Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Contoh Laporan Wawancara Dan Observasi

Contoh Laporan Wawancara Dan Observasi

Ratings: (0)|Views: 2,068|Likes:
Published by Kaffa Kaifa Kefi

More info:

Published by: Kaffa Kaifa Kefi on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/11/2013

pdf

text

original

 
15
LAPORAN HASIL WAWANCARA DAN OBSERVASI KASUSPENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) WACHIDHASYIMPARENGAN – MADURAN – LAMONGAN
BAGIAN ILATAR BELAKANG MASALAHA.IDENTITAS SISWA
Nama: M Tempat & Tanggal Lahir: Lamongan 22 Desember 1990Alamat: Jl. Mangga 28 Maduran Jenis Kelamin: Laki-lakiUmur: 18 TahunAgama: IslamKelas: 2 AOrang tua: HPekerjaan: Petani
B.PELANGGARAN YANG DILAKUKAN
Sering membolos sekolah
C.SUMBER INFORMASI
Informasi diperoleh dari guru BK SMA Wachid Hasyim.Berdasar data dari guru BK. Saudara As’ad tercatat rata-ratamembolos 4 -5 kali dalam satu bulan.
 
15
D.TUJUAN DILAKUKANNYA WAWANCARA DAN OBSERVASI
1.
 Tujuan khusus: Untuk mengetahui latar belakangperilaku membolos saudara As’ad dan untuk menentukanlangkah-langkah penanganannya.2.Tujuan umum: Hasil wawancara dan observasi ini,nantinya akan digunakan sebagai dasar dalammenentukan sebuah program yang bertujuan untukmeminimalisasi prevalensi perilaku membolos sekolahpada siswa-siswi SMA Wahid Hasyim. Mengingat sebagaisuatu komunitas, tentunya antara siswa yang satu dengansiswa yang lain banyak memiliki kesamaan, baik dari segifase perkembangan, status sosial orang tua, dan tingkatekonomi. Sehingga hasil wawancara dan observasiterhadap saudara As’ad ini nantinya akan dapat digunakansebagai dasar yang relevan dalam menentukan sebuahprogram penanganan untuk mengurangi prevalensiperilaku membolos pada siswa-siswi SMA Wachid Hasyim.
 
15
BAGIAN IITEORI RUJUKANREMAJA
Masa remaja sebagai masa penuh kegoncangan, taraf mencariidentitas diri dan merupakan periode yang paling berat (Hurlock,1993). Calon (1953) dalam Monks (2002) mengatakan masaremaja menunjukkan dengan jelas sifat-sifat masa transisi atauperalihan karena remaja belum memiliki status dewasa tetapitidak lagi memiliki status anak-anak, karena secara fisik merekasudah seperti orang dewasa. Perkembangan fisik dan psikismenimbulkan kebingungan dikalangan remaja sehingga masa inidisebut oleh orang barat sebagai periode
sturm und drung
danakan membawah akibat yang tidak sedikit terhadap sikap,perilaku, kesehatan, serta kepribadian remaja (Monsk, 2002).Lebih jelas pada tahun 1974, WHO memberiikan definisi tentangremaja secara lebih konseptual, sebagai berikut (Sarwono,2001):Remaja adalah suatu masa dimana:1.Individu berkembang dari saat pertama kali iamenunjukkan tanda-tanda seksual sekundernya sampaisaat ia mencapai kematangan seksual.2.Individu mengalami perkembangan psikologik dan polaidentifikasi dari kanak-kanak menjadi dewasa.3.Terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yangpenuh kepada keadaan yang relatif lebih mandiri.
DELINKUEN

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->