Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Kota Tarakan

Sejarah Kota Tarakan

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,558 |Likes:
Published by Febri Susanti
for Tarakan's citizens who wanna know the history of their city
for Tarakan's citizens who wanna know the history of their city

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Febri Susanti on Mar 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2013

pdf

text

original

 
 Sejarah Kota Tarakan Latar Belakang 
Tarakan ialah sebuah pulau lepas pantai Borneo. Luas pulau ini 303 kilometer persegi.Sebagian besar diliputi oleh rawa atau bukit yang tertutup hutan lebat di masa pertempuran itu. Tarakan adalah salah satu bagian Hindia Belanda dan penting sebagai pusat produksi minyak, karena 2 ladang minyak di pulau ini memproduksi 80.000 barelminyak tiap bulan pada tahun 1941.
 
Semboyan dari kota Tarakan adalah Tarakan Kota
BAIS
(
Bersih, Aman, Indah, Sehat,
dan
Sejahtera
).
Tarakan
menurut cerita rakyat berasal dari bahasa tidung
Tarak 
(bertemu) dan
Ngakan
” (makan) yang secara harfiah dapat diartikan “Tempat para nelayan untuk istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan lain.Selain itu Tarakan juga merupakan tempat pertemuan arus muara Sungai Kayan, Sesayapdan Malinau.
 
Dan kota ini dalam sejarahnya pernah punya kerajaan yang bernama
Kerajaan Tidung
dari
Dinasti Tenggara
. Dan pusat kekuasaannya bermula di kawasanPantai Amal, kemudian berpindah-pindah tempat tapi tetap di Pulau Tarakan danakhirnya karena perseteruan politik dan campur tangan pihak Asing (Belanda) makakerajaan ini berada di bawah kekuasaan Kesultanan Bulungan .
Adapaun batas-batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Utara : Pesisir Pantai Kecamatan Bunyu- Sebelah Timur : Kecamatan Bunyu dan Laut Sulawesi- Sebelah Selatan : Pesisir Pantai Kecamatan Tanjung Palas-Sebelah Barat : Pesisir Pantai Kecamatan Sesayap
 
Ketenangan masyarakat setempat agak terganggu ketika pada tahun 1896, sebuah perusahaan perminyakan Belanda, BPM (Bataavishe Petroleum Maatchapij) menemukanadanya sumber minyak di pulau ini. Banyak tenaga kerja didatangkan terutama dari pulau jawa seiring dengan meningkatnya kegiatan pengeboran. Mengingat fungsi dan perkembangan wilayah ini, pada tahun 1923 perembangan wilayah ini, pada tahun 1923Pemerintah Hindia Belanda merasa perlu untuk menempatkan seorang Asisten Residen di pulau ini yang membawahi 5 (lima) wilayah yakni; Tanjung Selor, Tarakan, Malinau,Apau Kayan dan Berau. Namun pada masa pasca kemerdekaan, Pemerintah RI merasa perlu untuk merubah status kewedanan Tarakan menjadi Kecamatan Tarakan sesuaidengan Keppress RI No.22 Tahun 1963.Letak dan posisi yang strategis telah mampu menjadikan kecamatan Tarakan sebagaisalah satu sentra Industri di wilayah Kalimantan Timur bagian utara sehingga Pemerintah perlu untuk meningkatkan statusnya menjadi Kota Administratif sesuai dengan PeraturanPemerintah No.47 Tahun 1981.Status Kota Administratif kembali ditingkatkan menjadi Kotamadya berdasarkan
Undang-Undang RI No.29 Tahun 1997
yang peresmiannya dilakukan langsung olehMenteri dalam Negeri pada tanggal
15 Desember 1997
, sekaligus menandai tanggaltersebut sebagai Hari Jadi Kota Tarakan.
Pendudukan Jepang
Mendapatkan ladang minyak Tarakan adalah satu tujuan awal Jepang selama PerangPasifik. Jepaneg menyerang Tarakan pada tanggal 11 Januari 1942 dan mengalahkangarnisun Belanda yang kecil dalam pertempuran yang berlangsung selama 2 hari di manaseparuh pasukan Belanda gugur. Saat ladang minyak Tarakan berhasil disabotase olehBelanda sebelum penyerahannya, Jepang bisa dengan cepat memperbaikinya agar bisamenghasilkan lagi dan 350.000 barel diproduksi tiap bulan dari awal tahun 1944.
 
Menyusul penyerahan Belanda, 5.000 penduduk Tarakan amat menderita akibat kebijakan pendudukan Jepang. Banyaknya pasukan Jepangyang ditempatkan di pulau ini mengakibatkan penyunatan bahan makanan dan sebagai akibatnya banyak orang Tarakan yang kurang gizi. Selama pendudukan itu, Jepang membawa sekitar 600 buruh ke Tarakan dari Jawa. Jepang juga memaksasekitar 300 wanita Jawa untuk bekerja sebagai"jugun ianfu" (wanita penghibur) di Tarakan setelah membujuk mereka dengan janji palsu mendapatkan kerja sebagai juru tulis maupun membuat pakaian.
 
Arti penting Tarakan bagi Jepang makin menguap dengan gerak maju cepat angkatanSekutu ke daerah itu. Tanker minyak Jepang yang terakhir meninggalkan Tarakan pada bulan Juli 1944, dan serangan udara Sekutu yang hebat di tahun-tahun itumenghancurkan produksi minyak dan fasilitas penyimpanan di pulau itu.
 
Serangan ini juga membunuh beberapa ratus penduduk sipil Indonesia. Sejalan dengan kepentingannyayang makin menurun, garnisun Jepang di Tarakan berkurang pada awal 1945 saat salahsatu dari 2 batalion infantri yang ditempatkan di pulau itu (Batalion Infantri Independenke-454) ditarik ke Balikpapan. Batalion ini dihancurkan oleh Divisi ke-7 Australia pada bulan Juli selama Pertempuran Balikpapan.
Rencana Sekutu
Tujuan utama serangan Sekutu di Tarakan(nama sandi "Obo Satu") adalahmendapatkan dan mengembangkan lapanganudara di pulau itu agar bisa digunakan untuk mempersiapkan perlindungan udara untuk  pendaratan berikutnya di Brunei, Labuan,

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
Arin D'jokam liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Evin Daniar liked this
Eko Wahyu W liked this
Eko Wahyu W liked this
Melinda Meme liked this
Zaini Adlan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->