Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bagaimana Cara Menghitung Kepala Baut Dengan Melihat Indeks

Bagaimana Cara Menghitung Kepala Baut Dengan Melihat Indeks

Ratings: (0)|Views: 132 |Likes:

More info:

Published by: Syahreza Gema Ramadhan on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2013

pdf

text

original

 
Nama : Syahreza Gema RamadhanNo : 21Kelas : 2BNIM : 1211010079Bagaimana cara menghitung kepala baut dengan melihat indeks
Berikut ini adalah aturan-aturan dan contoh yang mengilustrasikan prosedur untukmemperoleh angka maksimum dari pengaturan secara indeks. Ingat, perbandingan antaraulir dan ban ulir pada Cincinnati adalah 40:11.
 
Perbandingan 40 pada angka pecahan adalah wajib, untuk mengubah angkapecahan ke indeks engkol.2.
 
Jika merubah pecahan diperlukan, bilangan penyebut melambangkan lingkaranyang harus digunakan. Bilangan pembilang melambangkan jumlah jarak padalingkaran yang harus dilihat melalui titik indeks.Sebagai contoh, katakana kamu mau menghitung semua lingkaran yang terindeks yangbias digunakan untuk tiga pembagian. Rumus di bawah dapat digunakan :t=N/DYang manat = adalah hasil dari pecahan dari indeks engkol.N = Angka dari perubahan indeks engkol untuk setiap perubahan dari bilangan pecahanpada benda kerja. Angka ini sama dengan angka 40 pada pecahan yang diwajibkan padabenda kerja.Dengan demikian, N = 40 dan D = 3. Karena itu, dari formula ini :t = 40/3t = 13 1/3 (penyederhanaan)
 
 Angka satu tiga dari penyederhanaan bisa diperoleh dengan memutar titik pada indekske satu jarak dalam sebuah 3 pembagian lingkaran (aturan dua). Seperti sebuah tigalubang indeks lingkaran tidak tersedia, sebuah indeks lingkaran mempunyai sebuah angkadari lubang-lubang yang bisa dibagi ke tiga pecahan yang harus digunakan. Sebagaicontoh, 8 jarak pada 24-lubang lingkaran (8/24=1/3), 10 jarak pada 30 lubang lingkaran(10/30=1/3), jadi bisa digunakan. Perubahan satu-tiga bisa diperoleh pada setiap indekslingkaran :
 
1/3 x 8/8 = 8/24 atau 8 jarak dalam 24 lubang lingkaran.
 
1/3 x 10/10 = 10/30 atau 10 jarak dalam 30 lubang lingkaran.
 
1/3 x 13/13 = 13/39 atau 13 jarak dalam 39 lubang lingkaran.
 
1/3 x 14/14 = 14/42 atau 14 jarak dalam 42 lubang lingkaran.
 
1/3 x 18/18 = 18/54 atau 18 jarak dalam 54 lubang lingkaran.
 
1/3 x 19/19 = 19/57 atau 19 jarak dalam 57 lubang lingkaran.
 
1/3 x 22/22 = 22/66 atau 22 jarak dalam 66 lubang lingkaran.Rumus ini juga dapat digunakan untuk perindeksan lebih dari 40 pecahan. Sebagaicontoh, kamu mau indkes pecahan 152 :t = 40/152karena plat indeks tidak punya lingkaran yang mengandung 152 lubang, Angka inipenting untuk mengubah pecahan ke sebuah pecahan ekuivalen dengan penyebut samadengan jumlah lubang pada seliap lingkaran pada plat indeks. Karena plat indeks tidakberisi angka 38 lubang lingkaran, Pecahannya (40/152) dapat dikurangi menjadi 10/38dengan membagi kedua angka dengan 4 seperti di bawah :40:4/152:4 = 10/38Dengan demikian, lubang lingkaran 38 dapat digunakan, dan titik indeks marusdigerakkan ke deretan lubang-lubang 10 untuk setiap pecahan-pecahan 152 ke pekerjaanyang harus terbagi.Jika kamu mau indeksnya kurang dari 40 pecahan, (33 pecahan sebagai contoh),pecahannya akan menjadi 40/33 (t = 40/33). Plat indeks tidak berisi lubang lingkaran 33, juga lubang lingkaran 11 dan 3 tidak cukup. Karena hanya ada satu angka yang bisaterbagi dengan 33, perubahan ke pecahan yang bisa digunakan harus bisa dicapai denganmengalikan kedua angka dengan angka yang sama, dengan cara yang sama seperti
 
pembagian, seperti cara di bawah. Seperti plat indeks yang berisi sebuah lubang lingkaran66, penyebut dan pembilang bisa dikali dengan bilangan 2, seperti sebagi berikut :40x2/33x2 = 80/66Dalam pecahan yang sebanding 80/66, penyebut (66) melambangkan indekslingkaran dan pembilang (80) melambangkan jumlah lubang-lubang yang mana titik indeksharus termasuk pada setiap pembagian. Seperti lubang lingkaran 66 tidak berisi 80 lubang,titiknya harus membuat satu perubahan penuh ditambah 14 lingkaran lagi (80/66 = 114/66).Perhitungan secara indeks dapat diilustrasikan pada masalah milling praktis.Menghitung secara indeks untuk mengerjakan mur 6 sisi dengan proses milling.Proses pembuatan roda gigi dalam perbandingan 40:1, jadi aplikasikan formula t =N/Dt = 40/6 = 6 4/6 (perubahan)Engkel dapat dirotasikan tepatnya 4/6 dari penyederhanaan dengan memilin sebuahangka plat indeks dengan angka yang benar dari lubang-lubang pada satu lingkaran indeks.Dengan mengurangi pecahan menjadi penyederhanaan yang paling kecil, sebuah indekslingkaran mempunyai sebuah angka dari lubang yang sebanding dan dapat terbagi denganpenyebutnya.Dengan menganggap bahwa plat indeks mempunyai indeks lingkaran dengan 37,39, 41, dan 49 lubang-lubang, lingkaran 39 dapat dipilih (dengan inspeksi) karena itu adalahlingkaran satu-satunya yang mempunyai angka dari lubang-lubang yang sebanding dandapat terbagi dengan 3 (39 / 3 = 13). Dengan demikian menggerakkan engkol indeks 13lubang-lubang adalah sebanding dengan :13/39 = 1/3 (penyederhanaan dari indeks engkol)Karena indeks engkol harus diubah menjadi 2/3 dengan penyederhanaan, engkolharus diubah (13x2) atau 26 lubang-lubang untuk bagian penyederhanaan pecahan dari 62/3. Karena itu, indeks engkol diubah 6 penyederhanaan lengkap ditambah 26 lubang-lubang untuk setiap perindeksan, ketika milling mur bersisi 6. Sebelum pengoprasian millingdimulai, engkol harus diatur secara radial. Jadi titik indeks akan terdaftar dengan lubang-lubang dalam lubang 39 pada indeks lingkaran.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->