Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
8Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas BP

Tugas BP

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 6,757|Likes:
Published by Pantom

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: Pantom on Mar 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/01/2012

pdf

text

original

 
Pengertian, Macam dan Jenis Hak Asasi Manusia /HAM yang Berlaku Umum Global - Pelajaran IlmuPPKN / PMP Indonesia
Thu, 13/07/2006 - 12:17pm — godam64Pengertian dan Definisi HAM :HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun.Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusiatanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran ham di Indonesia memangmasih banyak yang belum terselesaikan / tuntas sehingga diharapkan perkembangandunia ham di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Salah satu tokoh hamdi Indonesia adalah Munir yang tewas dibunuh di atas pesawat udara saat menujuBelanda dari Indonesia.Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia :1. Hak asasi pribadi / personal Right- Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat- Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat- Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan- Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaanyang diyakini masing-masing2. Hak asasi politik / Political Right- Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan- hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan- Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya- Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi3. Hak azasi hukum / Legal Equality Right- Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan- Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns- Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum4. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths- Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli- Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak - Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll- Hak kebebasan untuk memiliki susuatu- Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak 
 
5. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights- Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan- Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.6. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right- Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan- Hak mendapatkan pengajaran- Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat
 pmp dan ppkn8 sikap/prilaku positif anak 
1.
Memilih makanan sehat/tak jajan makanan sembarangan.
Mulailah dari diri orangtua sendiri, yaitu dengan selalu menyediakan makanansehat di rumah, tidak memberikan contoh jajan makanan yang tak sehat semisalbeli makanan gorengan, dan sebagainya. Orangtua pun selalu menjelaskan padaanak akan pentingnya makanan sehat serta bahayanya makanan tak sehat yangmengandung pengawet, pewarna dan penambah rasa. Berikan contoh-contoh daridampaknya yang bisa anak ketahui. Penjelasan ini tentunya harus dilakukanberulang-ulang sehingga anak mengerti. Dengan begitu, ia akan terbiasa dan takmasalah jika tak diberi makanan yang tak dibolehkan.Bagaimana jika dibuatkan jadwal tertentu? Misal, hanya pada saat
weekend 
sajaatau saat berbelanja bulanan saja, sehingga anak tetap bisa merasakan makanantertentu tanpa harus memuasakannya sama sekali. Hal ini boleh saja tergantungpada kebijakan masing-masing orangtua. Begitu pun bila orangtuamemberlakukan “larangan” secara ekstrem lantaran anaknya mengalami autisma,misal.
2.
Tak asal belanja barang/ mainan.
Sebetulnya hal ini tergantung bagaimana ketaatan orangtua dalam meluluskanatau tidaknya permintaan anak. Ada tipe orangtua yang senang memberikan apapun yang dianggapnya menarik, lucu dan baik buat anak, meski si anak tidakmemintanya, Ada juga orangtua yang main gampang saja dan tak mau repotdengan menuruti apa pun yang diminta anak daripada mendengar anaknyamerengek atau
ngamuk 
lantaran tak dikabulkan. Nah, bila Ibu dan Bapaktermasuk orangtua tipe ini, tak heran bila si kecil akan terdorong untuk selaluingin membeli/belanja barang atau sesuatu sesuai keinginannya. Padahal,dampaknya buruk buat anak. Salah satunya, anak jadi cenderung egois danmanja. Orangtua pun akan terbebani dan tersusahkan oleh perilaku anaknya ini.Jadi, orangtua perlu introspeksi diri dan segera mengubah perilakunya yangmerugikan itu. Hendaknya orangtua tidak selalu meluluskan permintaan anak.Jika ia sudah punya barang yang sejenis/hampir sama dengan yang akandibelinya, jelaskan, ia sudah memiliki banyak barang tersebut. Ajarkan pula, iaboleh membeli sesuatu yang memang dibutuhkannya. Ingatkan anak, semuayang harus dibeli tentunya menggunakan uang yang didapat dari hasil kerja kerasorangtua. Anak harus bisa menghargainya dengan cara tidak menghamburkanuang melainkan berhemat. Begitu pun dengan mainan/barang yang sudahdimilikinya, anak harus bisa menghargainya dengan menjaga baik-baik dan tidak
 
