Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
18 Miniatur Otomatisasi Bel Listrik Dan Pintu Gerbang Seko…

18 Miniatur Otomatisasi Bel Listrik Dan Pintu Gerbang Seko…

Ratings: (0)|Views: 213 |Likes:
Published by bambang_purnama_4

More info:

Published by: bambang_purnama_4 on Mar 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2014

pdf

text

original

 
Indonesian Jurnal on Computer Science - Speed (IJCSS) 15 FTI UNSA Vol 10 No 1 – Februari 2012 - ijcss.unsa.ac.id 
 ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online) - 2088-0162 (CDROM)
124
MINIATUR OTOMATISASI BEL LISTRIK DAN PINTU GERBANG SEKOLAHMENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATmega8L
Studi kasus : Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Ngadirojo
Eko Waskito, Ramadian Agus Triyono Fakultas Teknologi Informatika UNIVERSITAS SURAKARTA
 
ekowaskito734@ymail.com 
ABSTRACT:
This research discusses the design and implementation of automation miniature electricschool bell and the gate using a microcontroller ATmega8L, this means the system serves as a signand reminder time for the gate of the school and how it works automatically when the door bell as wellas the gate closes automatically when the bell out then the gate opens automatically when anemergency and there is an emergency button on the tool. Constituent components of this robotinclude a series of power supply, minimum system circuit, the circuit uses IC L293D motor driver, DCmotor and a tool board.In order for the automatic control system can be run to keep in mind not only hardware butalso software (software) for the microcontroller will not work as expected in the absence of programinstructions are inserted into the microcontroller. Software that is CodeVision Evaluation digunkan towrite programs using C language is compiled into selnjutnya.
Hex 
while the firmware software (fordownloading programs to the microcontroller) using AVR Studio4. The existence of an electric bellcontrol and automatic gates are expected to facilitate the performance of operators can both electricbell, improve discipline and efefectiveness of the time.
Keywords: automation of electric school bell,
ABTRAKSI: Penelitian ini membahas tentang perancangan dan Implementasi miniatur otomatisasi bellistrik sekolah dan pintu gerbang menggunakan mikrokontroler ATmega8L, sistem alat ini berfungsisebagai pertanda dan pengingat waktu sekolah dan untuk pintu gerbang otomatis. Cara kerjanyaapabila bel masuk maka pintu gerbang otomatis menutup begitu juga apabila waktu bel keluar makapintu gerbang otomatis membuka dan apabila keadaan darurat ada tombol emergency pada alat ini.Komponen-komponen penyusun alat ini diantaranya rangkaian power supply, rangkaian sistemminimum, rangkaian Driver Motor menggunakan IC L293D, motor DC dan papan alat.Agar sistem kontrol otomatis ini dapat berjalan yang perlu diperhatikan bukan hanyaperangkat kerasnya saja, tetapi juga perangkat lunaknya (
software 
) sebab mikrokontroler tidak akanbekerja sesuai dengan yang diharapkan tanpa adanya instruksi-instruksi program yang dimasukkankedalam mikrokontroler tersebut.
 
