Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
013.Kisah Nabi Syuaib a.s.

013.Kisah Nabi Syuaib a.s.

Ratings: (0)|Views: 0 |Likes:
Published by pustaka islami
KISAH NABI DAN ROSUL
KISAH NABI DAN ROSUL

More info:

Published by: pustaka islami on Mar 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2014

pdf

text

original

 
 F.6207
KISAH NABI SYUAIB A.S.
o
 
 Nabi Syu'aib as.
 
 
Diutus ke Ashabul-Aikah: 15:78, 26:178 
 
 
 
KISAH NABI SYU'AIB A.S.
i
 
Kaum Madyam, kaumnya Nabi Syu'ib, adalah segolongan bangsa Arab yg tinggaldi sebuah daerah bernama "Ma'an" di pinggir negeri Syam. Mereka terdiri dr org-org kafir tidak mengenal Tuhan Yang Maha Esa. Mereka mentembah kepada"Aikah" iaitu sebidang padang pasir yg ditumbuhi beberapa pohon dan tanam-tanaman. Cara hidup dan istiadat mereka sudah sgt jauh dari ajaran agama danpengajaran nabi-nabi sebelum Nabi Syu'aib a.s.Kemungkaran, kemaksiatan dan tipu menipu dlm pengaulan merupakan perbuatandan perilaku yg lumrah dan rutin. Kecurangan dan perkhianatan dlm hubungandagang seperti pemalsuan barang, kecurian dalam takaran dan timbangan menjadiciri yg sudah sebati dgn diri mereka. Para pedagang dan petani kecil selalu menjadikorban permainan para pedagang-pedagang besar dan para pemilik modal,sehingga dgn demikian yg kaya makin bertambah kekayaannya, sedangkan yglemah semakin merosot modalnya dan semakin melarat hidupnya.Sesuai dgn sunnah Allah sejak Adam diturunkan ke bumi bhw dari waktu ke waktubila manusia sudah lupakan kpd-Nya dan sudah jauh menyimpang dair ajaran-ajaran nabi-nabi-Nya, dan bila Iblis serta syaitan sudah menguasai sesuatumasyarakat dgn ajaran dan tuntutannya yg menyesatkan maka Allah mengutuskan
 
seorg rasul dan nabi utk memberi penerangan serta tuntutan kpd mereka agarkembali ke jalan yg lurus dan benar, jalan iman dan tauhid yg bersih dari segalarupa syirik dan persembahan yg bathil.Kpd kaum Madyan diutuslah oleh Allah seorg Rasul iaitu Nabi Syu'aib, seorg drpmrk sendiri, sedarah an sedaging dgn mrk. Ia mengajak mereka meninggalkanpersembahan kpd Aikah, sebuah benda mati yg tidak bermanfaat ataubermudharat dan sebagai gantinya melakukan persembahan dan sujud kpd AllahYang Maha Esa, Pencipta langit dan bumi termasuk sebidang tanah yg merekapuja sebagai tuhan mereka.Nabi Syu'aib kpd mereka agar meninggalkan perbuatan-perbuatan dan kelakukan-kelakuan yg dilarang oleh Allah serta membawa kerugian bagi sesama manusiaserta mengakibat kerosakan dan kebinasaan masyarakat. Mereka diajak agarberlaku adil dan jujur terhadap diri sendiri dan terutama terhadap org lain,meninggalkan perkhianat dan kezaliman serta perbuatan curang dalam hubungandagang, perampasan hak milik seseorg dan penindasan terhadap org-org yg lemahdan miskin.Diingatkan oleh Nabi Syu'aib akan nikmat Allah dan kurniaan-Nya yg telahmemberi mereka tanah subu serta sarana-sarana kemakmuran yg berlimpah-limpah dgn pertumbuhan jumlah penduduk dan anak cucu yg pesat. Semuanya itumenurut seruan Nabi Syu'aib, patut diimbangi dgn rasa bersyukur dan bersembahkpd Allah Maha Pencipta yg akan melipat gandakan nikmat dan kurnia-Nya kpdorg-org yg beriman dan bersyukur.Diingatkan pula Nabi Syu'aib bhw mrk tidak mahu sedar dan kembali kepada jalanyg benar mengikuti ajaran dan perintah Allah yg dibawanya, nescaya Allah akanmencabut nikmat dan kurnia-Nya kpd mereka, bahkan akan menurunkan azabnyaatas mereka di dunia selain seksa dari azab yg menanti mereka kelak di akhirat biladi bangkitkan kembali dari kubur.Kepada mereka Nabi Syu'aib dikisahkan seksa dan azab yg diturunkan oleh Allahterhadap kaum Nuh, kaum Hud, kaum Saleh dan paling dekat kaum Luth ygkesemua telah menderita dan menjadi binasa akibat kekafiran, keangkuhan dankeengganan mereka mengikuti ajaran serta tuntutan nabi-nabi yg diutus Allah kpdMereka. Diingatkan oleh Nabi Syu'aib agar mereka beriktibar dan ingat bhwmereka akan mengalami nasib yg telah dialami oleh kaum-kaum itu jika merekatetap melakukan persembahan yg bathil serta tetap melakukan perbuatan-perbuatan yg buruk dan jahat.Dakwah dan ajakan Nabi Syu'aib disambut oleh mereka terutama penguasa,pembesar serta org-org kaya dgn ejekan dan olok-olok. Mereka berkata: "Adakahkerana solatmu, engaku memerintahkan kami menyembah selain apa yg telah kamisembah sepanjang hayat kami. Persembahan mana pula telah dilakukan oleh nenek moyang kami dan diwariskan kpd kami. Dan apakah juga krn solatmu engkaumenganjurkan kami meninggalkan cara-cara hidup sehari-hari yg nyata telahmembawa kemakmuran dan kebahagian bagi kami bahkan sudah menjadi adat
 
