Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Problem Manajemen Dan Kelembagaan Madrasah

Problem Manajemen Dan Kelembagaan Madrasah

Ratings: (0)|Views: 72 |Likes:
Published by Musthofaahmad
MAKALAH PROBLEM MANAJEMEN DAN KELEMBAGAAN MADRASAH
MAKALAH PROBLEM MANAJEMEN DAN KELEMBAGAAN MADRASAH

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Musthofaahmad on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/28/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.
 
Latar BelakangPendidikan di Indonesia dikenal dengan dua sistem, yaitu pendidikan umumdan pendidikan Islam, dimana masing dibawah naungan Mendiknas dan Menag. Dua jenis lembaga pendidikan ini mendapat perlakuan yang tidak sama dari pemerintah.Pendidikan umum lebih mendapat perhatian daripada pendidikan yang berlabel Islam.Madrasah yang notabene di bawah naungan departemen agama kebanyakan tidak didirikan oleh pemerintah sendiri. Melainkan didirikan pondok pesantren maupun perorangan yang kebanyakan berupa yayasan. Model pendidikan seperti ini kemudiandalam segala urusan biasanya dikuasai oleh pemegang yayasan bukan terpusat secaranasional oleh pemerintah. Sehingga setiap madrasah berbeda satu sama lain.Sebagai sebuah lembaga pendidikan, madrasah atau universitas pendidikanIslam tentunya mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan, maupun permasalahan yang dihadapi olehnya. Permasalahan yang dihadapi oleh Madrasah biasanya sangat kompleks. Maka dari itu kami akan akan mengidentifikasi permasalahan manajemen dan kelembagaan yang muncul dalam lembaga pendidikan berbasis madrasah dan berusaha memberikan solusi untuk kebaikan lembaga pendidikan berbasis madrasah.2.
 
Rumusan Masalah1. Apa saja permasalahan manajemen dan kelembagaan yang muncul dalam lembaga pendidikan berbasis madrasah?2. Bagaimana dampak munculnya permasalahan tersebut?3. Bagaimana solusi untuk memperbaiki permasalahan yang muncul dalam lembaga pendidikan berbasis madrasah tersebut?3.
 
Tujuan1. Mengetahui permasalahan manajemen dan kelembagaan yang muncul dalamlembaga pendidikan berbasis madrasah2. Mengetahui dampak munculnya permasalahan tersebut3. Mengetahui solusi untuk memperbaiki permasalahan yang muncul dalam lembaga pendidikan berbasis madrasah.
 
BAB IIPEMBAHASAN1)
 
Permasalahan Manajemen Dan Kelembagaan Serta Dampaknya Dalam lembaga pendidikan berbasis madrasah.a.
 
Manajemen kurikulumManajemen kurikulum merupakan subtansi manajemen yang utama disekolah. Prinsip dasar manajemen kurikulum ini adalah berusaha agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, dengan tolok ukur pencapaian tujuanoleh siswa dan mendorong guru untuk menyusun dan terus menerusmenyempurnakan strategi pembelajarannya. Tahapan manajemen kurikulum disekolah dilakukan melalui empat tahap :1. perencanaan2. pengorganisasian dan koordinasi3. pelaksanaan4. pengendalian.Dalam konteks Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Tita Lestari(2006) mengemukakan tentang siklus manajemen kurikulum yang terdiri dariempat tahap :1. Tahap perencanaan; meliputi langkah-langkah sebagai :a) analisis kebutuhan b) merumuskan dan menjawab pertanyaan filosofisc) menentukan disain kurikulum dand) membuat rencana induk (master plan): pengembangan, pelaksanaan, dan penilaian.2. Tahap pengembangan, meliputi langkah-langkah :a) perumusan rasional atau dasar pemikiran b) perumusan visi, misi, dan tujuanc) penentuan struktur dan isi programd) pemilihan dan pengorganisasian materie) pengorganisasian kegiatan pembelajaranf) pemilihan sumber, alat, dan sarana belajar dang) penentuan cara mengukur hasil belajar.
 
3. Tahap implementasi atau pelaksanaan, meliputi langkah-langkah:a) penyusunan rencana dan program pembelajaran (Silabus, RPP: RencanaPelaksanaan Pembelajaran) b) penjabaran materi (kedalaman dan keluasan)c) penentuan strategi dan metode pembelajarand) penyediaan sumber, alat, dan sarana pembelajaran penentuan cara dan alat penilaian proses dan hasil belajar setting lingkungan pembelajaran4. Tahap penilaian, terutama dilakukan untuk melihat sejauhmana kekuatandan kelemahan dari kurikulum yang dikembangkan, baik bentuk penilaianformatif maupun sumatif. Penilailain kurikulum dapat mencakup Konteks, input, proses, produk (CIPP) : Penilaian konteks: memfokuskan pada pendekatan sistemdan tujuan, kondisi aktual, masalah-masalah dan peluang. Penilaian Input:memfokuskan pada kemampuan sistem, strategi pencapaian tujuan, implementasidesign dan cost benefit dari rancangan. Penilaian proses memiliki fokus yaitu pada penyediaan informasi untuk pembuatan keputusan dalam melaksanakan program.Penilaian product berfokus pada mengukur pencapaian proses dan pada akhir  program (identik dengan evaluasi sumatif).Problem kurikulum: masih ada dikotomi kurikulum (pemisahan ilmu agamadan ilmu umum). Dampak: dalam pengajaran masih dipisah antara ilmu agamadan ilmu umum. b.
 
Manajemen GuruMasalah:1) guru kurang profesional dalam mengajar 2) guru mendapat tugas lain selain mengajar dan mendidik 3) guru kurang memenuhi kompetensi yang telah ditetapkan4) kreatifitas guru kurangDampak:1) asal-asalan dalam mengajar dan tidak disiplin2) guru tidak fokus pada tugas dan kewajiban mengajar karena mendapat bebanlain3) tidak bisa menjalankan tugas secara maksimal tidak berkembang dan tidak mempunyai inovasi4) monoton dalam pembelajaran

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->