Perangkat lunak yang digunkan yaitu CodeVision Evaluation untukmenulis program menggunakan bahasa C yang selanjutnya dikompilasi menjadi .
Hex 
sedangkansoftware firmware (untuk men-download program ke Mikrokontroler) menggunakan AVR Studio4.Adanya kontrol bel listrik dan pintu gerbang otomatis tersebut diharapkan dapatmempermudah kinerja operator bel listrik, meningkatkan kedisplinan dan efektifitas waktu.
Kata kunci : otomatisasi bel listrik 
1.1. Pendahuluan
Otomatisasi sudah menjadi sebuah keharusankarena dengan serba otomatis itu banyaksekali yang bisa dicapai, diantaranya adalahefisiensi dan penghematan. Sistem yangotomatis tersebut dapat diraih melaluiperangkat-perangkat seperti PC atauMikrokontroler. (M. Ary, 2008)Berdasarkan dari hasil pengamatan,sekolah sekarang ini masih memanfaatkan belsebagai tanda atau alat pengingat waktu.Menurut hasil wawancara dengan pihaksekolah, bel listrik sekolah cara kerjanya masihbersifat manual yang dioperatori oleh salahsatu petugas staf Tata Usaha. Sistem yangdipakai secara manual mempunyai banyakkelemahan diantaranya keterlambatanmaupun kelalaian dalam melaksanakan tugas.Dari beberapa kejadian keterlambatan tersebutmenyebabkan tersitanya waktu pelajaran yangmenyebabkan efektifitas proses pembelajaranmenjadi berkurang. Selanjutkan ketika belmasuk keterlambatan sering terjadi yangmengakibatkan ketidakdisplinan bagi wargasekolah. Permasalahan- permasalahan ini adadan berlanjut dari tahun ketahun walaupunsudah ada tata tertib sekolah.Dengan adanya permasalahan di atasmaka diperlukan inovasi dalam bentuk sebuahkontrol otomatis dalam melakukan sebuahpengendalian alat bel listrik dan pintu gerbangsehingga tidak memerlukan tenaga operatoryang bertugas melakukan pengendalian bellistrik tersebut. Proses otomatisasi inimenggunakan kontrol mikrokontroler yangdiaplikasikan pada pengendali bel listrik danpintu gerbang secara otomatis dan tidakmemerlukan tenaga operator apabila terjadikelalaian petugas. Dari hasil pengamatan
 
Indonesian Jurnal on Computer Science - Speed (IJCSS) 15 FTI UNSA Vol 10 No 1 – Februari 2012 - ijcss.unsa.ac.id 
 ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online) - 2088-0162 (CDROM)
125
penulis, beberapa permasalahan di atasmempunyai peluang untuk merancang alat dansistem pengendali kontrol bel listrik sekolahdan pintu gerbang secara otomatis
 1.2. Rumusan Masalah
1. Bagaimana merancang kontrol bellistrik Sekolah dan pintu gerbangsecara otomatis yang berbasismikrokontroler ATmega8L yang terdiriatas perangkat elektronik seperti
board 
utama, motor listrik,
power supply 
 maupun mekanik kerjanya?2. Bagaimana merancang sistem kontrolotomatis bel listrik sekolah
 
dengan
software 
atau program?
1.3 Tujuan
a. Menghasilkan perancangan kontrolotomatis bel listrik dan pintu gerbangsekolah
 
yang dikontrol menggunakanMikrokontroler ATmega8L.b. Menghasilkan rancangan miniaturKontrol otomatis bel listrik dan pintugerbang sekolah beserta peralatanyang cukup murah agar lebihterjangkau bagi para mahasiswa dan juga banyak pihak yang dapatmengembangkannya.
1.4. Manfaat
Sebagai alat otomatisasi yang memudahkandan meringankan kinerja operator bel listriksekolah.
2.1. BAHASA C
Bahasa C merupakan bahasa pemrogramantingkat menengah. Pada tahun 1972 bahasa Cpertama kali dirancang oleh Dennis M. danBrian W. Kernighan mempublikasikan bahasaC melalui
The C Programing Language 
sehingga bahasa C dikenal banyak orang.Pada tahun 1989 akhirnya bahasa Cdistandarisasi ANSI (
American National Standart Institute 
) sehingga menjadi bahasapemrograman standar hingga saat ini.Kompilernya dapat dibuat pada beberapaplatform yang berbeda. (Antonius rahmat C,2010:49)
2.2. Code Vision AVR
Code Vision AVR C 
 
