/  8
 
Calon suami untukkuSiti Hanifah
“woey ri..mau kemana?”“biasa mo ngeNet, cari bahan..duluan ya vit..”. Itulah sapa temanku vita padaku. Saatini sore hari, setelah solat ashar aku langsung keluar menuju warnet. Selain untukmencari bahan kuliah, sekalian aku chatting dengan kawan-kawan chattingku.Perkenalkan namaku
Ariesta Nugraha.
 Biasanya aku chatting dengan kakak-kakak angkatku, mengingat jika aku ini anakperempuan pertama yang selalu mendambakan mempunyai seorang kakak laki-laki…hehe…Seperti biasa aku selalu membuka sapa kepada semua kakak-kakak ku..daro OmAdit, Om zenner, Om ruslan, a’ alan, a’onal, wah..berjibun juga ya kakak angkatku.Jangan menyalah artikan sebutan “OM”..itu hanya sebuah panggilan, karenasebenarnya umur mereka tidak beda jauh denganku.Tapi chatting kali ini ada yang terasa beda…tidak seperti biasanya Om Adit iritdalam membalas Message ku…biassanya dia selalu cerewet menasehatiku, yangharus hati-hatilah kalo kuliah di kota orang, jangan sering keluar malem lah, janganlupa makan lah…wuih udah kayak Mama aja…heheTapi kali ini beda banget, Om Adit selalu irit banget bales message ku..bahkann ada yang ga di balasnya..Sungguh aneh…tapi keanehan ini tidak hanya terjadi kali ini saja, untuk seterusnyasetiap kali aku chatting, sikap Om Adit selalu sama seperti ini.. karena sikapnya yangsudah berubah, aku pun menjadi malas untuk membuka sapa ke dia.Om Adit adalah teman masa kecilku…Selama aku masih sekolah taman kanak-kanak, aku selalu bermain dengannya danteman-teman yang lainnya. Umurku dengan Om Adit hanya terpaut 3 tahun. Dan daribanyaknya temann masa kecilku yang aku ingat hanya Om Adit…
 
Om Adit sudah aku anggap kakak ku sendiri. Setelah pindah ke Jakarta, aku lostcontact dengan Om Adit..dan baru contact lagi waktu aku sudah duduk di bangkukuliah.Setiap kali aku ke warnet, aku selalu chatting dengannya..tentu dengan kakak-kakakangkatku yang lain juga.Selain chatting dengan Om Adit, aku juga sering mengisi comment di halamanFriendsternya…Suatu hari, ketika aku membuka friendsternya aku melihat perubahan backgroundhalaman dan foto nya..Disitu tertuliskan kata dengan bahasa jawa “CALON KEMANTEN…” yang artinyacalon pengantin…emang di halaman itu terpajang foto Om Adit yang sedangmenggunakan jas hitam dengan kemeja putihnya..layaknya seorang laki-laki yangakan menikah..Aku tidak tau pasti siapa yang akan menjadi calon istri bagi Om Adit..mengingatkomunikasi kita yang sudah mulai renggang…mungkin inilah yang membuat sikap OmAdit berubah padaku…walaupun aku selalu bertingkah seperti anak kecil yang manja,tapi mengingat umurku yang sudah dewasa tentu akan membuat prasagka lain bagiorang yang tidak mengerti hubungan kita sebanarnya.Kuliahku sebentar lagi selesai..tinggal menyusun Tugas Akhir, sidang, dan wisuda..Setelah menjalani rintangan kuliah..akhirnyya aku lulus dengan IPK yang cukupmemuaskan…IPK yang sudah lama aku targetkan..IPK yang selama aku kuliah belumpernah tercapai..Aku lulus dengan IPK=3,7…Benar-benar hasil yang patut aku syukuri…Setelah lulus, adikku di Kediri menagih janji kepadaku, dulu waktu aku masih kuliahaku pernah berjanji jika aku akan pulang ke Kediri setelah aku lulus kuliah.Seperti janji ku, aku pun pulang ke Kediri, setelah 2 bulan aku lulus kuliah. Meskiurusan kampus belum selesai, aku tetap pergi ke Kediri.
 
Sesampainya di Kediri, kebiasaanku mulai lagi. Kebiasaan diam tanpa kata alias sikappendiamku muncul lagi. Alasanku menjadi seoranng yang pendiam adalah karna akumerasa tidak mengenal orang-orang. Yang aku kenal hanya keluarga dari Ayah danIbu, itupun tidak semua aku kenal. Dan keluarga Om Adit tentunya.Sudah 2 hari aku di Kediri, dan hari ini adalah hari sabtu. Biasanya jika aku beradadi Bandung, kota dimana aku menuntut ilmu, aku selalu keluar bersama sahabat-sahabatku di kampus. Sekedar melepas penat dari rutinitas kuliah.Tapi, di Kediri. Aku hanya di rumah saja. Menonton televisi, membantu Mbah ku danhal yang aku senangi adalah pergi ke tegal (tegal adalah sebuah hutan kecil miripladang yang masih belum dijamah oleh pengolahan tangan manusia, tumbuhan tumbuhsecara alami). Di tegal yang berada di belakan rumahku, ada sebuah danau denganair terjun kecil, begitu indah dan menakjubkan. Suasana sejuk dengan air yangsangat dingin, Uhhh pokoknya benar-benar asri (kata orang sunda mah Asri pisanuy)…Jam sudah menunjukan pukul 7 pagi. Benar-benar hari yang agak membosankan. Kulihat nenek ku sedang membersihkan halaman depan rumah, aku juga melihatkesibukan keluarga Om Adit yang katanya mau pergi rekreasi ke PantaiBalekambang-Malang, sebuah pantai yang lumayan jauh dari rumah.“huh..andai sahabat-sahabatku ada disini, pasti aku langsung menjajaki semuatempat.” Desirku dalam hati.Aku lagsung kembali ke depan televisi dan melanjutkan film kesukaanku, yupz filmcartoon, film yang menjadi hiburan ku selama aku merasa Borring.Tak lama kemudian nenek ku yang baru selesai membersihkan halaman depan masukkedalam.“Ri..ayo siap-siap, di ajam sama ibunya Om Adit rekreasi. Ayo siap-siap sana nduk,daripada bosen dirumah” perintah nenek ku yang membuat aku juga agak heran.Akupun langsung bergegas mempersiapkan semuanya, maklum aku ini termasuk orang yang selalu membawa semua barang yang aku anggap penting, dari jaket, dompet,lotion, dan tek tek bengeng nya yang selalu aku masukkan ke dalam sebuah tas.

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...