Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Artikel Cuci Darah

Artikel Cuci Darah

Ratings: (0)|Views: 222 |Likes:
tentang pencucian darah! baca bagusss!
tentang pencucian darah! baca bagusss!

More info:

Published by: Ria Agustina Natashya on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
Sebagai organ vital, Ginjal harus dirawat sebaik mungkin. Kalau tidak, kita bisa
terserang penyakit “Gagal G
injal
”. Dalam
kondisi seperti ini, tubuh memerlukanpengobatan dengan cuci darah atau cangkok ginjal.
APA SIH “GAGAL GINJAL” ITU?
 
agal Ginjal adalah keadaan dimana ginjal tak lagi dapat melakukantugasnya menyaring racun dari darah. Kerja ginjal pun sangat menurunsehingga sudah tak mampu lagi menghasilkan hormon pembentuk sel darah merah.Maka dalam kasus ini di orang yang sudah di vonis gagal ginjal harus melakukancuci darah
.
 
LALU,
APA SIH “CUCI DARAH” ITU?
 
Cuci darah adalah pencucian atau penyaringan darah dari racun-racun dalamtubuh yang karena ginjal sudah tidak berfungsi lagi. Pada pencucian darah, orangdiharuskan menjalankannya dengan teratur. Setidaknya dalam sebulan penderitaharus melakukan cuci darah sebanyak delapan kali. Proses pencucian darahberlangsung sekitar 4-5 jam.Idealnya, orang yang mengalami gagal ginjal mengganti ginjalnya dengancara pencangkokan. Namun, di Indonesia sulit mendapatkan ginjal untuk donor karena terkait dengan aturan hukum. Berdasarkan Undang-Undang PencangkokanOrgan, organ yang dicangkokkan hanya boleh didapat dari keluarga. Biasanya ginjalyang dipakai adalah ginjal dari keluarga penderita yang memiliki golongan darah dan jaringan yang sama. Betul-betul repot. Memang, lebih baik bergaya hidup sehat.Gagal ginjal bukanlah penyakit yang datang tiba-tiba. Perjalanan penyakittersebut cukup lama, belasan hingga puluhan tahun. Dalam rentang waktu yangpanjang itu, sebetulnya banyak hal bisa dilakukan untuk menghindari kondisi gagalginjal parah yang.Menurut ahli ginjal dari
RS Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Cikini
,Jakarta Pusat, Dr.Tunggul Situmorang, perjalanan penyakit gagal ginjal mencakuplima fase :
 
Fase pertama
: terjadi ketika fungsi ginjal masih di atas 90%, namun adafaktor risiko. Misalnya, seseorang memiliki riwayat keluarga penderita gagalginjal, menderita diabetes, hipertensi, rematik, dan batu ginjal.
G
 
 
Fase kedua
: terjadi ketika fungsi ginjal berada pada kisaran 60%-90%.Gejala-gejala ringan, seperti kebocoran protein pada air seni (urine) bisadideteksi melalui pemeriksaan laboratorium. Pada fase itu, penting untukmencari dan menanggulangi faktor-faktor yang dapat mempercepat terjadinyapenyakit.
 
Fase ketiga
: terjadi saat fungsi ginjal berkisar 30%-60%. Pada tahap itu,kadar hemoglobin (Hb) darah mulai menurun.
 
Fase keempat
: terjadi ketika fungsi ginjal tinggal 15%-30%, penderitamungkin mulai sering merasa lemas. Pada tahap itu, penderita sudahdiharuskan bersiap-siap menghadapi kemungkinan cuci darah.
 
Fase kelima
, terjadi ketika fungsi ginjal tinggal 15% atau kurang. Pada tahapitu, penderita sudah diharuskan cuci darah demi mempertahankan kualitashidup yang baik.Golongan obat-obatan, antara lain jenis penekan rasa sakit, diketahui juga memiliki efek samping yang mengganggu ginjal. Karena itu, pemakaianobat-obatan jenis tersebut harus dilakukan secara hati-hati.
( Beberapa pasien yang sedang menjalani “Cuci Darah”)
 
 
 
TAPI INGATLAH!!
Gagal Ginjal dan Cuci Darah Bukan Akhir dariSegalanya
 
agal ginjal. Hmm….. mendengar namanya
memang bisa membuat bulukuduk merinding. Belum lagi bila seseorang divonis harus cuci darah.Membayangkannya saja sudah ngeri, apalagi harus menjalaninya. Dan lebih seram
lagi bila kata “cuci darah” itu masih diikuti
dua kata yang tidak kalah menakutkan,
yakni “seumur hidup”.
Tapi tunggu dulu. Jangan panik..... !!

 
Gagal ginjal dan vonis cuci darahnya sebenarnya tidak selalu se-seram yangmasyarakat awam pahami. Umumnya ketakutantersebut dilatari kurangnya pengetahuan atauinformasi tentang gagal ginjal dan cuci darah.Mungkin masyarakat hanya tahu bahwa seseorangyang cuci darah, hidupnya tidak akan lama lagi. Atau mungkin mereka hanya berpikir betapamenyakitkannya proses cuci darah itu. Karenaalasan itu, banyak orang menolak menjalani cucidarah sehingga kondisinya makin memburuk.Padahal coba anda berkunjung langsung keruang cuci darah. Di sana Anda akan menemukanbahwa banyak pasien yang menjalani cuci darahdengan santai. Mereka bisa duduk, bisa makan,bisa ngobrol, bisa bercanda dan bisa tertawabersama. Mereka tak selalu merepotkan. Sebagianpasien datang sendiri, tidak ditemani keluarga, dansetelah selesai pulang sendiri ke rumah.Banyak pasien cuci darah yang tampak segar, bahkan terlihat seolah-olahbukan pasien. Ada yang sudah bertahun-tahun cuci darah tapi tetap kuatmengendarai sepeda motor atau menyetir mobil. Seorang teman yang berprofesisebagai guru tetap aktif mengajar, begitu juga yang berprofesi sebagai dosen. Dan
G

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->