Compiler 
(CVAVR)merupakan kompiler bahasa C untuk AVR.Kompiler ini cukup memadai untuk belajarAVR, karena selain mudah penggunaanya juga didukung berbagai fitur yang sangatmembantu dalam pembuatan
software 
untukkeperluan pemrograman AVR. (Ary, 2008:8-9)CVAVR ini dapat berjalan di bawahsistem operasi windows 9x, Me, NT 4, 2000,XP. CVAVR ini dapat mengimplementasikanhampir semua intruksi bahasa C yang sesuaidengan arsitektur AVR, bahkan terdapatbeberapa keunggulan tambahan untukmemenuhi keunggulan spesifik dari AVR. hasilkompilasi objek CVAVR bisa digunakansebagai
source 
 
debug 
dengan
AVR Studio debugger 
dari ATMEL. (Ary, 2008:8-9)
2.3. AVR Studio
Software ini yang dapat digunakan sebagai
software 
pemograman maupun
software downloader 
adalah AVR Studio. Berikuttampilan dari AVR Studio4:
Gambar 2.1
AVR Studio
 
AVR Studio4 merupakan
software firmware 
buatan atmel yang hanya dapat digunakanpada mikrokontroler keluarga AVR saja. Selaindua kegunaan di atas AVR Studio jugamempunyai fungsi lain yaitu sebagai simulatorprogram yang telah dibuat sebelummendownload ke mikrokontroler AVR. Dalampembuatan program dengan AVR Stodio kitabisa memakai bahasa
assembly 
maupunbahasa C, tapi jika menggunakan bahasa Cmembutuhkan tambahan software yaituWinAVR agar AVR Stodio mengenali fungsi-fungsi dalam bahasa C. WinAVR adalah paketAVR-GCC yang dikhususkan untuk MicrosoftWindows, sedangkan AVR-GCC adalah
tool 
 atau
software 
yang digunakan untukmengubah kode bahasa C ke bahasa yangdimengerti mikrokontroler yaitu (*.HEX) intel.Berikut ini adalah proses perubahan daribahasa C ke
hex 
( dikutip dari
www.scienceprog.com  
)
Gambar 2.2
Perubahan dari bahasa C ke hex
 
Indonesian Jurnal on Computer Science - Speed (IJCSS) 15 FTI UNSA Vol 10 No 1 – Februari 2012 - ijcss.unsa.ac.id 
 ISSN : 1979-9330 (Print) - 2088-0154 (Online) - 2088-0162 (CDROM)
126
Dari file input bahasa C (.C)
Compiler C 
hanyamenghasilkan file asm (.S) lalu
assembler 
 mengubahnya ke dalam
file 
objek, dimanabanyaknya kode objek sama dengan kode
file 
 
