Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
77211904 Pemrograman Dengan Bahasa Assembler 8051

77211904 Pemrograman Dengan Bahasa Assembler 8051

Ratings: (0)|Views: 100|Likes:
Published by Sigit Santoso

More info:

Published by: Sigit Santoso on Mar 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/20/2014

pdf

text

original

 
Pemrograman dengan Bahasa Assembler 8051
Nama : Okto Duapan SimanullagNPM : 10408639Kelas : 4IB 02
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRIJURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA UNIVERSITASGUNADARMABEKASI2011
 
Pemrograman dengan Bahasa Assembler 8051
Instruksi MOV
Singkatnya instruksi MOV adalah menyalin isi data dari register yang satu keregister yang lain, dengan format sebagai berikut : MOV dest, source ;salin data source ke dest Instruksi ini memerintahkan pada CPU untuk memindahkan (sebenarnyaadalah menyalin) operand source menuju operand destination.Seperticontohnya, "MOV A,R0" adalah menyalin isi R0 ke register A. Setelahinstruksi ini dijalankan isi dari kedua register tersebut adalah sama. InstruksiMOV tidak mengubah isi dari operand Source. Program berikut ini adalahcontoh untuk mengubah Akumulator menjadi 55h (h adalah hex), lalukemudian memindahkan nilainya kedalam beberapa register dalam CPU.Perhatikan tanda "#" dalam instruksi tersebut. Hal itu mengindikasikanbahwa simbol dibelakangnya adalah sebuah nilai. Hal tersebut akan kitabahas segera. MOV A,#55 ;Mengisi A dengan nilai 55hMOV R0,A ;Salin isi A ke dalam R0;Sekarang R0 = 55hMOV R1,A ;Salin isi A ke dalam R1;Sekarang R1 = 55hMOV R2,A ;Salin isi A ke dalam R2;Sekarang R2 = 55hMOV R3,#95h ;Mengisi R3 dengan nilai 95h;Sekarang R3 = 95hMOV A,R3 ;Salin isi R3 ke dalam A;Sekarang A = 95hSaat menulis program untuk mikrokontroller 8051, hal-hal berikut ini harusdiperhatikan. 1. Bahwa sebuah nilai dapat langsung diberikan pada register-registermisalnya A, B, R0 s/d R7. Namun bagaimanapun juga untuk mengindikasikanbahwa sebuah simbol adalah sebagai sebuah nilai, dan bukan sebagaialamat atau yang lain, sebelumnya harus diberisimbol
pound
atau
pagar
atau "
#
". MOV A,#23h ;Mengisi A dengan nilai 23hMOV R0,#12h ;Mengisi R0 dengan nilai 12hMOV R1,#1Fh ;Mengisi R1 dengan nilai 1FhMOV R2,#2Bh ;Mengisi R2 dengan nilai 2Bh
 
MOV B,#3Ch ;Mengisi R3 dengan nilai 3ChMOV R7,#9Dh ;Mengisi R3 denga nilai 9DhMOV R6,#0F9h ;Mengisi R3 denga nilai F9hMOV R5,#12 ;Mengisi R3 denga nilai 12 desimal Perhatikan pada instruksi "MOV R5,#0F9h" sebelum simbol F nampak disana diimbuhi oleh simbol "0" sehingga menjadi "0F9h". Hal ini penting bagiassembler untuk membedakan apakah sebuah symbol yang dituliskan itusebagai sebuah angka bilangan atau sebuah identifier. Sedang identifierharus selalu dimulai dari karakter alphabeth. 2. Jika nilai 0 s/d F kita isikan pada sebuah register 8-bit, maka akanmengubah 4-bit paling kecil dari register tersebut. Dan kita akanmendapatkan 4-bit teratas darinya akan dibuat menjadi 0. Misalnya denganinstruksi "MOV A,#5", maka sejatinya instruksi tersebut adalah sama dengan"MOV A,#05h", dan menghasilkan A = 05h. Dan dalam bilangan biner adalahA = 00000101 biner. 3. Mengisikan sebuah nilai yang terlalu besar dari nilai yang sanggupditampung sebuah register akan menghasilkan error.MOV A,#7F2h ; 7F2h > (8-bit atau FFh atau 255 desimal)MOV R2,#456 ; 456d > (8-bit atau FFh atau 255 dec) 4. Untuk mengisikan nilai ke dalam register, kita harus mengimbuhkansymbol pound (#). Jika tidak ada simbol tersebut, maka assembler akanmenganggapnya sebagai sebuah lokasi memory. Ambil contoh "MOV A,17h"yang berarti pindahkan isi nilai dari memory 17h ke dalam A. Sedang saatkita menginginkan untuk mengisi A dengan nilai 17h, maka kita harusmenuliskan dengan "MOV A,#17h". Tidak adanya symbol pagar tersebuttidak akan membuat assembler menghasilkan error. Namun Assembler akanmembuatkan kode yang bukan seperti kemauan kita, hanya karenakesalahan kecil kita dalam menulis program. Biasanya hal ini biasa terjadibagi para pemula.
Instruksi ADD 
Instruksi ADD adalah berdasar pada format : ADD A,Source ;Tambahakan source ke Akumulator Instruksi ini menambahkan sembarang tipe data ke dalam A dan A pulabertindak sebagai penerima hasil dari operasi. Sehingga dapat dikataoperand tujuan (Dest) selalu adalah Akumulator (A). Di bawah inicontohnya…

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->