan diamampu mengenyampingkan pikiran parapendahulunya, dan menyatakan bahwapenyakit mempunyai penyebab alami yangdapat diamati. Inilah awal dari ilmukedokteran yang mempergunakan rasio danobservasi. Dua orang muridnya yangterkenal yaitu Aristoteles dan Galenusmembandingkan antara tubuh manusia yangdisebutnya mikrocosmos dengan kehidupanalam semesta yang disebutnya makrocosmosHerophilus (335-280 S.M.) adalah guruAnatomi yang pertama-tama mela-kukandiseksi
 
secara terang-terangan (ter-buka)walaupun pada akhirnya ia dituduh sebagaipenjagal manusia. Herophilus dipandangsebagai
Bapak Anatomi
. Dia dapatmembedakan dengan jelas pembuluh darahArteri dan Vena, serta menemukan pembuluhlacteal pada intestinum tenue. Erasistratus(290 S.M.) melanjutkan penyelidikannyamengenai pembuluh lacteal, dan dia pulayang pertama-tama membagi saraf motorisdan saraf sensibel.Pada zaman Kedokteran Romawi ( 50S.M.
200 M) Rufus adalah orang yangpertama kali menerbitkan buku dengan judul
on the Naming of the Parts of the Body
”. Dari
sinilah istilah-istilah (nomenclature) anatomimulai digunakan. Galen (130
200 SM)
Peranan Ilmu Anatomi dalam PengembanganIlmu Kedokteran
 
Abdul Razak Datu
 Bagian Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar
 
EDITORIAL Anatomi,Sains dan Seni
135
 
Vol. II, No. 3 tahun 2009
Jurnal Madani FKM UMI 
 
melakukan
experiment
dan
dissection
padakera dan babi yang secara khususmempelajari susunan saraf dan menulis buku
yang terkenal “
Use of the parts of the body of 
man”
.Pada zaman Kejayaan Islam, karya-karya kedokteran bermunculan danmemperkaya khazanah ilmu tersebut denganmelahirkan dokter-dokter kaliber dunia padazamannya. Berbagai karya itu adalah teks book, rumah sakit, pusat rehabilitasi, apotikdan berbagai fasilitas kesehatan lainnya. Ilmukedokteran dasar berkembang, sepertiAnatomi, Fisiologi, Patologi, Farmakologi danBiokimia. Salah seorang dokter muslim IbnAl- Nafis pada abad XII sudah menjelaskanmengenai circulasi pulmonal, menggugurkanpendapat GALENUS yang sudah bertahanselama kira-kira 14 abad. Teori Ibn Al-Nafistersebut dikemukakan juga oleh WilliamHarvey (1578 -1657).
Ilmu Anatomi sebagai ilmu Kedokteran dasar 
Ilmu Anatomi sebagai salah satu IlmuKedokteran Dasar sangat dibutuhkan dalammempelajari dan mengembangkan ilmukedokteran klinik. Ilmu Anatomi yangmempelajari bentuk, struktur dan lokasiorgan, kedudukannya berdampingan denganilmu-ilmu dasar lainnya, dalam hal ini adalahFisiologi (fungsi badan), Biokimia (proseshayati) dan Histologi (
micro anatomy
) yangsebenarnya merupakan bagian dari ilmuAnatomi juga.Ilmu Anatomi sangat berkaitan eratdengan ilmu-ilmu preklinik dan kliniklainnya. Ilmu-ilmu dalam ilmu kedokterandasar, baik yang bersifat morfologik maupunyang bersifat fungsional, masing-masingmemberikan dasar dalam memberikankumpulan-kumpulan informatif pengeta-huan faktual, yang tanpa ini semua ilmu-ilmuklinik tidak dapat didirikan. Pengertian-pengertian dalam ilmu klinik sukar dicapaitanpa bekal pengetahuan kedokteran dasartersebut. Selain bekal dalam kuantitas ilmuinformatif, ilmu-ilmu yang bersifatmorfologik, seperti Anatomi, Histologi,Patologi Anatomi dan lain-lain, memberi bekal dalam kemampuan observasi dandeskripsi, sedangkan yang membentukkumpulan ilmu-ilmu yang bersifatfungsional, seperti Fisiologi, Biokimia,Farmakologi dan lain-lain adalah ide-ide,teori-teori dan kesimpulan-kesimpulan,sehingga dari sinilah berasal kemampuan berargumentasi serta menimbang-nimbangkenyataan, yang merupakan inti dalamprofesi kedokteran.Sampai abad XIX pengetahuanmengenai struktur dan fungsi organdipelajari secara bersama-sama, lalukemudian masing-masing berdiri sendirisebagai ilmu Anatomi dan ilmu Fisiologi.Memasuki abad ke 20 ilmu Anatomi semakin berkembang dengan membentuk cabang-cabang Ilmu seperti : Histologi, Morphologi,Neurologi, Anthropologi, Embriologi danGenetika. Selanjutnya muncul ilmu
ilmu
Experimental Anatomy, ExperimentalEmbryology
dan
Cytology
. Antara 1819
1899diciptakan berbagai instrumen, sepertiStethoscope, Otoscope, Ophthalmoscopeyang digunakan di klinik dan juga dipakaiketika mempelajari
Living Anatomy
. Dalamtahun 1890 formalin dipakai sebagai bahanfiksasi mayat untuk dijadikan cadaver bagikepentingan
dissection
; sebelumnya itumenggunakan alkohol yang digunakansebagai bahan konservasi.
136
 