istiadat kami turun temurun. Sungguh kami tidak mengerti apa apa tujuanmu danapa maksudmu dgn ajaran-ajaran baru yg engkau bawa kpd kami. Sungguh kamimenyaksikan kesempurnaan akalmu dan keberesan otakmu!"Ejekan dan olok-olok mrk didengar dan diterima oleh Syu'aib dgn kesabran dankelapangan dada. Ia sesekali tidak menyambut kata-kata kasar mereka dgn marahatau membalasnya dgn kata-kata yg kasar pula. Ia bahkan makin bersikap lemahlembut dlm dakwahnya dgn menggugah hati nurani dan akal mereka supayamemikirkan dan merenungkan apa yg dikatakan dan dinasihatkan kpd mereka.Dan sesekali ia menonjolkan hubungan darah dan kekeluargaannya dgn mereka,sebagai jaminan bhw ia menghendaki perbaikan bagi hidup mereka di dunia danakhirat dan bukan sebaliknya. Ia tidak mengharapkan sesuatu balas jasa atasusaha dakwahnya. Ia tidak pula memerlukan kedudukan atau menginginkankehormatan bagi dirinya dari kaumnya. Ia akan cukup merasa puas jika kaumnyakembali kpd jalan Allah, masyarakatnya akan menjadi masyarakat yg bersih darisegala kemaksiatan dan adt-istiadat yg buruk. Ia akan menerima upahnya dariAllah yg telah mengutuskannya sebagai rasul yg dibebani amanat utk menyampaikan risalah-Nya kpd kaumnya sendiri.Kaum Syu'aib akhirnya merasa jengkel dan jemu melihat Nabi Syu'aib tidak henti-hentinya berdakwah bertabligh pada setiap kesempatan dan di mana saja iamenemui org berkumpul. Penghinaan dan ancaman dilontar kpd Nabi Syu'aib danpara pengikutnya akan diusir dan akan dikeluarkan dari Madyan jika merekamahu menghentikan dakwahnya atau tidak mahu mengikuti agama adn cara-carahidup mereka.Berkata mereka kpd Nabi Syu'aib dengan nada mengejek: "Kami tidak mengertiapa yg kamu katakan. Nasihat-nasihatmu tidak mempunyai tempat di dlm hati dankalbu kami. Engkau adalah seorg yg lemah fizikalnya, rendah kedudukan dlmpengaulan maka tidak mungkin engkau dapat mempengaruhi atau memimpin kamiyg berfizikal lebih kuat dan berkedudukan yg lebih tinggi drpmu. Cuba tidak kerana kerabatmu yg kami segani dan hormati, nescaya engkau telah kami rejamdan sisihkan dari pengaulan kami."Nabi Syu'aib menjawab: "aku tidak akan hentikan dakwahku kpd risalah Allah ygtelah diamanahkan kpdku dan jgnlah kamu mengharapkan bhw aku mahupunpara pengikutku akan kembali mengikuti agamamu dan adt-istiadatmu setelahAllah memberi hidayahnya kpd kami. Pelindunganku adalah Allah Yang MahaBerkuasa dan bukan sanad kerabatku, Dialah yg memberi tugas kpdku dan Diapula akan melindungiku dari segala gangguan dan ancaman. Adakah sanak saudaraku yg engkau lebih segani drp Allah yg Maha Berkuasa?"Sejak berdakwah dan bertabligh menyampaikan risalah Allah kpd kaum Madyan,Nabi Syu'aib berhasil menyedarkan hanya sebahagian kecil dari kaumnya, sedangbahagian yg terbesar masih tertutup hatinya bagi cahaya iman dan tauhid yg diajaroleh beliau. Mereka tetap berkeras kepala mempertahankan tradisi, adt-istiadatdan agama yg mereka warisi dari nenek moyang mereka. Itulah alasan mereka

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->