Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TEORI permintaan(1)

TEORI permintaan(1)

Ratings: (0)|Views: 63|Likes:
Published by tabitatermiati

More info:

Published by: tabitatermiati on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/27/2013

pdf

text

original

 
TEORI & PERILAKU KONSUMEN
Teori konsumen digunakan untuk menjelaskan dan meramalkan produk-produk yangakan dipilih oleh konsumen (rumah tangga), pada tingkat pendapatan dan harga tertentu.Teori ini juga digunakan untuk mendapatkan kurva permintaan. Pendekatan yang digunakandalam menganalisis penentuan pilihan konsumen ini ada 3 yaitu pendekatan utilitas, pendekatan kurva indeferens, dan pendekatan atribut. Pendekatan terakhir merupakan pendekatan yang paling baru. Namun demikian, pendekatan kurva indeferens sekarang inilebih sering digunakan.Pendekatan utilitas menganggap bahwa kepuasan konsumen yang diperoleh dari pengkonsumsian barang-barang dan jasa dapat diukur dengan cara yang sama seperti ukuran berat atau tinggi badan seseorang. Oleh karena itu pendekatan ini disebut juga pengulurankardinal.Pendekatan kurva indeferens menganggap bahwa tingkat kepuasan atau utilitas yangdiperoleh konsumen dari pengkonsumsian barang-barang dan jasa hanya bisa dihitungdengan pengukuran ordinal.Pendekatan atribut merupakan pendekatan yang relatif baru. Pendekatan inimenganggap bahwa yang diperhatikan konsumen bukanlah produk secara fisik, tetapi atributyang terkandung di dalam produk tersebut.
Pendekatan Utilitas
 Kepuasan konsumen yang diperoleh dari pengkonsumsian barang-barang dan jasasering disebut utilitas. Istilah utilitas ini berhubungan dengan nama seorang filosof Inggrisyang bernama Jeremy Bentham (1748-1832). Namun demikian, tidak ada seorang ekonom pun pada masa itu yang bisa memahami hubungan antara nilai suatu barang dengan kepuasanyang diperoleh dari pengkonsumsian barang tersebut.Asumsi-asumsi Pendekatan Utilitas :
 
Tingkat utilitas total yang dicapai seorang konsumen merupakan fungsi dari kuantitas berbagai barang yang dikonsumsinya :Ut
ilitas = U (barang X, barang Y, barang Z …..)
 
 
 
Konsumen akan memaksimumkan utilitasnya dengan tunduk kepada kendalaanggarannya.
 
Utilitas dapat diukur secara kardinal.
 
Marginal Utility (MU) dari setiap unit tambahan barang yang dikonsumsi akanmenurun. MU adalah perubahan Total Utility (TU) yang disebabkan oleh tambahansatu unit barang yang dikonsumsi, ceteris paribus.
Pendekatan Kurva Indeferens
 Pendekatan kurva indeferens (ordinal utility) menggunakan pengukuran ordinal dalammenganalisis pilihan konsumen dan menurunkan fungsi permintaan. Pendekatan ordinalmengasumsikan bahwa konsumen mampu membuat urutan-urutan kombinasi barang yangakan dikonsumsi berdasarkan kepuasan yang akan diperolehnya tanpa harus menyebutkansecara absolut. Pendekatan ordinal digunakan dengan menggunakan analisis kurvaindiferensi. Kurva indiferensi adalah kurva yang menunjukkan berbagai titiktitik kombinasidua barang yang memberikan kepuasan yang sama.
Asumsi-asumsi Pendekatan Kurva Indeferens
 
Konsumen memiliki pola preferensi akan barang-barang konsumsi yang dinyatakandalam bentuk peta indiferensi.
 
Konsumen memiliki dana dalam jumlah tertentu.
 
Konsumen selalu berusaha untuk mencapai kepuasan maksimum.
 
Semakin jauh dari titik origin, maka kepuasan konsumen semakin tinggi.
Ciri-ciri Kurva Indiferens:
 
Mempunyai kemiringan yang negatif (konsumen akan mengurangi konsumsi barangyang satu apabila ia menambah jumlah barang lain yang di konsumsi)
 
Cembung ke arah titik origin, menunjukkan adanya perbedaan proporsi jumlah yangharus ia korbankan untuk mengubah kombinasi jumlah masing-masing barang yangdikonsumsi (marginal rate of substitution)
 
 
Tidak saling berpotongan, tidak mungkin diperoleh kepuasan yang sama pada suatukurva indiferens yang berbeda.
Karakteristik Kurva Indiferens:
 
 
Memiliki kemiringan yang negatif 
 
Bila jumlah suatu barang dikurangi maka jumlah barang yang lain harus ditambahagar dapat memperoleh tingkat kepuasan yang sama.
 
Tidak dapat berpotongan
 
Perpotongan antara dua kurva indiferensi tidak mungkin terjadi.
 
Cembung terhadap titik origin
Garis Anggaran (Budget Line)
 Garis anggaran adalah garis yang menunjukkan jumlah barang yang dapat dibelidengan sejumlah pendapatan atau anggaran tertentu, pada tingkat harga tertentu.Salah satu syarat yang dibutuhkan agar seorang konsumen dapat mengkonsumsi barang dan jasa adalah memiliki pendapatan untuk dibelanjakan. Daya beli seorang konsumen dalammelakukan permintaan terhadap barang dan jasa dipengaruhi oleh:a.
 
Pendapatan yang dimiliki b.
 
Harga barang yang diinginkan.Bila diandaikan bahwa hanya ada 2 barang yang dikonsumsi maka secara matematis persamaan garis anggaran dapat ditulis sebagai berikut :PxQx + Py Qy = IDimana :Px = harga barang XPy = harga barang YQx = jumlah barang XQy = jumlah barang YI = pendapatan konsumen
Ciri-ciri Garis Anggaran
 
 
Berslope negative
 
Berbentuk linier selama harga tidak berubah

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->