asm 
. Kemudian linker menyatukan
file-file 
 objek dan fungsi-fungsi yang bersilangandiantara
file 
objek dan mengambil modul
library 
c yang digunakan ke dalam satu
file 
 objek yaitu file (.ELF), dan oleh
objcopy file 
 (.ELF) diubah menjadi
file 
(.HEX). (Winoto,2010:64)
2.4. Mikrokontroler
Sebuah pengembangan lebih lanjut mengenaimikroprosesor adalah mikrokontroler. Biladalam penggunaannya, mikroprosesormembutuhkan RAM (Random Akses Memory)dan ROM (Read Only Memory) untukmembuat suatu alat yang sederhana. Akantetapi dalam sebuah chip mikrokontroler,piranti - piranti tersebut telah terintegrasi cukuplengkap di dalamnya, bahkan sekarangmikrokontroler ada yang memiliki piranti – piranti tambahan lain yang telah terintegrasididalamnya, seperti ADC (Analog DigitalConverter), RTC (Real Time Clock), dan lain -lain. Penggunaan mikrokontroler dapatmengurangi komponen yang akan digunakanbila kita akan membuat suatu alat ataurangkaian elektronik. (Rismansyah, 2011:2)
2.5. Tinjauan PustakaYuni Jatmiko, Nugroho Agung Prabowo
dalam penelitiannya yang berjudul
AplikasiPenjadwalan Lonceng Elektronis BerbasisKendali Komputer
, Pembangunan aplikasipenjadwalan lonceng elektronis berbasiskendali computer merupakan jawaban yangtepat untuk permasalahan tersebut, selainmemudahkan guru jaga, itu juga menghemattenaga dan juga menjaga kelalaian guru jikasudah pada waktunya untuk bergantipelajaran.
Mujiman dan Andi Wahyu Widodo
dalam penelitiannya yang berjudul
PintuOtomatis Berpengunci Waktu BerbasisMikrokontroler AT89C51
merupakangagasan yang timbul untuk memenuhikebutuhan sistem kendali pintu,mempergunakan variabel waktu sebagaipengambil keputusan bahwa suatu pintu dapatdigunakan atau tidak. Kebutuhan sistemtersebut diperlukan pada gedung yangmenerapkan batasan waktu penggunaan pintu.Pada penelitian ini, penulis menggunakanMikrokontroler AT89C51 sebagai perangkatutama kendali sistem. Mikrokontrolermemperoleh informasi dari masukkan sensorinfra merah dengan phototransistor sebagaipenerima untuk melakukan tidakan interupsi,berupa pelaksanaan tindakan buka pintu danmenutupnya setelah sensor tidak terhalangdengan terlebih dahulu memeberikanpewaktuan sebagai jeda waktu seseorangmelintasi pintu. Sensor batas gerak berupa 4buah optocoupler sebagai fungsi batas bukadan tutup pintu, dengan sistem pewaktuanberupa jam yang ditampilkan pada empat buahseven segment.
Imam Nurhadi, Eru Puspita
dalampenelitiannya yang berjudul
Rancang bangunmesin penetas Telur Otomatis berbasisMikrokontroler atmega8 Menggunakansensor sht 11
, Setelah melakukan pengujiandan analisa data, maka dapat diambilbeberapa kesimpulan yaitu :a. Dengan adanya mesin penetas otomatisini memberikanb. kemudahan dalam proses penetasan telurdibandingkan dengan cara konvensional,sehingga menjadi lebih praktis dan efisien.c. Dengan pemanas 4 buah bohlam dengantotal 20 Watt untuk kapasitas 96 butirmenjadikan suatu mesin penetas teluryang hemat energi dan efisien.d. Dari hasil percobaan, tingkat keberhasilanpenetasan secara = otomatis mencapai89.1% dibandingkan dengan carakonvensional 81%.e. Pada hasil percobaan penetasan telur inimengatur suhu antara 38-390 C danmemperoleh keberhasilan penetasan yangcukup tinggi yaitu sebesar 89.1%.Berdasarkan dari beberapa pendapat di ataspenulis mengembangkan sebagian darimetode-metode yang dipakai dari penelitisebelumnya, seperti pendapat
mujiman
tentang pintu otomatis yang salah satu alatnyamemanfaatkan sensor infra merah tetapi untukpenulis dalam alatnya tidak memakai sensor,karena alat yang di pasang pada pintugerbang sebagai otomatisasi menggunakanmotor yang dikendalikan oleh mikrokontrolerATmega8L yang dipasang pada alat otomatisbel listrik. Untuk alat yang dibangun penulis initidak memerlukan perangkat komputer ataulaptop sebagai pengendali seperti penelitisebelumnya yang dilakukan oleh
Nugroho,
 karena alat ini telah dirancang oleh penulismenggunakan program pengendali yangditanam dalam alat tersebut. Penulissependapat dengan
Nurhadi
bahwa denganadanya alat otomatis ternyata memberikankemudahan dibanding dengan cara yangkonvensional.
3.1. Analisis Kebutuhan Hardware
Dalam pembuatan alat otomatisasi bel listrikdan pintu gerbang sekolah ini, membutuhkanbeberapa perangkat keras
( hardware )
baik

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->