merusaknya. Bahkan ajari anak untuk membagi barang yang dimilikinya kepadaanak-anak yang kurang beruntung.
Berikan pula pilihan pada anak untuk membeli sesuatu yang diinginkan atau memilih waktu bersamaorangtua, misalnya berenang. Umumnya, anak usia prasekolah—bila dibandingkan anak yang usianyalebih besar—akan lebih memilih waktu bersama orangtua. Jika bukan itu pilihan anak, maka orangtua perlu introspeksi diri.
3.
Menahan emosi.
Perilaku agresif anak seperti memukul, mencubit, melempar dan sebagainyabukanlah perilaku menyenangkan bagi semua orang. Jika anak bersikap agresif dan tidak diatasi, akan menghambat anak dalam berhubungan dengan orang lain.Bukankah orangtua pun akan merasa kesulitan? Karenanya, orangtua perlumemberikan contoh perilaku baik yang diharapkan, selain juga menjelaskansecara terus-menerus agar anak mengerti.Ajari anak mengendalikan emosinya dengan cara paling efektif yaitu pemberian
time-out 
karena bisa menenangkan emosi anak, Jadi, saat anak dalam kondisimarah, minta ia masuk ke dalam suatu ruangan. Pilihlah ruang yang nyamansemisal ruang tidurnya atau lainnya. Diamkan anak dalam ruang tersebut.Berikan waktu untuk anak mengekspresikan kekesalan dan kemarahannya.Lamanya tergantung pada tingkat usia anak, tingkat kemarahan dan jugakemampuan mengatasinya. Jika anak sampai memberantakkan kamarnya, mintadia untuk membereskan kembali. Selesai waktu
time-out 
, beri penjelasan padaanak tentang apa yang jadi harapan dan keinginan orangtua dari sikapnya. Jugaberi pujian atau ajak anak melakukan kegiatan bersama, semisal memasakbersama.
4.
Gosok gigi.
Tak ingin punya anak kecil-kecil sudah rusak giginya, bukan? Maka itu anak harusdiajarkan menjaga kesehatan giginya. Caranya antara lain dengan menyediakanperalatan gosok gigi dan pasta gigi khusus anak yang menarik. Beri alasan padaanak mengapa ia harus menggosok giginya setiap pagi sesudah makan dansebelum tidur malam. Efektifnya, orangtua memberikan contoh. Siapkanperalatan gosok gigi sebelum mandi pagi dan lakukan kegiatan gosok gigibersama sebelum tidur. Bisa juga dengan menempelkan jadwal di papan. Jikaanak melakukannya maka akan mendapat stiker bintang/kupon kecil.Stiker/kupon ini bisa ditukarkan dengan
reward 
tertentu bila mencapai jumlahtertentu. Misal, ditukarkan dengan
nonton
film di bioskop, buku cerita, dansebagainya.
5.
Tidak
nonton
sinetron dengan muatan buruk.
Jika kedua orangtua bekerja, bisa saja pengaruh ini didapat dari kebiasaanpengasuh menonton sinetron. Tentunya, harusada aturan jelas yang ditetapkan bagi orang dirumah dan diperlukan kerja samanya. Selainitu, berikan penjelasan pada anak mengapa iatidak dibolehkan menonton sinetron dewasa.Katakan dengan bahasa yang mudah dicernadan dimengerti anak, semisal bahwa tontonantersebut tidak bagus dan bisa membuatnyabodoh. Alihkan tontonan anak pada film-filmyang memang khusus untuk seusianya.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tuan Said liked this
Tjhang liked this
Bayu Nugraha liked this
UlilRachima liked this
Rino Hanggoro liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->