Vol. II, No. 3 tahun 2009
Jurnal Madani FKM UMI 
 
Sejak ditemukannya sinar rontgenpenentuan morfologi dan lokalisasi organsangat membantu para klinisi untukmenentukan diagnosis penyakit danmelakukan terapi. Dengan alat Rontgentersebut terbentuklah Anatomi Radiologik.Mahasiswa dapat mempelajari foto-fotoRontgen dari struktur yang normal dankemudian di klinik mencari/menemukankelainan-kelainan yang memberi gangguanyang perlu diatasi.Dalam perkembangannya ilmuanatomi tidak bisa dipisahkan dari ilmuembriologi. Embriologi yang diprakarsai olehAristoteles kemudian dikembangkanWilliam Harvey (1578 -1667) mengemukakanperkembangan
chick embryo
secara lebihterperinci. Walaupun pengetahuanembriologi yang dimulai oleh Aristotelessangat sederhana, namun perkembangannyamulai nampak setelah Marcello Malpighi(1628 -1694) berhasil menunjukkan prosesperkembangan embryo ayam yangdiaplikasikan pada perkembangan embryomammalia termasuk manusia. Malpighilahdianggap sebagai penemu embriologi. Sejaksaat itu berkembanglah embrylogi modern,dan sel telur (ovum) pada manusiaditemukan pertama kali oleh Von Baer (1827)
sehingga Von Baer dikenal sebagai “BapakEmbriologi”.
Experimental teratology
mulai berkembang sejak terjadinya TragediThalidomide, suatu peristiwa yangmenggemparkan dunia kedokteran ketika di Jerman tahun 1961 terjadi kelahiransejumlah bayi dengan kelainan bawaandengan jenis kelainan yang hampir serupadan dalam periode yang hampir bersamaan.Hal ini disebabkan oleh banyaknya ibu-ibuhamil yang mengkonsumsi obat Thalido-mide, sejenis obat penenang dan anti muntahyang sangat mujarab, ternyata obat tersebutmembawa malapetaka dan ber-akibat fatal,menyebabkan kelainan perkem-banganembryo sehingga lahirlah anak-anak cacat.Dewasa ini, makin banyak zat-zat kimia atauobat-obatan yang dilaporkan dapatmenyebabkan kelainan bawaan yangditemukan pada bayi yang baru lahir.Sesungguhnya zat-zat kimia dan obat-obatanhanya salah satu faktor yang dapatmenyebabkan kelainan bawaan. Telahdilaporkan bahwa kelainan bawaan dapatdisebabkan oleh 3 faktor: yaitu faktorgenetika (6-15%), faktor lingkungan (7-10%),dan faktor interaksi antara gen danlingkungan (20-25%), dan yang belumdiketahui penyebabnya masih jauh lebih banyak (50-60%). Dengan perkembangan dankemajuan penelitian di bidang Teratologi,semakin banyak hal-hal baru yangditemukan tentang mekanisme dan penyebabdari suatu kelainan bawaan, sehingga makin banyak faktor penyebab kelainan bawaanyang dapat terungkap. Dengan mengetahuimekanisme dan penyebab yang dapatmenyebabkan kelainan pembentukan danperkembangan embryo, akan menjadiperhatian dan peringatan kepada ibu-ibuhamil terutama yang hamil muda (kehamilansampai 8 minggu) kiranya berhati-hati dalammemelihara kesehatannya agar janinnya bisatumbuh dengan baik dan sempurnasehingga akan melahirkan bayi yang normal(tanpa cacat).
Pendidikan ilmu Anatomi di FakultasKedokteran
137

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->